BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Peristiwa tragis menimpa seorang warga Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Warsito (35), nama korban, dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mencari kerang di Pantai Pasir yang terletak di kawasan obyek wisata Watu Bale.
Hingga saat ini, tim pencarian masih terus berupaya menemukan Warsito yang diduga tenggelam pada Sabtu pagi (30/8).
Warsito diketahui sedang mencari kerang untuk dijadikan umpan memancing atau bintur di tebing titanik Pantai Watu Bale ketika musibah itu terjadi.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Udy Cahyono, yang didampingi oleh Bako Humas BPBD, Heri Purwoto, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB.
“Korban mencari kerang untuk umpan bintur di tebing titanik Pantai Watu Bale. Sekitar pukul 08.30 WIB korban terseret ombak,” jelas Udy Cahyono dalam keterangannya kepada awak media Banyumas Ekspres.
Setelah menerima laporan dari masyarakat setempat tentang insiden tersebut, pihak berwenang segera bertindak cepat dengan menerjunkan Tim SAR Gabungan untuk memulai operasi pencarian.
Operasi penyelamatan ini juga melibatkan berbagai elemen dan lembaga terkait seperti Basarnas Cilacap, TNI AL, Polsek Ayah, Satpolairud Polres Kebumen, serta sejumlah kelompok relawan lokal yang turut membantu dalam upaya pencarian.
“Pencarian tengah dilakukan lewat jalur darat dan air. Selain itu, informasi disebar kepada para nelayan,” ujar Heri Purwoto sembari menyampaikan harapannya agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Ombak di Pantai Kebumen memang dikenal cukup ganas terutama saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Kondisi ini sering kali meningkatkan risiko keselamatan bagi pengunjung maupun penduduk lokal yang beraktivitas di sekitar pantai.
Oleh karena itu, pihak berwenang memberikan imbauan bagi siapa saja yang hendak mengunjungi pantai agar selalu waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan gelombang laut.
Upaya pencarian Warsito mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat sekitar yang ikut memberikan informasi serta menunjukkan solidaritas mereka dengan bergabung dalam tim relawan.
Aktivitas pencarian dilakukan secara intensif baik melalui darat maupun perairan dengan menggunakan perahu nelayan setempat untuk menyisir area pantai lebih luas.
Basarnas Cilacap sebagai salah satu unsur utama dalam operasi ini telah memobilisasi sumber daya manusia dan peralatan guna memaksimalkan hasil pencarian.
TNI AL dan Satpolairud Polres Kebumen turut serta dengan mengerahkan armada kapal patroli mereka untuk menyisir garis pantai hingga radius tertentu dari lokasi hilangnya Warsito.
Polsek Ayah dan sejumlah relawan lokal juga aktif berpartisipasi dalam upaya ini dengan memberikan bantuan logistik serta dukungan moral bagi keluarga korban.
Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan serta kewaspadaan terhadap potensi bahaya alam terutama ketika berada di lingkungan yang rawan seperti pantai atau area wisata alam lainnya.
Kesadaran akan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama demi mencegah insiden serupa terulang kembali.
Bagi masyarakat setempat dan para wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai dan sekitarnya disarankan agar tetap mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan oleh pihak berwenang serta tidak mengambil risiko apapun jika kondisi cuaca tidak mendukung.
Sampai berita ini diturunkan Tim SAR Gabungan masih terus melakukan operasi pencarian dengan harapan besar bisa menemukan Warsito secepatnya dan membawa kabar baik bagi keluarganya yang tentunya sangat mengharapkan kepulangan sang ayah dengan selamat.
Semoga kinerja cepat tanggap dari semua pihak terkait dapat membuahkan hasil sesuai harapan sehingga tragedi ini bisa segera tertangani dengan baik dan memberikan rasa aman kembali kepada masyarakat Kabupaten Kebumen khususnya warga Kecamatan Ayah. (cah/stch)
















