BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Momen bersejarah berhasil diciptakan oleh kontingen pelajar Kabupaten Purbalingga dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Eks Karesidenan Banyumas tahun 2025, dengan dua cabang olahraga populer yaitu sepakbola dan bola voli secara bersamaan lolos ke Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Keberhasilan ini mencatatkan sejarah baru bagi dunia olahraga pelajar Purbalingga karena untuk pertama kalinya kedua tim dari cabang olahraga paling bergengsi tersebut secara bersamaan mampu meraih medali emas sekaligus mengamankan tiket ke level kompetisi yang lebih tinggi yaitu Popda Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, R Budi Setiawan, melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Teguh Wahyudiono, menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang sangat membanggakan tersebut, yang tidak hanya mencerminkan kemampuan teknis para atlet muda tetapi juga kekuatan program pembinaan berkelanjutan.
“Sejarah tercipta, ini merupakan kali pertama kedua cabang olahraga tersebut membawa pulang medali emas dan lolos ke tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 9 Mei 2025, dengan penuh semangat dan apresiasi terhadap kerja keras seluruh elemen tim.
Capaian tim bola voli Purbalingga terwujud usai pertarungan dramatis di partai final menghadapi kontingen dari Kabupaten Banjarnegara, di mana laga yang berlangsung ketat hingga set kelima akhirnya dimenangkan oleh Purbalingga dengan skor akhir 3-2, memastikan gelar juara sekaligus kelolosan ke Popda Jawa Tengah.
Sedangkan tim sepakbola pelajar Purbalingga, yang ditangani oleh tim pelatih Ambar Jati Kusuma, Anantama Dewantoro, Nur Aziz Fitriono, dan Nova Utama, sukses menumbangkan kontingen Kabupaten Cilacap dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Purbalingga.
Kemenangan ini menjadi sangat spesial karena menandai kembalinya Purbalingga ke ajang sepakbola Popda tingkat provinsi setelah terakhir kali mencapainya lebih dari satu dekade lalu, tepatnya sebelas tahun yang lalu, sehingga menambah bobot historis pada prestasi tim tahun ini.
Menurut manajer tim sepakbola, Haryanto, keberhasilan yang diraih saat ini merupakan buah dari proses panjang dan tidak instan, karena sejak masa kepemimpinan HR Bambang Irawan, pembinaan atlet sudah dilakukan secara sistematis melalui program pemusatan latihan, turnamen berjenjang, hingga pelaksanaan liga internal secara rutin yang semuanya membentuk fondasi kuat bagi pencapaian hari ini.
Keberhasilan ini juga menunjukkan efektivitas strategi pembinaan olahraga usia dini yang dilaksanakan secara konsisten di tingkat kabupaten, di mana sinergi antara sekolah, pelatih, orang tua, dan pemerintah daerah mampu menghasilkan prestasi nyata dan berkelanjutan.
Sebagaimana diketahui, Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini dijadwalkan akan digelar pada bulan Juni 2025, dan kontingen Kabupaten Purbalingga dipastikan akan bersaing dengan beberapa kontingen unggulan lainnya seperti Kabupaten Kudus, Kabupaten Pemalang, Kota Semarang, dan Kota Magelang.
Ajang tersebut tentu akan menjadi panggung penting bagi para atlet muda Purbalingga untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus membawa nama daerah ke level lebih tinggi, serta menjadi ajang evaluasi dan pembuktian dari sistem pembinaan yang selama ini dijalankan oleh Dinporapar Kabupaten Purbalingga. (tya/*stch)
















