Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Warga Karangkembang Kebumen Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

Warga Alian Ditemukan Meninggal di Saluran IrigasiWarga Alian Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi
KETERANGAN: Petugas meminta keterangan dari pihak keluarga korban tenggelam di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Tragedi kembali melanda wilayah perairan Kebumen, mengingatkan kita pada risiko yang mengintai di sekitar lingkungan kita.

Kali ini, kejadian tragis menimpa seorang warga Desa Karangkembang, Kecamatan Alian.

Holid bin H. Suparsono (57), ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi dekat rumahnya.

Warga Dukuh Kuwarasan, Desa Karangkembang tersebut ditemukan dalam kondisi tertelungkup di air yang memiliki kedalaman sekitar 50 sentimeter, hanya berjarak sekitar 10 meter dari kediamannya pada Selasa (6/1).

Kejadian ini tentu saja mengejutkan komunitas setempat dan menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di sekitar area perairan.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya, diketahui bahwa korban sedang mandi di saluran irigasi tersebut satu jam sebelum ditemukan meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh kepolisian di tempat kejadian perkara, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana yang ditemukan pada tubuh korban.

Keterangan ini juga diperkuat oleh pihak keluarga yang mengenal korban dengan baik.

“Korban memiliki keterbatasan disabilitas, termasuk gangguan mental, pendengaran, serta cacat pada kaki dan tangan sebelah kiri,” terang Kompol Faris kepada awak media Banyumas Ekspres kemarin (7/1).

Dengan mempertimbangkan kondisi ini, keluarga korban menyatakan tidak ingin dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh kepolisian dan menerima kejadian ini sebagai sebuah kecelakaan yang tragis namun tidak dapat dihindari.

Jenazah Holid kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga yang tentunya merasa kehilangan mendalam atas kepergian salah satu anggota keluarganya.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk lebih waspada dan berhati-hati, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota dengan keterbatasan fisik atau mental.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” lanjut Kompol Faris Budiman.

“Terutama bagi keluarga yang memiliki anggota dengan keterbatasan agar kejadian serupa tidak terulang.”

Peristiwa serupa sebelumnya terjadi pada Senin (5/1) ketika seorang pelajar tenggelam di Kedung Pakuran, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng.

Dzildan Alvino Ferdianto (15), seorang remaja yang penuh potensi dan harapan ke depan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam.

Insiden menyedihkan ini mengguncang komunitas setempat dan menambah daftar panjang tragedi terkait perairan di wilayah Kebumen.

Hanya berselang tiga hari sebelum insiden Dzildan, seorang pelajar lainnya dari Desa Ngabehan Kecamatan Mirit juga mengalami nasib naas saat tenggelam di Sungai Gentan, wilayah Dukuh Bantengrejo, Desa/Kecamatan Bonorowo pada Jumat (2/1).

Berbagai kecelakaan ini menunjukkan betapa pentingnya upaya pencegahan dan edukasi mengenai keselamatan di dekat perairan.

Masyarakat harus lebih waspada dan memperhatikan anggota keluarga mereka agar terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi tanpa diduga-duga.

Dalam konteks keselamatan publik, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk memastikan lingkungan sekitarnya aman bagi semua orang terutama bagi mereka yang rentan atau memiliki keterbatasan tertentu.

Peristiwa-peristiwa tragis ini menyadarkan kita akan perlunya perhatian ekstra terhadap lingkungan tempat tinggal kita terutama saat berada di dekat sumber air yang bisa menjadi ancaman fatal jika tidak ditangani dengan kehati-hatian dan kesadaran penuh. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Arsenal vs Liverpool Arsenal Jaga Jarak City

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi The Gunners Incar Kemenangan Demi Amankan Puncak Klasemen

Berita Selanjutnya
Scam Pendaftaran Palsu Bikin Resah

Hoaks Pendaftaran Bansos BSU 2026 Merebak, Kemnaker Angkat Bicara