Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

SMK Ma’arif 9 Kebumen Gelar Sosialisasi Peluang Kerja di Jepang

SMK Ma’arif 9 Gelar Sosialisasi Peluang Kerja ke JepangSMK Ma’arif 9 Gelar Sosialisasi Peluang Kerja ke Jepang
SOSIALISASI: Siswa sangat antusias mengikuti sosialisasi peluang bekerja di Jepang bagi siswa kelas XII SMK Ma’arif 9 Kebumen

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kesempatan kerja di Jepang masih sangat terbuka bagi tenaga kerja asal Indonesia, khususnya bagi mereka yang baru lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Namun, untuk memanfaatkan peluang ini, para calon pekerja harus dibekali dengan keterampilan teknis yang mumpuni, etos kerja yang kuat, serta pemahaman dasar mengenai bahasa dan budaya Jepang.

Hal ini disampaikan dalam sebuah sosialisasi yang digelar di SMK Ma’arif 9 Kebumen pada hari Rabu (7/1), yang ditujukan kepada siswa kelas XII.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas XII dan menghadirkan narasumber dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Shiawase.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari LPK Shiawase menyampaikan bahwa Jepang masih sangat membutuhkan tenaga kerja asing yang terampil dalam berbagai sektor industri.

Kondisi ini membuka peluang besar bagi lulusan SMK untuk bersaing di pasar kerja internasional.

Selama mereka dilengkapi dengan keterampilan teknis yang diperlukan, memiliki etos kerja yang baik, serta memahami bahasa dan budaya Jepang secara mendasar.

“Peluang bekerja di Jepang masih terbuka lebar,” ungkap perwakilan dari LPK Shiawase dengan penuh keyakinan.

Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun tantangan untuk bekerja di luar negeri cukup besar, kesempatan dan potensi yang bisa diraih pun sangat menggiurkan.

Warsono ST, Kepala SMK Ma’arif 9 Kebumen, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, informasi mengenai peluang kerja ke luar negeri menjadi penting untuk dibagikan kepada siswa kelas XII yang sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikan mereka.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memiliki wawasan yang lebih luas mengenai peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sekolah juga terus berusaha menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pelatihan dan dunia industri untuk meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja global.

“Sosialisasi ini memberikan alternatif pilihan masa depan bagi siswa, khususnya bagi mereka yang ingin langsung bekerja setelah lulus,” ungkap Warsono ST dengan optimisme.

Antusiasme para siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mereka dalam acara tersebut menunjukkan betapa besarnya minat dan semangat mereka untuk mengeksplorasi peluang karir di luar negeri, seperti Jepang.

Para siswa tampak serius mengikuti setiap paparan dan aktif bertanya seputar kesempatan kerja dan persyaratan yang diperlukan untuk bisa bekerja di negara matahari terbit itu.

Dengan adanya sosialisasi ini, sekolah berharap para siswa dapat termotivasi untuk terus mengembangkan diri dan siap menghadapi tantangan global.

Seiring dengan perkembangan dunia industri yang semakin pesat, kebutuhan akan tenaga kerja terampil juga terus meningkat.

Oleh karena itu, penguasaan bahasa asing seperti bahasa Jepang serta keterampilan teknis menjadi modal penting bagi lulusan SMK agar mampu bersaing dan sukses di pasar kerja internasional. (cah/dda)

Berita Sebelumnya
Terdakwa Akui Perbuatan

Kasus Kredit Fiktif PD BPR BKK Sempor, Terdakwa Akui Rugikan Negara 373 Juta

Berita Selanjutnya
Defisit APBN 2025 Melebar ke 2,92 Persen PDB

APBN 2025 Defisit 695,1 Triliun, Kemenkeu Fokus Stimulus Ekonomi Berkelanjutan