Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pemkab Purbalingga Percepat Pengerjaan 130 Ruas Jalan, Hanya Satu Paket Masih Lelang

Sisa satu paket lelang, perbaikan jalan dikebutSisa satu paket lelang, perbaikan jalan dikebut
JALAN DITUTUP: Jalan Pujowiyoto Purbalingga mulai ditutup per Rabu (5/11), untuk memaksimalkan perbaikan jalan di ruas jalan tersebut

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah mengambil langkah signifikan dalam mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang akhir tahun 2025.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Dari total paket kegiatan perbaikan jalan yang direncanakan, hampir seluruhnya telah berhasil dilelang dan saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Namun, terdapat satu proyek yang masih dalam proses lelang, yaitu perbaikan ruas Jalan Bancar–Pagembrungan dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,3 miliar.

Drajat Uji W, Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga, dalam keterangannya pada Rabu (5/11/2025), menyatakan bahwa proses lelang terakhir tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat.

“Tinggal satu paket yang masih proses. Insyaallah kalau lancar, Selasa (pekan depan) sudah ada pemenang,” ungkapnya dengan optimisme yang tinggi.

Sementara itu, sebagian besar proyek lain telah memasuki tahap pelaksanaan setelah melewati proses lelang yang kompetitif.

Salah satu proyek penting adalah perbaikan Jalan Pujowiyoto, sebuah ruas utama di pusat kota Purbalingga.

Proyek ini mulai dikerjakan pada 5 November 2025 dan melibatkan pekerjaan hotmix serta betonisasi di ujung jalan tersebut.

“Ruas Jalan Pujowiyoto ditutup total hingga 31 Desember 2025 untuk pekerjaan hotmix dan beton di ujungnya,” jelas Drajat lebih lanjut.

Proyek sepanjang 400 meter ini dilaksanakan oleh PT Samudera Madu dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,4 miliar.

Selama masa penutupan berlangsung, para pengendara diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna meminimalkan gangguan lalu lintas dan memastikan kelancaran proses pengerjaan.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui DPUPR mengalokasikan total anggaran mencapai Rp 122 miliar demi memperbaiki sekitar 130 ruas jalan di wilayah tersebut.

Dana ini berasal dari berbagai sumber antara lain Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten sebesar Rp 85 miliar, bantuan dari Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 5 miliar serta dana pusat sebesar Rp 32 miliar.

Dengan dukungan anggaran yang cukup besar ini, seluruh proyek perbaikan jalan diharapkan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2025.

“Kita targetkan semua pekerjaan rampung tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambah Drajat menegaskan komitmen pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur publik.

Pengembangan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga sebagai upaya meningkatkan konektivitas antar wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Perbaikan jalan tidak hanya berfokus pada kenyamanan berkendara bagi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam memperlancar distribusi barang dan jasa.

Keberhasilan program perbaikan jalan ini sangat bergantung pada koordinasi yang efektif antara pemerintah daerah dengan kontraktor pelaksana serta dukungan dari masyarakat setempat.

Selama pelaksanaan proyek berlangsung, masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan pengalihan lalu lintas demi keselamatan bersama dan kelancaran proses pengerjaan.

Dari sisi sosial ekonomi, peningkatan kualitas infrastruktur jalan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di Purbalingga dan sekitarnya.

Akses transportasi yang lebih baik dapat menarik investor baru serta meningkatkan daya saing daerah dalam sektor perdagangan dan pariwisata.

Sebagai salah satu upaya menjaga kualitas hasil pekerjaan, Pemkab Purbalingga akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap tahapan pelaksanaan proyek.

Hal ini bertujuan memastikan bahwa setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan sehingga hasil akhir dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.

Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan oleh Pemkab Purbalingga saat ini, harapan besar terletak pada percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas serta tercapainya target penyelesaian proyek sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kepastian bahwa seluruh proyek perbaikan jalan dapat diselesaikan tepat waktu merupakan cerminan dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

Percepatan pembangunan infrastruktur tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Dengan demikian, program perbaikan jalan yang sedang berjalan saat ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Purbalingga menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. (tya/dda)

Berita Sebelumnya
Syok usai disebut selingkuhan hamish

Sabrina Alatas Syok Usai Dituding Jadi Selingkuhan Hamish Daud

Berita Selanjutnya
Ubah lereng longsor jadi lahan produktif

Desa Dawuhan Banjarnegara Sukses Ubah Lereng Longsor Jadi Kebun Kopi Arabika