Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Polres Purbalingga Gencarkan Patroli Premanisme di Bobotsari Demi Keamanan Investasi dan Usaha

Rawan aksi premanisme, polres gencarkan patroliRawan aksi premanisme, polres gencarkan patroli
BINCANG: Patroli cegah aksi premanisme di wilayah Kecamatan Bobotsari.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga meningkatkan intensitas patroli guna memberantas aksi premanisme yang rawan terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Fokus utama pengamanan difokuskan di Kecamatan Bobotsari yang dikenal sebagai kawasan dagang dengan aktivitas ekonomi tinggi, sehingga berpotensi menjadi sasaran berbagai tindak premanisme.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya menciptakan iklim usaha dan investasi yang aman, sekaligus menjamin stabilitas ekonomi lokal.

Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi, mengungkapkan bahwa patroli rutin digencarkan menyasar titik-titik rawan yang memiliki potensi gangguan keamanan.

“Kami ingin memastikan bahwa aktivitas perdagangan di Bobotsari berlangsung dengan aman tanpa gangguan. Terutama dari pihak-pihak yang mencoba melakukan tindakan premanisme,” ujarnya, Rabu, 14 Mei 2025.

Menurutnya, peningkatan pengawasan di lapangan tidak hanya bertujuan menghalangi aksi premanisme, namun juga mencegah terbentuknya niat serta peluang para pelaku kriminal dalam memanfaatkan situasi untuk menebar ancaman atau memalak pelaku usaha.

Kecamatan Bobotsari menjadi wilayah prioritas karena merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi terbesar di Kabupaten Purbalingga.

Dengan banyaknya pelaku usaha, pemilik toko, dan aktivitas perdagangan di terminal maupun pasar tradisional, wilayah ini dinilai sangat rentan terhadap potensi pemerasan atau tindakan intimidatif.

Patroli yang dilakukan aparat kepolisian menyasar lokasi-lokasi strategis seperti terminal bus, area pertokoan, pasar, dan kawasan industri atau perusahaan yang beroperasi di wilayah Bobotsari. Ini dilakukan untuk memastikan keamanan publik serta menjamin roda ekonomi masyarakat tidak terganggu.

AKP Setyo Hadi menambahkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan landasan utama dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat.

Oleh karena itu, Polres Purbalingga juga melakukan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) sebagai bentuk pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha.

Dalam kegiatan Binluh tersebut, polisi mengajak pedagang dan pemilik pertokoan agar tidak ragu menyampaikan laporan jika menemukan praktik pemalakan, pungutan liar (pungli), atau intimidasi oleh oknum tak bertanggung jawab.

Kegiatan ini dilakukan langsung di pusat aktivitas warga seperti kompleks pasar dan sentra niaga lainnya di Bobotsari.

“Kami ingin masyarakat tidak takut melapor jika menemukan tindakan pemalakan, intimidasi, pungutan liar, atau aksi premanisme lainnya,” lanjutnya.

Melalui patroli dan pendekatan proaktif, Polres Purbalingga berharap mampu membangun rasa aman dan kenyamanan bagi para pelaku usaha, investor, maupun masyarakat umum yang menjalankan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.

Keamanan menjadi elemen vital untuk mendukung pertumbuhan investasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang saat ini menjadi pilar ekonomi lokal.

Komitmen Polres Purbalingga dalam menjaga stabilitas keamanan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya tanpa rasa khawatir terhadap ancaman premanisme.

Dengan langkah-langkah ini, kepolisian ingin menunjukkan bahwa keamanan usaha dan ketertiban umum bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam pelaporan dan pengawasan aktif di lingkungan masing-masing. (tya/*stch)

Berita Sebelumnya
Gen z diajak bijak sikapi medsos

Gen Z Diajak Bijak Hadapi Era Digital dan Medsos

Berita Selanjutnya
Pemkab cilacap luncurkan koentji sosial sebagai solusi pengentasan kemiskinan di cilacap

Pemkab Cilacap Luncurkan Program Koentji Sosial Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan di Cilacap