BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Beauty influencer terkenal, Tasya Farasya telah resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ahmad Assegaf, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025.
Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan hidup Tasya yang selama ini dikenal publik luas sebagai figur inspiratif di media sosial.
Isu perceraian Tasya Farasya menjadi perbincangan hangat, terutama karena latar belakang dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh Ahmad ketika menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) di perusahaan milik Tasya sendiri.
Kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan beragam bukti dan dokumen untuk memperkuat kasus ini di hadapan aparat penegak hukum.
“Terkait dugaan penggelapan sudah kami ajukan,” ujar Sangun kepada awak media setelah sidang mediasi yang berlangsung pada Rabu (24/9).
Ia menambahkan bahwa langkah-langkah hukum lebih lanjut tengah dipersiapkan dengan cermat guna memastikan keadilan bagi kliennya.
Selain persoalan dugaan penggelapan, dalam gugatan tersebut juga diungkapkan bahwa Ahmad tidak memberikan nafkah lahir dan batin secara layak sejak pernikahan mereka dimulai pada tahun 2018.
Dalam tuntutannya, Tasya hanya meminta nafkah sebesar Rp100 sebagai simbol tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anak mereka. Hal ini mencerminkan keprihatinan Tasya terhadap kesejahteraan buah hati mereka meski hubungan pernikahan harus berakhir.
Selama proses mediasi, kedua belah pihak mencapai kesepakatan dalam beberapa hal penting. Salah satunya adalah hak asuh anak yang diserahkan sepenuhnya kepada Tasya.
Namun demikian, gugatan cerai ini tidak mencakup pembagian harta gana-gini dan hanya berfokus pada perceraian serta hak asuh anak-anak mereka.
Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menikah pada Februari 2018 dan telah dikaruniai dua orang anak. Rumah tangga mereka mulai menjadi sorotan publik setelah isu perceraian tersebar luas di media sosial.
Banyak penggemar dan masyarakat umum mengikuti perkembangan kasus ini dengan penuh perhatian, mengingat popularitas keduanya di dunia maya.
Kehidupan pribadi selebritas seperti Tasya kerap kali menjadi konsumsi publik. Dengan ribuan pengikut setia di berbagai platform media sosial, setiap langkah yang ia ambil selalu diperhatikan dengan seksama oleh para penggemarnya.
Maka tidak heran jika kabar mengenai masalah rumah tangganya dengan Ahmad segera menjadi topik utama yang dibahas di berbagai forum online.
Kasus perceraian ini tentu memberi dampak emosional bagi kedua belah pihak serta keluarga besar mereka. Namun, keputusan untuk berpisah dinilai sebagai langkah terbaik demi kebaikan semua pihak yang terlibat terutama untuk masa depan anak-anak mereka.
Proses hukum yang berjalan pun diharapkan dapat memberikan keadilan secara proporsional tanpa menimbulkan polemik lebih lanjut.
Di tengah situasi yang kompleks ini dukungan dari keluarga teman-teman dekat serta para penggemar setia tentu sangat berarti bagi Tasya.
Sebagai seorang publik figur ia tentu harus menghadapi berbagai tantangan namun ia juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan ketegaran dan keberanian dalam menghadapi setiap cobaan hidup.
Lebih jauh lagi kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dan integritas dalam hubungan bisnis serta perkawinan.
Dugaan penggelapan dana oleh Ahmad bukan hanya menjadi masalah pribadi melainkan juga menunjukkan betapa krusialnya kepercayaan dalam menjaga keharmonisan baik itu dalam dunia kerja maupun kehidupan rumah tangga.
Kisah Tasya dan Ahmad bukanlah satu-satunya cerita tentang dinamika rumah tangga selebritas yang terkuak ke publik namun dari sini kita bisa belajar banyak hal terutama mengenai pentingnya komunikasi satu sama lain. (*/dda)
















