Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Ucapan HUT Purbalingga Ke-195 Dipenuhi Bibit Tanaman, Perkuat Penghijauan Lahan

Peringatan HUT Purbalingga Fokus pada Penghijauan LahanPeringatan HUT Purbalingga Fokus pada Penghijauan Lahan

BANYUMASEKSPRES.ID, Peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kabupaten Purbalingga tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda dan penuh makna.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya ucapan selamat identik dengan karangan bunga berbahan artifisial atau steroform, kali ini tradisi tersebut diubah menjadi sesuatu yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga memilih bibit tanaman dan rangkaian bunga hidup sebagai simbol ucapan HUT, sebuah langkah inovatif yang menuai apresiasi dari berbagai pihak.

Inisiatif ini merupakan gagasan langsung dari Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif.

Ia menggagas penggantian karangan bunga konvensional dengan bibit tanaman agar ucapan selamat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang.

Alhasil, Halaman Pendopo Dipokusumo yang biasanya dipenuhi karangan bunga sekali pakai, kini tampak lebih hijau, sejuk, dan asri dengan deretan tanaman hidup yang tertata rapi.

HUT Purbalingga ke 195, Ribuan Bibit Tanaman Ditebar

Menurut Bupati Fahmi, penggunaan bibit tanaman sebagai ucapan Hari Jadi Purbalingga mengandung pesan penting tentang pelestarian lingkungan.

Setiap tanaman yang diberikan diharapkan menjadi bentuk investasi ekologis yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pendekatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sejak dari kegiatan seremonial.

Bupati Fahmi juga menyampaikan bahwa jenis tanaman yang dikirim sangat beragam. Mulai dari tanaman hias, tanaman buah, hingga bibit pohon produktif seperti kelapa turut menghiasi area pendopo.

Jumlahnya pun tidak sedikit, bahkan mencapai ribuan bibit yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) maupun berbagai partisipan yang turut memberikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-195 Purbalingga.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bibit tanaman tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja. Selain itu, Perayaan HUT Purbalingga sukses dengan pelaksanaan Kirab Pusaka bersa 77 peserta memberikan penantian dampak baik bagi masyarakat.

Pemerintah daerah menyiapkan rencana pemanfaatan lanjutan untuk mempercantik kota Purbalingga di titik-titik strategis, mendukung konservasi lingkungan di kawasan permukiman, dan dimanfaatkan sebagai tanaman produktif.

Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan secara estetika, tetapi juga berdampak pada perputaran roda ekonomi masyarakat.

Penggunaan bibit tanaman sebagai pengganti karangan bunga juga dinilai memiliki nilai edukasi yang kuat.

Masyarakat diajak untuk berpikir lebih jauh tentang dampak sampah dari kegiatan seremonial yang selama ini kerap berakhir di tempat pembuangan akhir.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh nyata bahwa perayaan daerah dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengurangi nilai penghormatan dan kebersamaan.

Inovasi ini mendapat sambutan positif dari berbagai instansi, salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga.

Dalam momen Hari Jadi tersebut, Dinkominfo turut berpartisipasi dengan mengirimkan tanaman bunga hidup yang dilengkapi kartu informasi.

Kartu tersebut berisi ajakan kepada masyarakat untuk mengakses aplikasi layanan informasi lowongan kerja Kabupaten Purbalingga melalui platform digital resmi.

Kepala Dinkominfo Kabupaten Purbalingga, R. Budi Setiawan, menjelaskan bahwa pemanfaatan tanaman sebagai media ucapan Hari Jadi memiliki nilai ganda.

Selain memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, tanaman tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi layanan publik berbasis digital.

Informasi yang disampaikan melalui kartu yang digantung pada tanaman diharapkan lebih mudah menarik perhatian masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini merupakan bentuk kreativitas dalam menyampaikan informasi publik.

Dengan media yang unik dan ramah lingkungan, pesan tentang layanan digital pemerintah dapat tersampaikan secara efektif tanpa harus bergantung pada media konvensional.

Strategi ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang semakin akrab dengan layanan berbasis teknologi.

Melalui inovasi ucapan HUT ke-195 Purbalingga menggunakan bibit tanaman, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan.

Perayaan Hari Jadi tidak hanya menjadi ajang seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan mendorong pemanfaatan layanan publik secara digital.

Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk menghadirkan perayaan yang lebih hijau, bermanfaat, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.(*/nds)

Berita Sebelumnya
UI Hadirkan Beasiswa Dato Low Tuck Kwong untuk Mahasiswa Korban Bencana

Universitas Indonesia Buka Beasiswa Dato Low Tuck Kwong Khusus Mahasiswa Korban Bencana Alam

Berita Selanjutnya
Barcode Parkir Banyumas Dibuka ke Publik

520 Titik Parkir Masuk SIMPAS, Warga Banyumas Kini Bisa Bayar Parkir via Barcode