BANYUMASEKSPRES.ID, Sejumlah ikon MotoGP, termasuk juara dunia dua kali Pecco Bagnaia dan legenda balap Giacomo Agostini, akan mengambil peran istimewa sebagai pembawa obor pada Olimpiade Musim Dingin Milan 2026.
Olimpiade ini dijadwalkan berlangsung di Milan dan Cortina d’Ampezzo dari 6 hingga 22 Februari, dengan upacara pembukaan yang megah akan digelar di Stadion San Siro.
Di stadion bersejarah ini, kaldron Olimpiade akan dinyalakan sebagai tanda dimulainya pesta olahraga musim dingin yang ke-25 tersebut.
Estafet obor Olimpiade, sebuah tradisi yang telah lama menjadi simbol persatuan dan semangat olahraga, dijadwalkan dimulai pada 26 November 2025 di Yunani.
Setelah perjalanan panjang melintasi Eropa, obor akan tiba di Italia pada tanggal 6 Desember.
Tidak hanya atlet dari cabang olahraga musim dingin yang terlibat dalam momen penting ini, tetapi juga bintang dari berbagai disiplin olahraga Italia, termasuk para pebalap MotoGP.
Nama-nama besar dari dunia balap motor seperti Pecco Bagnaia akan turut serta dalam estafet ini.
Bersama mereka, ada pula Max Biaggi, juara dunia Superbike dua kali dan empat kali juara dunia 250cc, yang menjadi salah satu pembawa obor pertama saat tur dimulai di Italia.
Pada tanggal 8 Desember, Danilo Petrucci, pemenang dua seri balapan MotoGP, dengan bangga membawa obor tersebut.
Pengalaman membawa obor tidak berhenti di situ. Tony Cairoli, juara dunia Motocross sebanyak sembilan kali, mendapatkan kehormatan membawa obor pada tanggal 15 Desember.
Sementara itu, Paolo Simoncelli, pemilik tim SIC58 Moto3 dan ayah dari almarhum pembalap MotoGP Marco Simoncelli, menjadikan momen ini lebih personal saat ia membawa obor pada tanggal 5 Januari.
Ia berbagi perasaannya tentang kesempatan tersebut dengan mengungkapkan bahwa momen itu sangat emosional baginya.
“Saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa ini membuat saya sangat emosional. Terima kasih banyak atas undangan kepada saya karena saya pikir ini adalah penghormatan kepada putra saya Marco. Saya harap dia akan menonton kami dan merasa puas,” katanya dengan penuh haru.
Kehadiran para pembalap MotoGP dalam estafet obor Olimpiade Musim Dingin Milan bukan hanya sekadar formalitas tetapi juga merupakan simbol persatuan antara berbagai cabang olahraga dan generasi atlet yang berbeda.
Partisipasi mereka diharapkan dapat meningkatkan daya tarik acara tersebut bagi para penggemar olahraga motor dan publik secara luas.
Milan dan Cortina d’Ampezzo sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026 memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan acara olahraga internasional.
Keindahan alam pegunungan serta fasilitas kelas dunia dipastikan akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para atlet dan penonton yang hadir.
Keikutsertaan tokoh-tokoh terkenal seperti Pecco Bagnaia dan rekan-rekannya tentunya menambah kemeriahan acara ini.
Dalam konteks lebih luas, estafet obor tidak sekadar membawa nyala api tetapi juga semangat kompetisi yang sehat serta pesan perdamaian antarbangsa.
Dengan melibatkan atlet dari berbagai cabang olahraga, estafet ini mencerminkan inklusivitas serta penghargaan terhadap pencapaian individu di bidang masing-masing.
Bagi masyarakat Italia sendiri, keterlibatan para bintang MotoGP dalam kegiatan ini merupakan kebanggaan tersendiri sekaligus pengingat akan kecintaan mereka terhadap balapan motor yang telah menjadi bagian dari budaya populer di negara tersebut.
Olimpiade Musim Dingin Milan 2026 berpotensi tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tetapi juga perayaan keberagaman budaya dan solidaritas antarnegara peserta.
Dengan latar belakang kota yang kaya akan sejarah serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk komunitas olahraga motor, ajang ini diprediksi akan menciptakan kenangan abadi bagi semua pihak yang terlibat. (*/dda)
















