Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rumah Warga Rusak Diterjang Pohon Tumbang Saat Hujan Lebat di Desa Kuntili Banyumas

Pohon Alba Tumbang Timpa Rumah WargaPohon Alba Tumbang Timpa Rumah Warga
EVAKUASI: Berbagai pihak terkait gotong royong evakuasi pohon alba tumbang menimpa rumah warga Desa Kuntili yang masih menumpang di tanah orang, Jum'at (2/1)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS — Sebuah insiden yang terjadi di Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, menjadi sorotan perhatian publik setelah hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon alba besar tumbang dan menimpa rumah warga pada Kamis (1/1) sekitar pukul 16.15 WIB.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, mengingat dampaknya yang cukup signifikan.

Kepala Desa Kuntili, Salamun, menjelaskan bahwa evakuasi tidak dapat segera dilakukan akibat kondisi cuaca yang masih buruk pada saat kejadian.

“Pohon tumbang tidak langsung dievakuasi pasca kejadian karena cuaca masih hujan dan angin. Jadi berdasarkan hasil koordinasi, penanganan dilakukan hari berikutnya,” ujar Salamun kepada awak media pada Jumat (2/1).

Pernyataan ini menunjukkan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut.

Akibat insiden ini, penghuni rumah yang terdampak, yaitu Sahidun dan Kisman, terpaksa mengungsi ke rumah tetangga demi keselamatan diri mereka.

“Pemilik rumah tadi malam singgah atau mengungsi di rumah tetangga,” tambah Salamun.

Meskipun demikian, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hal ini berkat kewaspadaan pemilik rumah yang sempat mendengar tanda-tanda akan terjadinya kerobohan pohon dari suara-suara mencurigakan di belakang rumah mereka.

“Mereka mendengar bunyi kletak-kletak dari arah belakang rumah, terus keluar,” ungkapnya.

Rumah non permanen milik Sahidun dan Kisman mengalami kerusakan serius pada bagian atap akibat tertimpa pohon besar tersebut.

Meski begitu, semangat gotong royong masyarakat setempat terlihat jelas dalam proses evakuasi dan pemulihan pasca kejadian.

Evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD Banyumas, Forkompimcam Sumpiuh, Pemerintah Desa Kuntili, Tagana, relawan serta warga setempat.

Tidak hanya evakuasi fisik yang dilakukan, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak untuk meringankan beban mereka selama masa pemulihan.

Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata dari berbagai pihak terhadap korban bencana alam di wilayah tersebut.

Kejadian ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bansos PKH bagi lansia cair hingga Rp600 ribu per tahap

Bansos PKH 2026 Segera Cair, Simak Jadwal dan Cara Cek Penerima di DTKS Kemensos

Berita Selanjutnya
Luasan RTH Ajeg Selama

Target Lingkungan Tak Tercapai, DLH Purbalingga Gagal Tambah RTH Sepanjang 2025