Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Veda Ega Pratama Siap Debut di Sirkuit Balaton, Target Tambah Poin Besar

Debut Veda di BalatonDebut Veda di Balaton
DUEL: Veda Ega Pratama siap menghadapi tantangan baru di Moto3 Hungaria 2026 dengan target menjaga tren positif dan terus menempel papan atas klasemen dunia

BANYUMASEKSPRES.ID, Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat Indonesia yang bernaung di bawah Honda Team Asia, akan menjalani debutnya di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, pada seri kedelapan Moto3 2026.

Acara ini berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 Juni dan menjadi titik penting bagi karirnya di ajang balap motor internasional.

Dengan konsistensi dalam meraih poin, Veda kini menempati posisi kelima dalam klasemen sementara dengan total 66 poin.

Sejak awal musim, Veda telah menunjukkan performa yang menjanjikan dalam Kejuaraan Dunia Moto3.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan mengalami pasang surut, ia berhasil mempertahankan daya saing di tengah kompetisi para pembalap muda terbaik dunia.

Pembalap asal Banyumas ini membuka musim dengan hasil impresif, finis di posisi kelima pada seri pembuka yang dilangsungkan di Thailand.

Hasil tersebut bukan hanya sekadar angka, tetapi juga menjadi cerminan kapasitasnya sebagai rookie yang mampu bersaing di level tertinggi balap motor kelas ringan.

“Finis lima besar di awal musim jadi motivasi besar untuk terus berkembang dan percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya,” ungkap Veda.

Pernyataan ini mencerminkan semangat juangnya yang tinggi dan tekadnya untuk terus meningkatkan performa dalam setiap balapan.

Performa Veda semakin menanjak ketika ia berhasil mencetak sejarah dengan meraih podium ketiga di Brasil.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pencapaian ini menjadi salah satu hasil terbaik yang diraih oleh pembalap Indonesia dalam beberapa tahun terakhir di ajang Moto3.

Namun, perjalanan Veda tidak selalu mulus; setelah sukses di Brasil, ia mengalami insiden tak terduga saat balapan di Amerika Serikat dan gagal finis akibat terjatuh.

Meskipun demikian, kemampuan Veda untuk bangkit dari keterpurukan patut diapresiasi.

Ia mencatatkan hasil konsisten pada empat seri balapan berikutnya: finis keenam di Spanyol, keempat di Prancis, serta dua kali menyentuh garis finis pada posisi kedelapan di Catalunya dan Italia.

Konsistensi tersebut membuktikan bahwa Veda layak berada di papan atas klasemen sementara Moto3 2026.

Pada seri terakhir yang berlangsung di Mugello, Italia, Veda kembali menunjukkan kematangannya sebagai seorang pembalap.

Di tengah persaingan ketat sejak start, dia mampu mengamankan posisi kedelapan dan menambah koleksi poin penting untuk klasemen.

“Saya mencoba tetap tenang dan fokus menjaga ritme balapan karena persaingan Moto3 selalu sangat rapat,” katanya.

Sikap tenang dan fokus ini menjadi kunci suksesnya dalam menghadapi tekanan saat balapan.

Moto3 Hungaria 2026 akan menjadi pengalaman baru bagi Veda Ega Pratama karena Balaton Park adalah sirkuit yang belum pernah ia coba sebelumnya.

Trek ini tidak pernah ia gunakan baik saat tampil di JuniorGP maupun Red Bull Rookies Cup.

Situasi ini membuat proses adaptasi menjadi tantangan penting sepanjang akhir pekan balapan di Hungaria.

Kemampuan memahami karakter lintasan dalam waktu singkat diperkirakan akan sangat menentukan hasil akhir yang diraih oleh Veda.

Meski demikian, rekam jejak Veda sepanjang karier internasionalnya menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan beradaptasi dengan lintasan baru.

Pengalaman balapan di berbagai negara menjadi modal penting bagi dirinya dalam menghadapi tantangan tersebut.

Honda Team Asia juga diperkirakan akan memanfaatkan sesi latihan bebas untuk membantu Veda menemukan setelan motor terbaik.

Terdapat dua sesi latihan pada hari Jumat dan tambahan sesi Sabtu pagi yang memberikan peluang besar untuk memahami karakter trek secara mendalam.

“Kami akan fokus memaksimalkan sesi latihan untuk menemukan feeling terbaik di sirkuit baru ini,” jelas kru Honda Team Asia mengenai strategi mereka menjelang balapan.

Jika Veda dapat tampil kompetitif sejak awal, bukan tidak mungkin ia bisa kembali menembus lima besar atau bahkan bersaing memperebutkan podium.

Hasil tersebut akan sangat penting demi menjaga peluangnya dalam perebutan posisi atas klasemen Moto3 musim ini.

Saat ini, persaingan Moto3 2026 masih dipimpin oleh pembalap KTM Maximo Quiles dengan koleksi 145 poin.

Di tempat kedua terdapat Alvaro Carpe dengan 93 poin dan Adrian Fernandez berada di peringkat ketiga dengan total 89 poin.

Sementara itu, Veda Ega Pratama kini mengantongi 66 poin dan menempati urutan kelima klasemen sementara.

Meski jarak antara dirinya dengan pemuncak klasemen masih mencapai 79 poin, peluang untuk memperbaiki posisi tetap terbuka lebar karena musim masih panjang.

Konsistensi dalam menyelesaikan balapan di zona depan akan menjadi kunci utama bagi Veda dalam menjaga asa untuk bersaing di papan atas klasemen.

Selain ambisi untuk menduduki posisi empat besar, Veda juga harus mewaspadai tekanan dari para rival yang siap memanfaatkan setiap kesalahan kecilnya.

Pembalap KTM Marco Morelli hanya terpaut lima poin dari Veda dan siap memberikan perlawanan sengit dalam sisa musim ini.

Veda Ega Pratama kini berdiri pada persimpangan penting dalam kariernya sebagai pembalap muda Indonesia yang menjanjikan.

Setiap balapan bukan hanya merupakan sebuah kompetisi semata; tetapi juga adalah kesempatan baginya untuk belajar dan tumbuh lebih baik lagi sebagai atlet profesional.

Dengan tekad yang kuat dan dukungan tim serta penggemar setia, harapannya adalah dapat terus melaju kencang menuju masa depan gemilang di dunia balap motor internasional. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Warga Buayan Geger Penemuan Jenazah

Petani 68 Tahun di Kebumen Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berita Selanjutnya
PLN Pangkas Entitas dari 44 Menjadi

PLN Bakal Dirampingkan, Jumlah Anak Usaha Dipangkas dari 44 Menjadi 23 Entitas