BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Sebuah proyek besar tengah berlangsung di lingkungan MTsN 1 Kebumen dengan dimulainya pembangunan masjid megah yang direncanakan menelan biaya sebesar Rp 3,6 miliar.
Pada acara peletakan batu pertama, Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini.
Zaeni Miftah menekankan bahwa meskipun angka Rp 3,6 miliar bukanlah jumlah yang kecil, ia yakin dengan kemampuan MTsN 1 Kebumen untuk menyelesaikan proyek tersebut.
“Saya percaya MTsN 1 Kebumen sudah memiliki modal spiritual dan mental yang kuat untuk merampungkan proyek ini. Yakni ‘4M’. Madep (mantap niatnya), Mantep (yakin pilihannya), Mantheng (fokus usahanya), dan Mangkat (langsung bergerak). Dengan modal ini, saya optimis semua akan lancar,” tuturnya penuh semangat.
Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam proyek pembangunan ini.
Kasubag TU Kemenag Kabupaten Kebumen, Salim Wazdi, memperkenalkan strategi pendanaan kreatif melalui ‘Gerakan Infak Seribu’.
Konsep ini mendorong setiap warga madrasah untuk menyisihkan minimal seribu rupiah setiap hari.
Dengan partisipasi dari sekitar 900 siswa serta 90 guru dan karyawan, gerakan kolektif ini diharapkan dapat menghimpun dana segar secara berkelanjutan.
“Belum ada dalam sejarahnya membangun masjid itu gagal. Dengan modal gotong royong ‘seribu per hari’ ini, kami sangat optimis Masjid Baitul Hikmah akan tegak berdiri sebagai pusat ilmu dan adab,” ujar Salim Wazdi dengan keyakinan penuh.
Ia menjelaskan bahwa masjid senilai Rp3,6 miliar ini tidak hanya dirancang sebagai tempat ibadah semata melainkan juga sebagai pusat peradaban, ilmu pengetahuan, dan pembinaan akhlak bagi generasi madrasah.
Pembangunan masjid ini diharapkan dapat menjadi titik sentral bagi kegiatan keagamaan dan pendidikan di lingkungan MTsN 1 Kebumen.
Masjid Baitul Hikmah bukan sekadar bangunan fisik tetapi juga simbol kebersamaan dan komitmen seluruh warga madrasah dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai religius.
Proyek pembangunan tersebut mencerminkan upaya kolektif dari berbagai pihak yang terlibat.
Setiap kontributor sadar bahwa sumbangan sekecil apapun akan memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi utama keberhasilan proyek besar ini.
Dengan adanya masjid baru ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di MTsN 1 Kebumen terutama dalam aspek keagamaan sehingga para siswa dapat mengembangkan diri secara menyeluruh baik dari sisi akademis maupun spiritual.
Masjid juga diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial kemasyarakatan yang mampu mengakomodasi berbagai aktivitas positif bagi siswa maupun masyarakat sekitar.
Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern tantangan dalam dunia pendidikan pun semakin kompleks.
Kehadiran Masjid Baitul Hikmah menjadi solusi strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus memperkuat karakter siswa dengan nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.
Melalui proyek monumental ini MTsN 1 Kebumen bertekad untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan mereka tidak hanya dari segi fasilitas fisik namun juga memperkuat aspek-aspek non-akademis lainnya seperti pembinaan karakter dan pengembangan soft skills siswa. (cah/stch/dda)
















