BANYUMASEKSPRES.ID, Pembalap dari tim Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Nicolo Bulega, telah mengungkapkan keinginannya untuk melangkah ke MotoGP pada tahun 2027.
Ia menargetkan untuk bergabung dengan salah satu tim Ducati di kelas utama balap motor dunia tersebut.
Tahun 2027 dipandang Bulega sebagai saat yang tepat untuk memulai tantangan baru, disebabkan oleh perubahan besar regulasi baru MotoGP yang akan diterapkan.
Perubahan ini melibatkan penurunan kapasitas mesin dari 1000 cc menjadi 850 cc, serta pergantian pemasok ban tunggal dari Michelin ke Pirelli.
Perubahan signifikan ini diperkirakan akan mengubah karakteristik motor secara drastis dan memberikan peluang bagi pembalap yang sudah berpengalaman dengan spesifikasi serupa di ajang WorldSBK.
Mengingat latar belakang ini, Ducati menunjuk Bulega sebagai test rider baru mereka di MotoGP.
Pembalap yang telah dua kali meraih posisi runner-up di WorldSBK tersebut dijadwalkan untuk terlibat langsung dalam pengujian motor 850 cc selama musim 2026.
Langkah ini adalah bagian penting bagi Bulega untuk lebih memahami karakteristik motor MotoGP generasi terbaru.
Dalam wawancaranya dengan Motosprint, Bulega mengakui bahwa ia harus membagi fokusnya antara persiapan menghadapi WorldSBK dan tugasnya di MotoGP.
Khususnya, ia harus memperhatikan dan mengembangkan performa Ducati Panigale V4 R terbaru yang akan dipakainya secara penuh pada musim 2026.
“Tahun depan saya akan jadi penguji motor 850 cc (MotoGP) dan saya akan paham apakah saya menyukainya atau tidak. Saya pasti akan sangat sibuk. Panigale terbaru juga akan butuh banyak usaha dari saya dan Ducati,” ungkapnya.
Ducati sendiri melihat pengalaman Bulega yang telah lama menggunakan ban Pirelli di WorldSBK sebagai keuntungan besar ketika MotoGP resmi beralih ke ban yang sama.
Faktor ini dinilai dapat mempercepat adaptasi Bulega dibandingkan dengan pembalap lain yang belum familiar dengan karakteristik ban Pirelli.
Atas dasar itulah, pembalap yang dikenal dengan sapaan Bubi ini menegaskan ambisinya untuk pindah ke MotoGP beberapa tahun mendatang.
Ia yakin bahwa transisi regulasi serta kesamaan karakter teknis dengan Superbike akan membuat langkahnya menuju MotoGP terasa lebih alami.
Pada tahun 2027, Nicolo Bulega berharap dapat beralih ke MotoGP terutama karena perubahan regulasi dan penggunaan ban Pirelli yang sudah biasa digunakannya di Superbike.
Hal tersebut diyakininya akan membuat banyak aspek menjadi lebih mirip dengan Superbike sehingga mempermudah transisinya ke MotoGP.
Selain itu, perubahan regulasi teknis juga membuka kemungkinan baru bagi pembalap yang sudah familiar dengan spesifikasi serupa di ajang WorldSBK seperti Bulega.
Dengan kapasitas mesin yang diturunkan menjadi 850 cc dan pergantian pemasok ban ke Pirelli, tantangan baru ini bisa menjadi batu loncatan bagi karier Bulega di kancah balap motor tingkat dunia.
Menjadi test rider untuk Ducati merupakan langkah strategis bagi Nicolo Bulega dalam transisi ini.
Pengalaman dan keterampilannya diuji untuk memahami lebih dalam tentang teknologi terbaru dan bagaimana hal tersebut dapat diterapkan dalam balapan sesungguhnya.
Posisi ini juga memberinya kesempatan berharga untuk membangun hubungan sinergis dengan tim teknik Ducati dalam menciptakan motor kompetitif sesuai kebutuhan balapan masa depan.
Dari sisi personal, keputusan Bulega untuk melangkah ke kelas utama bukan hanya didorong oleh perubahan teknis semata tetapi juga ambisinya untuk terus berkembang sebagai pembalap profesional.
Ia menyadari bahwa kesempatan seperti ini tidak datang dua kali dan penting baginya untuk mengambil langkah tegas demi mencapai cita-citanya di dunia balap motor. (*/dda)
















