Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Warga Rancamaya Banyumas Lakukan Protes Jalan Rusak dengan Pasang Spanduk “Wisata Jeglongan 1000”

Jalan Rusak Dipasang Spanduk “Wisata Jeglongan”Jalan Rusak Dipasang Spanduk “Wisata Jeglongan”
BANYAK GENANGAN: Spanduk “Wisata Jeglongan” terpasang di ruas jalan Rancamaya, Cilongok, sebagai sindiran warga terhadap jalan kabupaten yang rusak bertahun-tahun dan belum diperbaiki, Selasa (6/1)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Jalan kabupaten yang membentang di ruas Desa Rancamaya hingga Gununglurah di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menghadapi masalah yang tak kunjung usai.

Kerusakan parah pada jalan ini seolah diabaikan dari daftar prioritas perbaikan selama bertahun-tahun.

Kondisinya yang berlubang dan tergenang air saat hujan membuat warga setempat merasa resah setiap kali melewati jalan tersebut.

Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Bagi masyarakat Rancamaya dan sekitarnya, jalan ini merupakan jalur utama yang sangat penting untuk berbagai aktivitas harian mereka, mulai dari mobilitas warga hingga jalur vital bagi para petani yang menuju sawah dan kebun.

Namun, alih-alih mendapatkan perhatian serius untuk perbaikan, kondisi jalan ini justru menjadi sumber keluhan yang seolah tak pernah berujung.

Kekecewaan mendalam warga akhirnya diwujudkan dengan memasang spanduk bertuliskan “Wisata Jeglongan 1000” di tepi jalan rusak tersebut.

Spanduk ini menampilkan foto-foto kondisi jalan yang berlubang parah, memberikan sindiran tajam bahwa kerusakan tersebut sudah layak dianggap sebagai ‘wisata’ karena lamanya waktu kerusakan dibiarkan tanpa solusi.

Kepala Desa Rancamaya, Amron, mengaku terkejut ketika mengetahui keberadaan spanduk tersebut.

Ia menekankan bahwa pemasangan spanduk bukanlah inisiatif dari pemerintah desa.

“Bukan dari pemdes yang memasang. Kemungkinan dari masyarakat, saya sendiri tidak tahu. Kemarin lewat juga kaget sudah ada poster itu,” ujar Amron saat ditemui pada hari Selasa (6/1).

Amron menjelaskan bahwa pemerintah desa sebenarnya telah berupaya untuk memperbaiki kondisi jalan dengan mengajukan proposal kepada Bupati Banyumas.

Namun hingga saat ini, belum ada kepastian kapan perbaikan akan direalisasikan.

“Dari pemdes sudah mengajukan proposal ke bupati. Soal kapan terealisasi memang belum ada jawaban. Saya selalu berpesan ke masyarakat agar bersabar, dan mengingatkan pengendara supaya berhati-hati. Semoga selalu selamat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ruas jalan Rancamaya–Gununglurah adalah jalur penting yang setiap hari dilalui oleh warga, terutama para petani.

Kondisi jalan yang rusak seringkali menyulitkan aktivitas mereka dan bahkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Jalan dan Drainase DPU Kabupaten Banyumas, Rusli Kurnia, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan perbaikan melalui skema bantuan dari pemerintah pusat.

“Sedang kita usulkan melalui Jalur Inpres Jalan Daerah. Semoga bisa segera terealisasikan di tahun 2026 ini,” jelas Rusli.

Rusli juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintasi jalur tersebut sambil menunggu realisasi perbaikan. Ia menilai bahwa kondisi jalan yang belum memadai masih berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

“Kami mohon doa dari masyarakat, semoga prosesnya lancar dan bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.

Kondisi memprihatinkan ini menggambarkan betapa pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur dasar seperti jaringan jalan raya di daerah-daerah terpencil atau pedesaan.

Jalan tidak hanya sebagai sarana penunjang ekonomi tetapi juga sebagai elemen penting dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Selain itu, kondisi infrastruktur seperti ini perlu mendapat perhatian lebih karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Tanpa adanya akses jalan yang layak, banyak aktivitas ekonomi akan terhambat dan pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan daerah secara keseluruhan. (zet/dda)

Berita Sebelumnya
Baca berita di aplikasi Cashzine berpeluang mendapat saldo DANA hingga Rp120 ribu

Aplikasi Penghasil Saldo DANA Asli Cashzine, Baca Berita Bisa Klaim hingga 120 Ribu

Berita Selanjutnya
Pendaftaran seleksi penerimaan TNI AD 2026 kini resmi dibuka

Rekrutmen TNI AD 2026 Resmi Dibuka: Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar Lengkap