Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

8 Lifter Indonesia Siap Tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, PB PABSI Bidik 4 Medali

PABSI Bidik Empat Medali Asian GamesPABSI Bidik Empat Medali Asian Games
LATIHAN: Lifter Rizki Juniansyah melakukan angkatan clean and jerk saat mengikuti pemusatan latihan cabang angkat besi di Mess Kwini, Jakarta

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) menargetkan empat medali dari cabang angkat besi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Target tersebut akan diperjuangkan delapan lifter Indonesia yang telah mendapat persetujuan untuk tampil dalam pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Target empat medali ditetapkan berdasarkan pemetaan kekuatan atlet serta perhitungan tim ahli PB PABSI.

Tim menilai delapan lifter yang dipersiapkan memiliki peluang untuk membawa pulang medali dari ajang yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono mengatakan, seluruh atlet yang masuk dalam daftar sudah mendapatkan persetujuan untuk berangkat ke Jepang. Tim ahli kemudian melakukan analisis terhadap peluang masing-masing lifter.

“Delapan atlet sudah pasti dan sudah disetujui, kami akan berangkat. Sudah diprediksi oleh tim ahli kira-kira dapat empat medali. Kami akan lihat apakah target itu bisa tercapai,” kata Djoko kepada ANTARA di Kantor Kemenpora, Jakarta.

Indonesia menyiapkan komposisi empat lifter putra dan empat lifter putri untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para atlet tersebut akan bersaing di sejumlah kelas yang telah ditentukan.

Di sektor putra, Indonesia mengandalkan Ricko Saputra di kelas 60 kilogram, Eko Yuli Irawan di kelas 65 kilogram, Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kilogram, serta Rizki Juniansyah di kelas 85 kilogram.

Sementara itu, sektor putri diperkuat Luluk Diana Tri Wijayana di kelas 49 kilogram, Juliana Klarisa di kelas 53 kilogram, Natasya Beteyob di kelas 61 kilogram, dan Indah Afriza di kelas 69 kilogram.

Delapan lifter tersebut diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik setelah menjalani persiapan menuju ajang olahraga multievent tingkat Asia tersebut.

Meski telah menetapkan target empat medali, PB PABSI belum menyebutkan secara spesifik warna medali yang diharapkan dapat diraih para lifter Indonesia.

Menurut Djoko, target yang diberikan tim ahli lebih berfokus pada jumlah medali.

Artinya, empat medali menjadi sasaran utama yang harus diperjuangkan seluruh atlet.

“Menurut tim ahli, peluang dari delapan itu empat medali. Medalinya apa tidak disebut. Pokoknya empat medali,” ujarnya.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi delapan lifter yang akan membawa nama Indonesia di Jepang.

Persaingan di cabang angkat besi Asian Games diperkirakan cukup ketat karena mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara Asia.

Indonesia memiliki rekam jejak cukup kuat di cabang angkat besi. Sejumlah lifter nasional sebelumnya berhasil meraih prestasi di level Asian Games hingga Olimpiade.

Salah satu lifter yang menjadi tumpuan Indonesia adalah Rahmat Erwin Abdullah.

Ia merupakan satu-satunya atlet dalam daftar delapan lifter yang berstatus sebagai juara bertahan Asian Games.

Pada Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023, Rahmat berhasil meraih medali emas di kelas 73 kilogram. Ketika itu, ia mencatat total angkatan 359 kilogram.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena Rahmat juga mencatat rekor Asian Games dan rekor dunia clean and jerk pada saat itu. Ia berhasil melakukan angkatan seberat 201 kilogram pada nomor clean and jerk.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Rahmat menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Namun, ia tetap harus menghadapi persaingan ketat dari para lifter terbaik Asia.

Selain Rahmat, perhatian juga tertuju kepada Rizki Juniansyah. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut akan menjalani penampilan perdananya di Asian Games.

Rizki akan tampil di kelas 85 kilogram dalam daftar atlet Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya.

Kehadirannya menjadi salah satu kekuatan penting dalam upaya PB PABSI memenuhi target empat medali.

Sebelumnya, Rizki sempat diproyeksikan bersaing dengan Rahmat untuk menentukan atlet yang akan mengisi kelas 75 kilogram.

Namun, pada akhirnya keduanya masuk dalam daftar dengan kelas pertandingan masing-masing.

Pengalaman Rizki sebagai juara Olimpiade menjadi salah satu modal yang diharapkan dapat membantu Indonesia bersaing dalam perebutan medali di Jepang.

Persiapan tim angkat besi Indonesia juga didukung lima ofisial. Mereka terdiri atas Dirdja Wihardja, Erwin Abdullah, Samsusi, Sri Indriyani, dan Triyatno.

Tim tersebut akan mendampingi delapan lifter selama persiapan maupun pelaksanaan pertandingan.

Dukungan tim pelatih dan ofisial menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi atlet sekaligus menyusun strategi menghadapi lawan.

Dengan kombinasi lifter berpengalaman dan atlet yang memiliki prestasi internasional, PB PABSI berharap target empat medali dapat direalisasikan.

Jadwal Angkat Besi Asian Games 2026

Cabang olahraga angkat besi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23–29 September 2026.

Pertandingan akan digelar di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang. Para lifter Indonesia akan bersaing dengan atlet dari berbagai negara Asia untuk memperebutkan medali.

Dengan delapan atlet yang telah ditetapkan dan target empat medali dari tim ahli, PB PABSI kini tinggal memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

Performa Rahmat sebagai juara bertahan serta pengalaman Rizki sebagai juara Olimpiade menjadi dua modal penting Indonesia.

Namun, target tersebut tetap harus dibuktikan di arena pertandingan. Delapan lifter Indonesia diharapkan mampu tampil maksimal dan menjaga peluang Merah Putih untuk kembali meraih prestasi di cabang angkat besi Asian Games 2026. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kebiasaan Buruk yang Merusak Ginjal

Ahli Ingatkan Bahaya Kebiasaan Pagi yang Memicu Masalah Ginjal

Berita Selanjutnya
Rayakan Tiga Bulan Usia Baby Soso

Alyssa Daguise Haru Rayakan 3 Bulan Baby Soso, Ungkap Suka Duka Jadi Ibu