BANYUMASEKSPRES.ID, Tim Nasional Indonesia U-19 telah memastikan langkah mereka ke babak semifinal ASEAN U-19 Championship atau Piala AFF U-19 2026 setelah berhasil mengamankan posisi sebagai juara Grup A.
Dalam pertandingan semifinal yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang pada hari Kamis, 11 Juni 2026, Indonesia akan berhadapan dengan Australia, tim yang keluar sebagai juara Grup C.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan pelatih Nova Arianto.
Australia, yang dikenal dengan julukan Kanguru Muda, berhasil memastikan status sebagai juara grup setelah bermain imbang 2-2 melawan Timnas Kamboja U-19 dalam laga terakhir mereka di fase grup.
Dalam pertandingan tersebut, Australia sempat memimpin dengan dua gol yang dicetak oleh Edward Neil pada menit kedua dan Diogo Nunes pada menit ke-17.
Namun, tim Kamboja menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Sokea Sreng di menit ke-59.
Penambahan ketegangan terjadi ketika Lewis Marinucci mencetak gol bunuh diri pada menit ke-81, yang membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.
Hasil ini sudah cukup untuk mengantarkan Australia menjadi pemuncak Grup C, sementara Kamboja lolos sebagai runner-up terbaik dan akan menghadapi Thailand di semifinal lainnya.
Menjelang pertandingan penting melawan Australia, pelatih Nova Arianto menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan maksimal selama dua hari terakhir.
Ia menyadari betapa kuatnya tim Australia dan menyatakan bahwa tantangan ini harus dihadapi jika Indonesia ingin meraih kesuksesan.
“Semoga apa yang kita persiapkan selama dua hari ini bisa membuat pemain lebih disiplin dan kami mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Nova dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026.
Nova mengakui bahwa Australia adalah salah satu tim terkuat dalam turnamen kali ini.
Namun, ia percaya bahwa untuk menjadi tim terbaik, mereka harus siap menghadapi lawan-lawannya yang berkualitas.
“Australia adalah salah satu tim terbaik di AFF 2026. Jadi kalau ingin menjadi tim terbaik maka harus melawan yang terbaik,” tegasnya penuh keyakinan.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga meminta kepada para pemain untuk tampil tanpa rasa takut dan memiliki mental yang kuat saat menghadapi tekanan berat di pertandingan semifinal tersebut.
“Saya harap pemain bisa disiplin, tidak takut, dan punya mental kuat untuk pertandingan besok sehingga semua bisa tampil enjoy dan menikmati pertandingan,” katanya.
Optimisme juga datang dari gelandang muda Indonesia, Reno Salampessy. Ia bersyukur atas pencapaian timnya dalam melewati fase grup dengan hasil sempurna dan berhasil mengamankan status sebagai juara Grup A.
“Pertama-tama saya ucapkan Puji Tuhan kepada Yesus Kristus karena kami bisa lolos dan juara grup,” ucap Reno dengan penuh rasa syukur.
Reno juga menambahkan bahwa kondisi fisiknya kini telah membaik setelah mengalami masalah pada kaki saat pertandingan terakhir melawan Vietnam.
Menurutnya, pengalaman berharga dari turnamen ini sangat penting bagi seluruh pemain Indonesia yang baru berkumpul dalam waktu relatif singkat.
“Dan itu akan menjadi modal yang baik untuk menghadapi Australia dan pastinya sangat percaya diri untuk pertandingan ke depan,” ujarnya optimis.
Indonesia melangkah ke semifinal dengan catatan impresif setelah menyapu bersih tiga pertandingan di Grup A dengan kemenangan telak: menang 3-0 atas Myanmar, 3-0 atas Timor Leste, dan 2-1 atas Vietnam.
Dengan koleksi sembilan poin sempurna tersebut, Indonesia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara grup. (*/stch/dda)
















