Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap Masuki Tahap Amdal, Proyek Pendidikan Berbasis Boarding School

Sekolah Rakyat Ditarget Segera BeroperasiSekolah Rakyat Ditarget Segera Beroperasi
KETERANGAN : Kepala Dinsos PPA Kabupaten Cilacap Moch Ichlas Riyanto memberikan keterangan terkait Sekolah Rakyat

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cilacap kini telah memasuki tahap penting, yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Proyek pendidikan berskala besar ini direncanakan berdiri di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, dengan luas lahan sekitar 5,5 hektare.

Dalam perkembangan terbaru terkait proyek ini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Cilacap, Moch Ichlas Riyanto memberikan penjelasan lebih lanjut.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini sepenuhnya didanai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah.

“Anggarannya dari Kementerian PUPR. Harapannya, pada tahun ajaran baru nanti Sekolah Rakyat ini sudah bisa mulai beroperasi, atau minimal sudah dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran,” ungkap Ichlas kepada awak media pada Senin (8/12).

Sekolah ini dirancang dengan konsep boarding class atau sistem pendidikan berasrama yang mengintegrasikan berbagai jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan terpadu.

Konsep ini tidak hanya mempermudah pengelolaan sekolah tetapi juga diyakini mampu meningkatkan kualitas pembinaan karakter bagi para siswa serta memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ichlas menekankan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Majenang adalah langkah strategis untuk meningkatkan layanan pendidikan di wilayah barat Cilacap.

Selain berfungsi sebagai pusat pembelajaran terpadu yang modern, keberadaan sekolah ini juga diharapkan mampu menampung lebih banyak siswa terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan membutuhkan dukungan akses pendidikan yang layak.

“Dengan adanya sekolah terpadu seperti ini, kita berharap lebih banyak anak bisa mendapatkan kesempatan belajar dengan fasilitas yang baik,” tambahnya.

Tahap Amdal menjadi salah satu tahapan krusial dalam pembangunan proyek ini.

Analisis ini akan memastikan bahwa dampak lingkungan dari pembangunan sekolah tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga tidak menimbulkan masalah lain di masa depan.

Keberhasilan tahap Amdal akan menjadi tolok ukur kesiapan proyek ini untuk melangkah ke tahap berikutnya yaitu pembangunan fisik.

Ketersediaan infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi salah satu penunjang utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di Kabupaten Cilacap sendiri, kebutuhan akan institusi pendidikan yang berkualitas dan terjangkau sangat mendesak mengingat besarnya potensi sumber daya manusia di daerah tersebut.

Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut sekaligus sebagai bentuk nyata upaya pemerintah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh pelosok negeri.

Selain itu, lokasi Desa Jenang dipilih karena letaknya yang strategis dan aksesibilitas yang baik bagi masyarakat sekitar.

Hal ini juga sejalan dengan rencana pengembangan kawasan pendidikan terpadu di daerah tersebut.

Dengan adanya sekolah berkonsep boarding class ini, anak-anak dari luar wilayah Majenang pun bisa mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan dengan fasilitas lengkap dan lingkungan belajar yang kondusif. (jul/dda)

Berita Sebelumnya
Menanti Anak Pertama

Brandon Salim & Dhika Himawan Rayakan Syukuran 7 Bulanan, Momen Haru Kehamilan Anak Pertama

Berita Selanjutnya
Ekonomi Lokal Berputar Lambat

Produk Impor China Kian Dominan, Ekonomi Lokal Berputar Lambat