Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Program Becak Listrik Presiden Berlanjut, Banyumas Berpeluang Terima Ratusan Unit Lagi

Banyumas Bakal Terima Becak Listrik LagiBanyumas Bakal Terima Becak Listrik Lagi
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen TNI Purn. Teguh Arief

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Program bantuan becak listrik bagi pengemudi becak di Kabupaten Banyumas dipastikan akan berlanjut.

Setelah menerima 280 unit becak listrik pada akhir tahun 2025, Banyumas kembali masuk dalam daftar daerah prioritas yang akan menerima distribusi tahap berikutnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak sekaligus mendukung modernisasi transportasi tradisional yang lebih ramah lingkungan.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen TNI (Purn) Teguh Arief, mengatakan PT Pindad saat ini telah kembali memulai proses produksi becak listrik.

Apabila produksi berjalan sesuai jadwal, distribusi akan dilakukan secara bertahap ke sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Menurut Teguh Arief, distribusi becak listrik akan dimulai setelah unit-unit yang diproduksi selesai dirakit.

Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat menjadi wilayah yang masuk dalam rencana penyaluran tahap awal sesuai program kerja yang telah disusun.

Ia memastikan Kabupaten Banyumas kembali menjadi salah satu daerah penerima bantuan becak listrik.

Hal tersebut menjadi kabar baik bagi para pengemudi becak yang belum memperoleh bantuan pada tahap sebelumnya.

Meski demikian, Teguh belum dapat memastikan jumlah becak listrik yang akan diterima Banyumas pada distribusi berikutnya.

Jumlah bantuan akan disesuaikan dengan kapasitas produksi PT Pindad ketika proses penyaluran dilakukan.

Menurutnya, pemerintah memiliki target jangka panjang agar seluruh pengemudi becak di Indonesia secara bertahap dapat memperoleh becak listrik.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan taraf hidup pengemudi becak melalui kendaraan yang lebih modern, hemat biaya operasional, dan nyaman digunakan.

Sebelumnya, Kabupaten Banyumas telah menerima sebanyak 280 unit becak listrik yang disalurkan pada 2 Desember 2025.

Bantuan tersebut disambut antusias para pengemudi becak karena dinilai mampu meringankan pekerjaan sekaligus mengurangi tenaga yang harus dikeluarkan saat mengangkut penumpang.

Program becak listrik juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap transportasi tradisional agar tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan dengan moda transportasi lainnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, jumlah pengemudi becak di wilayah tersebut mencapai sekitar 350 orang yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dengan demikian, masih terdapat puluhan pengemudi becak yang belum menerima bantuan dan berpeluang mendapat becak listrik pada tahap distribusi selanjutnya.

Apabila target pemerintah dapat direalisasikan, seluruh pengemudi becak di Banyumas diharapkan dapat memperoleh becak listrik secara bertahap.

Kehadiran kendaraan tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas para pengemudi, tetapi juga membantu menekan biaya operasional karena menggunakan tenaga listrik yang lebih efisien dibandingkan becak konvensional.

Melalui kelanjutan program ini, pemerintah berharap kesejahteraan para pengemudi becak terus meningkat sekaligus menjaga keberlangsungan transportasi tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Banyumas pun menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam upaya mewujudkan target pemberian becak listrik kepada seluruh pengayuh becak di Indonesia. (res/stch/dda)

Berita Sebelumnya
FIFA Bakal Langgar Aturan IFAB

FIFA Pertimbangkan Perpanjang Halftime Final Piala Dunia 2026, Berpotensi Langgar Aturan IFAB

Berita Selanjutnya
Bulan Suro, Bersih Bersih Situs Panembahan Patra Kusuma

Situs Panembahan Patra Kusuma Maos Dirawat Setiap Bulan Suro, Simpan Manuskrip Kuno Tahun 1515