BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, aktivitas masyarakat di Kabupaten Purbalingga diperkirakan akan meningkat drastis.
Situasi ini berdampak langsung pada permintaan gas elpiji 3 kilogram yang mengalami peningkatan signifikan.
Kenaikan permintaan ini tidak terlepas dari libur sekolah yang berbarengan dengan perayaan akhir tahun, yang memicu kebutuhan rumah tangga semakin meningkat.
Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai stok elpiji 3 kilogram karena pihak terkait telah melakukan antisipasi agar pasokan tetap aman.
Koordinator Agen Elpiji 3 Kilogram DPC Hiswana Migas Banyumas, Hendi, mengungkapkan bahwa meskipun ada kenaikan permintaan, skalanya masih dalam batas wajar.
“Permintaan memang naik sedikit karena momen Natal, Tahun Baru, dan libur sekolah. Tapi kami pastikan stok elpiji 3 kilogram di Kabupaten Purbalingga sangat aman,” ujar Hendi kepada awak media pada Senin (22/12/2025).
Untuk mengatasi potensi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina telah mengambil langkah proaktif dengan menyalurkan tambahan fakultatif elpiji 3 kilogram.
Tambahan ini diberikan sebesar sekitar 4 persen dari alokasi bulanan, atau setara dengan kapasitas alokasi harian.
“Pertamina menambah pasokan fakultatif sekitar 32.860 tabung. Ini setara dengan alokasi harian elpiji 3 kilogram di Purbalingga,” jelas Hendi lebih lanjut.
Dengan adanya tambahan ini, total alokasi elpiji 3 kilogram di Kabupaten Purbalingga selama bulan Desember 2025 mencapai angka impresif yaitu 887.220 tabung.
Angka ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir masa liburan.
Hal ini merupakan langkah penting untuk menjaga ketersediaan elpiji agar tetap stabil di tengah lonjakan permintaan.
Hendi juga menyebutkan bahwa distribusi elpiji 3 kilogram di Purbalingga berlangsung secara merata dan terstruktur dengan baik.
Saat ini terdapat 19 agen resmi yang didukung oleh jaringan distribusi yang terdiri dari 2.112 pangkalan tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Keberadaan pangkalan ini menjamin distribusi yang lebih efisien dan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan elpiji sesuai kebutuhan mereka.
“Kalau pun nantinya permintaan masih meningkat dan tambahan ini belum mencukupi, Pertamina siap kembali menambah alokasi elpiji 3 kilogram,” tambah Hendi memastikan kesiapan menghadapi segala kemungkinan perubahan dalam konsumsi masyarakat selama periode liburan.
Langkah antisipatif semacam ini sangat penting untuk mencegah kepanikan publik serta pembelian berlebihan yang dapat menyebabkan kelangkaan dan masalah distribusi lainnya.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijaksana dalam penggunaan serta pembelian gas elpiji bersubsidi agar distribusi bisa berjalan lancar dan tepat sasaran selama libur Natal dan Tahun Baru. (tya/dda)
















