BANYUMASEKSPRES.ID, Liburan kini tak melulu soal hotel berbintang atau vila mewah. Bagi banyak orang, konsep glamping atau glamour camping menjadi pilihan menarik karena bisa menikmati suasana alam tanpa meninggalkan kenyamanan.
Di Wonosobo, Jawa Tengah, hadir The Heaven Glamping & Resto, sebuah destinasi menginap modern yang menawarkan pemandangan langsung ke Telaga Menjer, salah satu danau terindah di kaki Gunung Dieng.
Tempat ini menjadi salah satu spot staycation yang sedang naik daun karena keindahan alam dan fasilitasnya yang lengkap.
The Heaven Glamping memadukan konsep penginapan alami dengan sentuhan modern yang memanjakan tamu.
Setiap unit tenda dirancang menghadap langsung ke Telaga Menjer, memberikan pengalaman menginap yang menenangkan dengan panorama pegunungan dan kabut pagi yang memesona.
Lokasinya berada di Desa Tlogo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, sekitar 25–30 menit dari pusat kota. Berdasarkan data dari NaganTour (2025), jaraknya sekitar 12,9 kilometer dari Alun-Alun Wonosobo dan bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi.
Meskipun jalannya menanjak, akses menuju lokasi tergolong aman dan bisa dilalui mobil maupun motor. Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, kawasan ini juga mudah dijangkau karena terhubung dengan jalur wisata menuju Dieng Plateau.
Harga menginap di The Heaven Glamping terbilang cukup terjangkau untuk ukuran glamping dengan fasilitas lengkap.
Harga per malam dibanderol mulai dari Rp450.000 untuk dua orang pada hari biasa, hingga Rp950.000 untuk tipe tenda premium dengan kapasitas lebih besar.
Harga tersebut sudah termasuk sarapan, welcome drink, dan akses ke area resto dengan pemandangan langsung ke Telaga Menjer.
Fasilitas Lengkap dan Daya Tarik The Heaven Glamping

The Heaven Glamping & Resto menawarkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk menunjang kenyamanan tamu.
Setiap unit glamping dilengkapi dengan tempat tidur besar, kamar mandi pribadi dengan air panas, meja, kursi santai, dan balkon pribadi yang langsung menghadap danau.
Pihak pengelola juga menyediakan area api unggun, barbeque corner, hingga resto view deck yang menjadi favorit pengunjung untuk bersantai di sore hari.
Selain penginapan, area The Heaven Resto juga menjadi daya tarik tersendiri. Restoran ini menawarkan menu khas Wonosobo seperti mie ongklok, nasi megono, serta berbagai pilihan kopi lokal yang disajikan hangat dengan latar belakang danau.
Menurut ulasan pengunjung di Google Maps (2025), resto ini menjadi tempat favorit untuk menikmati sunset di atas Telaga Menjer yang berwarna keemasan.
Banyak wisatawan yang datang hanya untuk bersantai, memesan kopi, dan berfoto di area terrace glass view yang terkenal Instagramable.
Bagi wisatawan yang suka berpetualang, lokasi The Heaven juga berdekatan dengan beberapa destinasi wisata alam lain seperti Kahyangan Skyline, Bukit Seroja, dan Kebun Teh Tambi.
Ketiganya bisa ditempuh hanya dalam waktu 10–15 menit dari area glamping. Pengunjung juga bisa menyewa perahu di Telaga Menjer untuk berkeliling danau sambil menikmati udara sejuk khas pegunungan.
Menurut data dari Dinas Pariwisata Wonosobo (2025), jumlah kunjungan wisata ke kawasan Telaga Menjer meningkat 30% setelah banyak konten media sosial menampilkan keindahan panorama The Heaven Glamping.
Dari sisi kelemahan, beberapa pengunjung menyebut bahwa akses jalan menuju lokasi sedikit menanjak dan berbatu di beberapa titik. Karena itu, pengelola menyarankan tamu datang saat siang hari agar lebih mudah dijangkau.
Selain itu, unit tenda ekonomis belum memiliki pendingin ruangan, sehingga suhu bisa terasa dingin di malam hari. Namun, banyak tamu justru menganggap udara sejuk tersebut sebagai bagian dari daya tarik alami Wonosobo.
Dengan pemandangan telaga yang memukau, suasana sejuk, serta fasilitas yang nyaman, The Heaven Glamping & Resto Wonosobo menjadi destinasi yang wajib dikunjungi untuk Anda yang mencari ketenangan sekaligus pengalaman staycation tak terlupakan.
Jadi, jika Anda ingin berlibur ke kawasan Dieng dengan cara berbeda, The Heaven Glamping bisa menjadi pilihan sempurna untuk menikmati “surga kecil” di dataran tinggi Wonosobo. (sgsa)
















