BANYUMASEKSPRES.ID, Tim nasional futsal Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan berat di Grup A Piala Asia Futsal AFC 2026.
Berdasarkan hasil undian fase grup yang dirilis oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Indonesia akan bertarung melawan tim-tim tangguh seperti Irak, Korea Selatan, dan Republik Kirgiz.
Ketiga tim ini dikenal memiliki keunggulan masing-masing yang dapat menjadi ancaman serius bagi langkah Indonesia di turnamen tersebut.
Posisi Indonesia di peringkat dunia futsal saat ini adalah ke-24, meskipun sempat mengalami penurunan satu peringkat.
Di sisi lain, Korea Selatan menunjukkan peningkatan performa dengan menduduki posisi ke-57 setelah naik 16 peringkat, pencapaian yang merupakan kenaikan terbesar sepanjang tahun 2025.
Sementara itu, Republik Kirgiz berada di peringkat ke-43 dengan kenaikan enam peringkat, dan Irak menempati posisi ke-37 setelah naik empat peringkat.
Data ini mencerminkan bahwa Grup A dihuni oleh tim-tim yang sedang dalam tren peningkatan performa.
Indonesia akan menghadapi Irak, tim yang dikenal dengan kekuatan fisik dan pengalaman turnamen yang mumpuni.
Sementara itu, Korea Selatan datang dengan gaya permainan cepat yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.
Republik Kirgiz kerap mengandalkan strategi transisi serangan langsung yang efektif, membuat pertarungan di lapangan semakin kompetitif.
Dalam format turnamen ini, dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak gugur perempat final.
Dengan persaingan ketat di Grup A, Indonesia perlu mengoptimalkan setiap peluang untuk melangkah ke fase selanjutnya dan menjaga konsistensi prestasi futsal nasional di kancah Asia.
Grup B tidak kalah menariknya dengan Thailand, Vietnam, Kuwait, dan Lebanon saling bersaing untuk memperebutkan tempat di babak gugur.
Sedangkan Grup C diisi oleh Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia yang merupakan beberapa unggulan kuat Asia. Pada Grup D, Iran bakal berjuang bersama Afganistan, Arab Saudi, dan Malaysia.
Indonesia membawa modal berharga dari keberhasilan meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand pada Desember tahun lalu.
Keberhasilan ini tentunya menambah motivasi bagi timnas futsal untuk tampil maksimal di Piala Asia Futsal AFC 2026.
Turnamen edisi ke-18 ini akan dilaksanakan mulai tanggal 27 Januari hingga 7 Februari 2026 dan kembali mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya setelah edisi tahun 2002.
Pertandingan akan digelar di dua lokasi ikonik yakni Indonesia Arena dan Istora Gelora Bung Karno Jakarta.
Iran datang ke turnamen kali ini dengan status sebagai juara bertahan setelah sukses meraih gelar ke-13 mereka pada edisi tahun 2024.
Dominasi Iran dalam sejarah Piala Asia Futsal menjadikan mereka sebagai salah satu favorit kuat dalam kompetisi ini.
Sebagai tuan rumah sekaligus peserta kompetitif di Grup A, timnas futsal Indonesia harus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri untuk mendapatkan dukungan penuh dari para penggemar setia.
Dukungan ini tentunya dapat menjadi faktor penentu dalam pertandingan krusial melawan lawan-lawan tangguh seperti Irak dan Korea Selatan.
Sementara itu, pelatih kepala tim nasional futsal Indonesia menekankan pentingnya persiapan matang menjelang pertandingan pembuka nanti.
“Kami harus fokus pada persiapan tim agar bisa tampil maksimal menghadapi lawan-lawan berat,” ujarnya saat diwawancarai awak media Banyumas Ekspres.
Kedalaman skuad serta strategi permainan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh tim pelatih dalam menghadapi persaingan ketat di fase grup nanti.
Adaptasi terhadap berbagai gaya permainan lawan juga menjadi kunci sukses bagi Indonesia untuk bisa lolos ke babak berikutnya. (*/dda)
















