Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Warga Banyumas Antusias Serbu RPH Nonton Sapi Kurban Presiden Prabowo

Warga serbu rph nonton sapi presidenWarga serbu rph nonton sapi presiden

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Penyembelihan sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto di Rumah Potong Hewan (RPH) Purwokerto, Jumat (6/6), menarik perhatian besar dari warga sekitar.

Sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 1 ton 7 kilogram ini dipotong di lokasi yang dipenuhi antusiasme masyarakat sejak pagi. Hewan kurban presiden ini sebelumnya diserahkan secara simbolis di Masjid Az Zahra, Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan.

Pengawalan ketat dari petugas Dinas Perhubungan mengiringi sapi tersebut menuju RPH di wilayah Kembaran. Kedatangan sapi raksasa ini mendatangkan keramaian.

Puluhan warga dari Desa Tambaksari dan Desa Bantarwuni sudah hadir bahkan sebelum proses penyembelihan dimulai. Beberapa dari mereka membawa anak-anak, sementara yang lain sibuk mengabadikan momen menggunakan ponsel.

“Awalnya saya tidak tahu ini sapi Presiden. Pas sampai sini kok ramai banget. Setelah tanya-tanya, ternyata ini sapinya Pak Prabowo. Besar banget memang, beda dari biasanya,” ujar Wili, warga Desa Bantarwuni.

Ia menambahkan, kehadirannya rutin tiap Idul Adha, namun suasana tahun ini terasa berbeda dan istimewa karena banyak warga membawa anak-anak untuk menyaksikan langsung proses pemotongan.

Proses penyembelihan sapi dilakukan oleh Aris Gunawan, juru sembelih halal yang berpengalaman. Ia menyampaikan bahwa sapi berukuran jumbo ini bukanlah hewan sembarangan, sehingga membutuhkan kerja sama dan tenaga ekstra saat menyembelih.

“Alhamdulillah bisa disembelih dengan lancar. Tapi memang butuh bantuan beberapa orang karena ukurannya jumbo. Sapi tenang, dan proses berlangsung sesuai syariat,” jelas Aris usai menyelesaikan penyembelihan.

Sapi kurban milik Presiden berusia sekitar 3,5 tahun dan sebelumnya sudah melalui proses karantina serta pemeriksaan kesehatan yang ketat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Banyumas, Sulistiono, menegaskan bahwa kondisi sapi sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban. Pemeriksaan pun dilakukan secara detail saat proses penyembelihan berlangsung.

Dokter hewan di RPH, drh Sariyati, memeriksa secara langsung organ dalam sapi, termasuk hati, untuk memastikan kesehatan hewan tersebut.

“Organ hatinya bersih, tidak ditemukan adanya cacing hati,” terang drh Sariyati di lokasi penyembelihan. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya sapi ini sempat terdeteksi positif mengandung cacing hati, namun sudah menjalani pengobatan intensif selama satu bulan terakhir.

“Katanya memang sebelumnya sempat terdeteksi cacing hati, tapi sudah diobati dan sekarang benar-benar bersih. Secara keseluruhan, kondisi sapi sangat baik. Usianya juga cukup, bahkan termasuk tua untuk standar kurban,” tambahnya.

Dari sisi bobot dan tinggi badan, sapi milik Presiden tergolong unggul dan sehat. “Masuk RPH pun sudah terlihat sehat dan aktif. Ini salah satu hewan kurban terbaik tahun ini,” tegas drh Sariyati.

Pada hari pertama Idul Adha, RPH Purwokerto menyembelih total 18 ekor sapi, termasuk sapi Presiden. Proses penyembelihan akan berlanjut Sabtu (7/6) dengan target tambahan 16 ekor sapi.

Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, ketika 49 ekor sapi disembelih dalam satu hari.

Penurunan jumlah ini terjadi karena Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jumat, sehingga banyak yang memilih melakukan penyembelihan pada hari berikutnya.

“Kalau tahun lalu 49 ekor dipotong satu hari. Tahun ini dibagi dua hari,” jelas drh Sariyati.

Kehadiran sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto juga disambut baik oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.

Ia hadir langsung saat penyerahan sapi dan menilai bantuan tersebut sebagai bukti nyata kepedulian Presiden terhadap daerah kelahirannya.

“Pak Prabowo berdarah Banyumas. Jadi wajar jika bantuannya mengalir ke sini. Ini kontribusi langsung untuk masyarakat, dan kami sangat berterima kasih,” ujar Sadewo.

Daging sapi kurban ini akan didistribusikan kepada 236 kepala keluarga di Kampung Rahayu, 25 warga Puri Indah, serta sejumlah pondok pesantren dan masyarakat sekitar Masjid Az Zahra.

Selain sapi dari Presiden, Pemkab Banyumas juga menyalurkan 9 ekor sapi dan 45 kambing kurban dari berbagai instansi pemerintah dan swasta. Penyaluran daging dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan melingkupi aktivitas di RPH Purwokerto. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pemotongan hewan kurban, tapi juga menjadi sarana edukasi dan tempat berkumpulnya warga.

Banyak anak-anak yang antusias belajar langsung tentang proses penyembelihan kurban dan asal-usul daging yang mereka konsumsi.

“Kami senang bisa hadir, selain menyaksikan proses kurban, anak-anak juga bisa belajar langsung. Tahu bagaimana caranya, dan tahu dari mana daging kurban berasal,” tambah Wili.

Penyembelihan sapi kurban Presiden Prabowo menjadi momen spesial di Idul Adha tahun ini. Bukan hanya karena ukuran sapi yang luar biasa besar, tapi juga karena menciptakan rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat Purwokerto. (dms/stch)

Berita Sebelumnya
Peningkatan kasus dbd di cilacap sepanjang mei 2025, waspadai musim kemarau basah

Peningkatan Kasus DBD di Cilacap Sepanjang Mei 2025, Waspadai Musim Kemarau Basah

Berita Selanjutnya
Bpbd gelar pelatihan kaji cepat bencana

BPBD Kebumen Perkuat SDM Tanggap Bencana Lewat Pelatihan Kaji Cepat di Desa Rawan