Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

TAGANA Banyumas Musnahkan Sarang Tawon Vespa Usai Serang Ibu dan Anak di Sumpiuh

Dua Sarang Tawon DieksekusiDua Sarang Tawon Dieksekusi
EKSEKUSI: Personil TAGANA Banyumas melakukan operasi tangkap tawon vespa yang telah menyengat warga di dua desa di wilayah Banyumas Timur

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Situasi darurat melanda Desa Karanggedang, Kecamatan Sumpiuh, ketika seekor tawon vespa menyengat seorang ibu dan anaknya.

Insiden tersebut segera ditanggapi oleh Relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Banyumas wilayah timur yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari Sertu Sudi Priyanto, anggota Koramil 10 Sumpiuh.

Kedua korban harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Menurut Ngadirin, Koordinator TAGANA Banyumas wilayah timur, insiden ini bermula saat sekelompok anak-anak bermain di sekitar pohon jambu dan melempar sarang tawon vespa dengan potongan genteng.

Setelah melakukan aksi tersebut, mereka meninggalkan lokasi begitu saja.

Tidak lama kemudian, seorang ibu beserta anaknya melintasi area tersebut dengan sepeda mereka.

Sarang tawon yang terganggu membuat kawanan tawon vespa menjadi agresif dan langsung menyerang kedua korban.

“Ibu dan anak itu digerumut tawon vespa. Kasihan sekali sampai masuk puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis karena disengat,” ujar Ngadirin pada Minggu (18/1).

Setelah menerima laporan dari Koramil 10 Sumpiuh, dua anggota TAGANA Banyumas wilayah timur yakni Ngadirin dan Romelan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Operasi penangkapan tawon vespa dilakukan guna menghilangkan ancaman berkelanjutan bagi warga sekitar.

Dalam eksekusi ini, para relawan berhasil melumpuhkan tawon vespa dan memastikan seluruh kawanan mati.

Dahan pohon jambu yang menjadi tempat bersarangnya juga turut dipangkas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Di lokasi kejadian ditemukan potongan genteng yang dilemparkan anak-anak menancap di sarang tawon tersebut.

“Larva dan tawon dewasa diambil untuk pakan ayam,” tambah Ngadirin, menunjukkan bahwa mereka memanfaatkan sisa-sisa operasi dengan bijak.

Selesai menangani insiden di Desa Karanggedang, personel TAGANA Banyumas wilayah timur langsung menuju lokasi kedua yang dianggap mendesak untuk ditangani.

Kali ini, sarang tawon vespa ditemukan di atap rumah milik Indra, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tambak.

Posisi sarangnya cukup mengkhawatirkan karena terletak di gang sempit yang sering dilewati warga RT 1 RW 2.

Kekhawatiran warga semakin meningkat karena sebelumnya sudah pernah ada laporan warga disengat di lokasi tersebut.

“Tawon vespa juga sudah pernah menyengat warga yang lewat gang,” jelas Ngadirin lebih lanjut mengenai situasi di lokasi kedua.

Proses eksekusi di lokasi kedua berjalan lancar tanpa hambatan berarti dan selesai dalam waktu singkat.

Seluruh rangkaian penanganan dilakukan dengan tujuan memastikan keamanan lingkungan sekitar tetap terjaga dari ancaman sengatan tawon vespa.

Ngadirin menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak mencoba menangani sarang tawon vespa secara mandiri.

Ia menjelaskan bahwa tawon jenis ini hidup berkelompok dan akan menyerang secara massal jika merasa terancam atau terganggu.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan sarang tawon vespa di lingkungan tempat tinggalnya guna mencegah risiko sengatan yang membahayakan keselamatan. (fij/dda)

Berita Sebelumnya
Bupati Lilis Apresiasi Peran IIDI

Momentum Hari Jadi ke-71, IIDI Kebumen Sediakan Pemeriksaan Medis Gratis untuk Masyarakat

Berita Selanjutnya
3 Destinasi Wisata Dieng Wonosobo Paling Ramai Saat Libur Nataru

Daftar 3 Wisata di Dieng Wonosobo Yang Ramai Dikunjungi Selama Nataru 2026