Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Simak Cara mudah Cicil Gadai di Dompet Digital
Prediksi BMKG Atas Hadirnya El Nino Hinggap Di Indonesia Sampai Awal Tahun 2027
Prabowo Soroti Gaji ASN, TNI, dan Polri demi Cegah Korupsi

Prediksi BMKG Atas Hadirnya El Nino Hinggap Di Indonesia Sampai Awal Tahun 2027

Dampak Adanya Fenomena El Nino di IndonesiaDampak Adanya Fenomena El Nino di Indonesia

BANYUMASEKSPRES.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan masyarakat mengenai potensi kemunculan fenomena El Nino pada pertengahan 2026.

Berdasarkan proyeksi lembaga tersebut, fenomena iklim global ini diperkirakan dapat berlangsung hingga awal 2027 dan berpotensi memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah Indonesia.

Prediksi tersebut menjadi perhatian karena El Nino dikenal mampu mengurangi curah hujan, memperpanjang musim kemarau, hingga meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah daerah.

Dampaknya tidak hanya dirasakan di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara yang berada di kawasan tropis maupun subtropis.

BMKG Ungkapkan Peluang El Nino Moderat hingga Kuat Cukup Tinggi

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, sebelumnya menyampaikan bahwa hasil pemantauan dan analisis iklim menunjukkan peluang terjadinya El Nino pada pertengahan 2026 berada pada tingkat yang cukup tinggi.

Menurutnya, probabilitas El Nino dengan intensitas moderat mencapai sekitar 98 persen, sedangkan peluang untuk berkembang menjadi El Nino berkategori kuat mencapai sekitar 62 persen.

Datangnya Fenomena El Nino di Indonesia

Angka tersebut menjadi indikator bahwa fenomena ini patut diantisipasi oleh pemerintah daerah, sektor pertanian, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Dengan adanya potensi tersebut, berbagai sektor diharapkan mulai menyusun langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang mungkin muncul, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan air.

Hal ini mempengaruhi produksi pangan, serta potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau berlangsung lebih panjang. Selain itu, adanya fenomena Dust Devil di Bromo berikan sejumlah penyebab.

El Nino Diperkirakan Berlangsung hingga Awal 2027

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, juga menjelaskan bahwa fenomena El Nino diproyeksikan tetap aktif hingga memasuki awal 2027.

Ia menerangkan bahwa El Nino merupakan fenomena iklim berskala global yang telah lama diketahui mampu menyebabkan perubahan pola cuaca di banyak wilayah dunia.

Dampaknya tidak selalu sama di setiap negara karena dipengaruhi oleh karakteristik geografis dan kondisi atmosfer masing-masing kawasan.

Di Indonesia, pengaruh El Nino umumnya ditandai dengan berkurangnya intensitas curah hujan sehingga kondisi cuaca menjadi lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Periode tersebut biasanya berlangsung mulai Juni hingga Januari, meskipun sebagian wilayah Indonesia secara klimatologis mulai memasuki musim hujan sekitar akhir Oktober.

Karena itu, meski musim hujan mulai datang di beberapa daerah, dampak El Nino masih dapat memengaruhi distribusi hujan sehingga curah hujan tidak merata di seluruh wilayah.

Dampak El Nino Tidak Hanya Terjadi di Indonesia

BMKG menegaskan bahwa El Nino bukan hanya memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia. Fenomena ini juga berdampak terhadap berbagai kawasan lain di dunia.

Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami penurunan curah hujan antara lain Brasil, kawasan subkontinen Asia, serta bagian selatan Benua Afrika.

Penurunan hujan tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan, mengganggu sektor pertanian, hingga memengaruhi ketersediaan sumber daya air.

Di sisi lain, terdapat wilayah lain yang justru mengalami peningkatan curah hujan sebagai bagian dari pola perubahan atmosfer akibat El Nino.

Perbedaan dampak tersebut menunjukkan bahwa fenomena ini memiliki karakter global dengan konsekuensi yang berbeda-beda di setiap kawasan.

Kondisi tersebut juga menjadi alasan mengapa banyak negara terus memantau perkembangan El Nino dan menyiapkan berbagai strategi adaptasi untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan.

Masyarakat Diimbau Terus Memantau Informasi BMKG

Melihat potensi dampak El Nino terhadap berbagai sektor, masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi dan pembaruan prakiraan cuaca maupun iklim yang disampaikan BMKG.

Informasi tersebut dapat menjadi acuan dalam merencanakan aktivitas sehari-hari, termasuk bagi petani, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga masyarakat di wilayah rawan kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan.

Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik serta pemantauan informasi iklim secara berkala, dampak El Nino dapat diminimalkan sehingga berbagai aktivitas sosial dan ekonomi tetap dapat berjalan dengan lebih optimal. (*/nds)

Berita Sebelumnya
Fitur cicilan mudah di Pegadaian

Simak Cara mudah Cicil Gadai di Dompet Digital

Berita Selanjutnya
Gaji ASN, TNI, dan Polri

Prabowo Soroti Gaji ASN, TNI, dan Polri demi Cegah Korupsi