Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Prediksi BMKG Atas Hadirnya El Nino Hinggap Di Indonesia Sampai Awal Tahun 2027
Prabowo Soroti Gaji ASN, TNI, dan Polri demi Cegah Korupsi

Prabowo Soroti Gaji ASN, TNI, dan Polri demi Cegah Korupsi

Gaji ASN, TNI, dan PolriGaji ASN, TNI, dan Polri

BANYUMASEKSPRES.ID, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pemberian gaji yang layak bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Menurut Prabowo, kesejahteraan aparatur negara menjadi salah satu faktor penting agar mereka dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa harus melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Selain menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan bagi anggota TNI dan Polri, Prabowo juga menekankan bahwa pegawai negeri sipil, tenaga kesehatan, hingga tenaga pendidik memerlukan penghasilan yang memadai agar mampu bekerja secara optimal sekaligus menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Guru-guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik, tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka tidak korupsi,” ujar Prabowo dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu penekanan Presiden mengenai pentingnya membangun sistem pemerintahan yang kuat melalui peningkatan kesejahteraan aparatur negara.

Menurutnya, pemberian gaji yang layak bukan hanya menyangkut kesejahteraan individu, tetapi juga berkaitan dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Di hadapan para peserta acara, Prabowo juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia sejatinya merupakan negara yang kaya dengan sumber daya dan aset yang sangat besar apabila dikelola secara optimal.

Sebagai gambaran, Prabowo menyebutkan bahwa nilai kekayaan badan usaha milik negara (BUMN) yang telah dikonsolidasikan kini mencapai sekitar 1 triliun dollar Amerika Serikat.

Angka tersebut, menurutnya, menunjukkan besarnya potensi ekonomi nasional yang dimiliki Indonesia.

Meski demikian, Prabowo menilai kekayaan tersebut selama ini masih menghadapi ancaman akibat praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Karena itu, ia kembali mengingatkan agar tindakan yang merugikan negara dan masyarakat segera dihentikan.

Presiden juga memberikan peringatan tegas kepada para pelaku korupsi untuk menghentikan praktik-praktik yang merugikan rakyat.

Menurutnya, kekayaan negara harus dikembalikan demi kepentingan masyarakat luas serta pembangunan nasional.

“Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan, kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan. Rakyat butuh sekolah yang baik,” ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menekankan bahwa keadilan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas bersama.

Ia menilai masyarakat menginginkan hasil nyata berupa kehidupan yang lebih baik, termasuk pelayanan publik yang berkualitas dan akses pendidikan yang memadai.

Selain berbicara mengenai pemberantasan korupsi dan kesejahteraan aparatur negara, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan.

Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat terus terjebak dalam konflik dan pertikaian.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki keberagaman suku, latar belakang, dan pilihan politik.

Namun, seluruh perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan maupun memperpanjang perselisihan.

“Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian. Tidak ada. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga. Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun latar belakang kita, apapun partai kita,” ujar Prabowo.

Melalui pernyataan tersebut, Presiden kembali mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Menurutnya, kerja sama dan kebersamaan menjadi modal penting agar Indonesia mampu memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki demi meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.(taa)

Berita Sebelumnya
Dampak Adanya Fenomena El Nino di Indonesia

Prediksi BMKG Atas Hadirnya El Nino Hinggap Di Indonesia Sampai Awal Tahun 2027