Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rekrutmen TNI AD 2026 Resmi Dibuka: Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar Lengkap

Pendaftaran seleksi penerimaan TNI AD 2026 kini resmi dibukaPendaftaran seleksi penerimaan TNI AD 2026 kini resmi dibuka
Pendaftaran seleksi penerimaan TNI AD 2026 kini resmi dibuka.

BANYUMASEKSPRES.ID, Penerimaan Calon Prajurit TNI Angkatan Darat tahun 2026 resmi digelar dan menjadi salah satu peluang besar bagi tenaga profesional untuk mengabdi kepada negara.

Rekrutmen TNI AD 2026 ini secara khusus diperuntukkan bagi kebutuhan dokter militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia, dokter spesialis, serta penerbang lulusan sekolah penerbangan sipil baik negeri maupun swasta.

Pembukaan seleksi ini menjadi perhatian karena TNI AD membuka ruang bagi sumber daya manusia dengan kompetensi strategis di bidang kesehatan dan penerbangan.

Informasi resmi mengenai jadwal, syarat, cara pendaftaran, hingga materi seleksi Rekrutmen TNI AD 2026 disampaikan melalui laman rekrutmen TNI.

Berdasarkan ketentuan tersebut, setiap kategori kebutuhan memiliki jadwal dan persyaratan yang berbeda sesuai dengan latar belakang pendidikan dan profesi calon peserta.

Untuk jadwal pendaftaran, rekrutmen dokter militer Unhan RI dibuka secara online hingga 27 Januari 2026. Pada waktu yang sama, pendaftaran Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS juga dibuka hingga 27 Januari 2026.

Sementara itu, pendaftaran online untuk Perwira Karier Prajurit Sukarela Dinas Pendek Penerbang TNI atau PA PSDP Penerbang TNI dijadwalkan berlangsung mulai 2 Januari hingga 22 Januari 2026.

Syarat Rekrutmen TNI AD 2026

Dalam Rekrutmen TNI AD 2026, setiap calon wajib memenuhi syarat umum yang telah ditetapkan. Peserta merupakan warga negara Indonesia pria atau wanita yang bukan prajurit TNI, anggota Polri, maupun pegawai negeri sipil.

Calon juga harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menganut salah satu agama yang diakui atau sebagai penghayat kepercayaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain itu, calon prajurit harus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Peserta tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, sehat jasmani dan rohani, serta bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.

Rekam jejak hukum juga menjadi perhatian, sehingga peserta tidak boleh memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bagi pelamar dokter militer Unhan RI, terdapat syarat khusus yang harus dipenuhi. Calon berusia paling tinggi 30 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama dan telah berijazah S-1 profesi dokter umum.

Program studi kedokteran harus telah lulus dan terakreditasi oleh BAN-PT atau LAM-PTKes, serta peserta wajib telah lulus uji kompetensi dokter.

Ketentuan lain menegaskan bahwa calon tidak bertato atau memiliki bekas tato serta tidak ditindik atau memiliki bekas tindik di telinga maupun anggota tubuh lainnya, kecuali karena ketentuan agama atau adat yang dibuktikan dengan surat keterangan.

Peserta juga harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun sejak dilantik menjadi perwira TNI dan mematuhi peraturan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Untuk dokter spesialis, usia maksimal pelamar adalah 35 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.

Peserta merupakan lulusan pendidikan dokter spesialis dan diutamakan dari bidang seperti bedah, jantung, THT, paru, mata, anestesi, penyakit dalam, obgyn, neurologi, kulit dan kelamin, serta psikiater, atau minimal berstatus PPDS semester akhir.

Akreditasi universitas dan program studi minimal Baik Sekali, dengan ketentuan IPK yang disesuaikan berdasarkan status akreditasi.

Pelamar dokter spesialis juga diwajibkan melampirkan STR yang masih berlaku serta bukti kelulusan uji kompetensi. Peserta boleh sudah menikah dan memiliki anak, namun bagi wanita wajib sanggup tidak hamil selama pendidikan pertama.

Persyaratan lain terkait ikatan dinas, bebas KKN, serta izin dari instansi asal juga harus dipenuhi secara lengkap.

Sementara itu, rekrutmen PA PSDP Penerbang TNI terbuka bagi pria dan wanita sesuai kebutuhan angkatan. Calon penerbang harus memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang serta panjang kaki minimal 100 cm.

Peserta merupakan lulusan sekolah penerbangan sipil dan memiliki sertifikat minimal Commercial Pilot License beserta tipe rating pesawat dan jam terbang yang dimiliki.

Calon yang masih aktif terbang diwajibkan melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja, termasuk rincian kegiatan terbang dalam tiga bulan terakhir.

Peserta harus bersedia menjalani ikatan dinas keprajuritan minimal 10 tahun dan maksimal 15 tahun sejak diangkat sebagai Letnan Dua, serta memenuhi ketentuan administrasi dan pemeriksaan seleksi.

Cara Daftar TNI AD 2026

Proses pendaftaran Rekrutmen TNI AD 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI. Calon peserta diwajibkan menyiapkan dokumen asli dan salinannya sesuai ketentuan.

Bagi peserta yang lulus verifikasi administrasi, informasi tahapan seleksi berikutnya akan disampaikan melalui akun masing-masing.

Materi seleksi bagi dokter militer Unhan RI dan PPDS meliputi administrasi, kesehatan, psikologi, serta mental ideologi. Sementara itu, materi seleksi untuk PSDP penerbang mencakup administrasi, kesehatan, psikologi penerbang, dan mental ideologi.

Demikian informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, cara daftar, dan materi seleksi Rekrutmen TNI AD 2026 yang dapat menjadi referensi bagi calon peserta. (fam)

Berita Sebelumnya
Jalan Rusak Dipasang Spanduk “Wisata Jeglongan”

Warga Rancamaya Banyumas Lakukan Protes Jalan Rusak dengan Pasang Spanduk “Wisata Jeglongan 1000”

Berita Selanjutnya
Batuan Bunyi Mirip Gamelan Dikaji

Batuan Unik di Cilacap Keluarkan Bunyi Mirip Gamelan, Tim Cagar Budaya Turun Tangan