BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Tim Pencak Silat dari MTs Negeri 6 Kebumen kembali menorehkan prestasi gemilang dalam Seleksi Pra POPDA tingkat SMP/MTs Zona X.
Kegiatan seleksi yang berlangsung pada Rabu (24/9) di Aula MTs Negeri 6 Kebumen ini sukses menyaring para atlet berbakat di cabang olahraga Pencak Silat.
Acara ini diikuti oleh total 10 madrasah dari wilayah Zona X, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen.
Sebanyak sembilan siswa dari MTs Negeri 6 Kebumen berhasil lolos seleksi dengan rincian dua siswa pada kategori Seni/Jurus Tunggal dan tujuh siswa pada kategori Tanding.
Pelatih utama tim pencak silat MTs Negeri 6 Kebumen, Nur Edi Setiono SPd, mengungkapkan bahwa hasil yang diraih ini adalah buah dari kerja keras tim pelatih dan disiplin yang ditunjukkan oleh para siswa.
Ia mengatakan, “Hasil pertandingan hari ini merupakan buah kerja keras dari seluruh tim. Selanjutnya untuk menghadapi kompetisi di POPDA mendatang, kami akan disiplin berlatih serta memberikan afirmasi positif kepada seluruh atlet pencak silat kami.”
Komitmen ini menjadi landasan bagi tim untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Kepala MTs Negeri 6 Kebumen, Nur Khamid, turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim pelatih atas bimbingan dan dedikasi mereka dalam melatih tim pencak silat madrasah.
Ia menyampaikan rasa terima kasihnya dengan mengatakan, “Sehingga mampu berpartisipasi dan mewakili Rayon X di ajang POPDA tahun ini, juga kepada seluruh atlet atas kerja keras dan disiplinnya sehingga mampu bersaing di seleksi Pra POPDA Rayon X ini.”
Lebih lanjut, Nur Khamid juga menekankan pentingnya menjaga stamina dan disiplin berlatih bagi para atlet yang akan berkompetisi di ajang POPDA mendatang.
Ia berpesan agar para atlet selalu menjaga nama baik madrasah dalam setiap penampilan mereka.
“Mari kita doakan agar para atlet Pencak Silat ini mampu bersaing di ajang POPDA mendatang dan mengharumkan nama MTs Negeri 6 Kebumen,” ucapnya penuh harap.
Keberhasilan sembilan atlet Pencak Silat dari MTs Negeri 6 Kebumen ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di tingkat madrasah dapat menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Pencapaian ini juga membuktikan bahwa dengan kerja keras dan disiplin, para siswa dapat mencapai kesuksesan meskipun harus bersaing dengan banyak peserta lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Nur Edi Setiono juga menjelaskan bahwa strategi latihan yang diterapkan tidak hanya fokus pada teknik bertanding tetapi juga penguatan mental dan kebugaran fisik para atlet.
“Kami pastikan bahwa setiap sesi latihan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknik tetapi juga membangun mental juara pada diri setiap siswa,” jelasnya.
Pendekatan holistik seperti ini sangat diperlukan untuk mempersiapkan atlet yang siap menghadapi tekanan kompetisi besar seperti POPDA.
Di sisi lain, keberhasilan ini dipandang sebagai motivasi bagi madrasah-madrasah lain untuk lebih serius mengembangkan potensi olahraga di kalangan siswa.
Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua, bakat-bakat terpendam dapat ditemukan dan diasah menjadi prestasi yang membanggakan.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti pencak silat juga dinilai bermanfaat untuk perkembangan karakter siswa secara keseluruhan.
Tidak hanya itu, dukungan dari masyarakat sekitar pun menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim pencak silat MTs Negeri 6 Kebumen.
Kehadiran orang tua serta warga yang antusias memberikan dorongan moral tersendiri bagi para atlet muda tersebut.
Keterlibatan komunitas lokal dalam mendukung kegiatan olahraga seperti ini menciptakan lingkungan positif yang memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.
Dengan lolosnya sembilan atlet ke ajang POPDA, harapan besar kini disematkan kepada mereka untuk terus berlatih keras dan memberikan penampilan terbaik nantinya.
Kesempatan mengikuti kompetisi tingkat provinsi menjadi momen penting bagi pengembangan diri mereka sebagai atlet sekaligus sebagai individu yang lebih baik.
Keberhasilan mereka akan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya untuk terus mengejar prestasi dalam bidang apapun yang mereka minati. (mam/dda)
















