Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Rp132 Ribu dengan Aplikasi Gamee Prisez
Pemkab Kebumen Tegaskan Komitmen Majukan UMKM Lewat Dukungan Kegiatan Kewirausahaan
De Gea Tak Sabar Hadapi Lawan Mantan Klubnya

Pemkab Kebumen Tegaskan Komitmen Majukan UMKM Lewat Dukungan Kegiatan Kewirausahaan

Pemkab tegaskan komitmen majukan umkmPemkab tegaskan komitmen majukan umkm
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyampaikan sambutan dalam kegiatan IIBF di Trio Azana Style Hotel, Rabu (30/7).

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan komitmennya untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kewirausahaan.

Hal ini diutarakan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, saat menghadiri hari kedua Workshop Business Mastery yang diselenggarakan oleh Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) di Trio Azana Style Hotel, Rabu (30/7).

Workshop ini diikuti oleh 183 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 70 peserta asal Kebumen. Acara ini merupakan bagian dari upaya IIBF untuk mendorong pertumbuhan wirausaha di seluruh negeri.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengajak para peserta untuk tidak ragu memulai usaha meski dengan modal kecil. Ia menekankan pentingnya ketekunan, kejujuran, dan semangat dalam membangun usaha.

“Saya sangat merasakan bagaimana perjuangan membangun usaha itu tidak selalu mudah. Ada tantangan, ada jatuh bangun, ada masa sulit, tapi juga ada rasa puas saat usaha yang kita jalankan membawa manfaat dan keberkahan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang banyak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Lilis menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen telah mengambil langkah nyata dalam mendukung UMKM dan kewirausahaan dengan memberikan kemudahan akses permodalan.

Selain itu, Pemkab juga menggelar pelatihan keterampilan dan manajemen usaha serta melakukan digitalisasi pemasaran produk lokal. Promosi produk lokal turut dilakukan dengan mengadakan kolaborasi lintas sektor dan forum bisnis.

Menurut Bupati Lilis, kolaborasi adalah kunci kesuksesan yang lebih penting daripada sekadar berkompetisi.

“Saya mengajak Bapak Ibu semua untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya guna menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Bangunlah jejaring dan jangan ragu untuk berinovasi,” tambahnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dalam IIBF seperti Presiden IIBF Dr Ir H Heppy Trenggono, Sekretaris Jenderal IIBF Muklish Hari Nugroho, Ketua Kaderisasi Pusat Minanul Ghofar, Gubernur IIBF Jawa Tengah dan DIY Awam Prihadi serta Ketua IIBF Kebumen dr H Aditya Wahyu Indra Cahya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Dr Aditya menjelaskan bahwa Business Mastery merupakan salah satu dari empat program utama IIBF yang bertujuan mencetak pengusaha tangguh siap bersaing di era global.

Selain Business Mastery, program lainnya adalah How to be Debt Free, Financial Literacy, dan Super Couple.

Program-program tersebut dirancang agar para pengusaha dapat menghadapi tantangan ekonomi dunia yang semakin kompleks dengan lebih percaya diri.

Ia juga menambahkan bahwa IIBF memiliki hubungan historis dengan Bupati Lilis Nuryani dan keluarganya karena suami Bupati Lilis yaitu Ir. Mohammad Yahya Fuad pernah menjadi pembina IIBF pada tahun 2010 hingga 2013.

Dukungan keluarga bupati menjadi motivasi tersendiri bagi IIBF Kebumen untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.

Selain fokus pada peningkatan kapasitas pengusaha lokal melalui pelatihan dan workshop semacam ini IIBF juga aktif mengampanyekan gerakan “Bela Beli Indonesia” yang secara lokal diwujudkan dalam program “Bela Beli Produk Kebumen”.

Program ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap produk-produk UMKM daerah agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

Komitmen Pemkab Kebumen dalam mendukung UMKM sejalan dengan visi besar untuk memperkuat ekonomi daerah secara keseluruhan melalui pemberdayaan sektor-sektor produktif lokal.

Dukungan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah namun juga melibatkan peran serta masyarakat luas termasuk komunitas bisnis seperti IIBF.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah pelaku usaha lokal dan organisasi seperti IIBF harapannya adalah tercipta ekosistem kewirausahaan yang sehat dinamis serta mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Langkah-langkah strategis yang telah diterapkan pemkab bersama mitra-mitranya diyakini akan membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro kecil maupun menengah di Kebumen untuk berkembang lebih pesat di masa depan.

Melalui acara-acara seperti workshop Business Mastery ini aspirasi untuk menciptakan wirausahawan tangguh dari setiap pelosok daerah dapat semakin terwujud memperkuat fondasi ekonomi nasional berbasis kemandirian lokal. (mam/stch)

Berita Sebelumnya
Langkah mudah klaim saldo dana di aplikasi gamee prizes, mulai dari download sampai pencairan

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Rp132 Ribu dengan Aplikasi Gamee Prisez

Berita Selanjutnya
De gea tak sabar hadapi mu

De Gea Tak Sabar Hadapi Lawan Mantan Klubnya