BANYUMASEKSPRES.ID, Bintang bulu tangkis Jepang Maya Taguchi tengah mencuri perhatian setelah meraih gelar juara dalam dua turnamen internasional secara beruntun.
Terbaru, Taguchi bersama Yuta Watanabe sukses menjuarai Korea Masters 2026 nomor ganda campuran.
Taguchi dan Watanabe memastikan gelar tersebut setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Jaehyun Kim dan Hajeong Jang, pada final yang berlangsung di Gimnasium Yi Sun-sin, Asan, Sabtu (9/8/2026).
Pasangan Jepang tersebut tampil dominan dan mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-14.
Hasil tersebut sekaligus membuat Taguchi mencatatkan gelar kedua secara beruntun.
Sebelumnya, Taguchi-Watanabe juga berhasil menjadi juara Taiwan Open Super 300.
Konsistensi tersebut menunjukkan perkembangan pesat pasangan Jepang tersebut di level internasional.
Media Jepang, The Answer, melaporkan pada 10 Agustus bahwa keberhasilan Taguchi mendapat perhatian dari penggemar bulu tangkis di berbagai negara.
Sorotan semakin besar setelah Taguchi membagikan perasaannya melalui akun Instagram pribadinya.
Taguchi mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan selama Korea Masters 2026.
Ia juga langsung mengarahkan fokus ke turnamen berikutnya, yakni Kejuaraan Dunia.
“Terima kasih atas dukungan Anda untuk Korea Masters 2026. Selanjutnya adalah Kejuaraan Dunia. Saya akan melakukan yang terbaik,” tulis Taguchi.
Taguchi juga membagikan foto bersama Watanabe ketika mengikuti acara penghargaan.
Unggahan tersebut kemudian dipenuhi komentar dari penggemar dalam berbagai bahasa, termasuk Jepang, Inggris, dan Mandarin.
Popularitas Taguchi bahkan semakin meningkat di Korea Selatan. Ia disebut mendapat perhatian karena dianggap memiliki kemiripan wajah dengan Hani, salah satu anggota grup NewJeans.
Selain membicarakan penampilannya, penggemar juga memberikan apresiasi terhadap performa Taguchi di lapangan.
Sejumlah komentar berisi ucapan selamat sekaligus dukungan agar pebulu tangkis muda tersebut terus meraih prestasi di turnamen berikutnya.
Prestasi di Korea Masters juga menambah koleksi gelar Taguchi-Watanabe sejak keduanya mulai berpasangan pada 2025.
Gelar tersebut menjadi trofi kelima yang mereka raih sebagai pasangan ganda campuran.
Sepanjang 2026, Taguchi-Watanabe telah menunjukkan performa yang cukup konsisten.
Selain menjuarai Singapore International Challenge dan Taiwan Open, mereka juga berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia.
Pasangan tersebut juga mampu melangkah hingga perempat final China Open Super 1000.
Hasil-hasil tersebut menjadi indikator perkembangan mereka di tengah persaingan ganda campuran dunia yang semakin ketat.
Performa konsisten itu turut berdampak pada posisi mereka di peringkat dunia. Setelah berada di posisi ke-19 pada akhir Juli, Taguchi-Watanabe naik tiga tingkat menjadi peringkat ke-16 dunia pada pekan berikutnya.
Bagi Taguchi, perkembangan tersebut menjadi pencapaian penting mengingat usianya masih muda.
Lahir pada 2005, ia sebelumnya sudah menunjukkan potensi besar di level junior.
Taguchi pernah memenangkan gelar ganda putri Kejuaraan Dunia Junior 2023 bersama Aya Tamaki.
Pada tahun yang sama, ia juga membantu Jepang meraih medali emas nomor beregu campuran di Kejuaraan Junior Asia.
Kini, Taguchi mulai memperlihatkan kemampuan bersaing di level senior.
Dua gelar beruntun di Taiwan dan Korea menjadi bukti bahwa dirinya bersama Watanabe mulai menjadi pasangan yang patut diperhitungkan.
Setelah sukses di Korea Masters 2026, perhatian Taguchi kini beralih ke Kejuaraan Dunia.
Ia berharap momentum positif tersebut dapat terus berlanjut dan membantu dirinya bersama Watanabe memperbaiki pencapaian di turnamen internasional berikutnya.
Dengan usia yang masih muda dan tren prestasi yang terus meningkat, Taguchi berpeluang menjadi salah satu wajah generasi baru bulu tangkis Jepang.
Gelar Korea Masters sekaligus peringkat ke-16 dunia menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di level tertinggi. (*/stch/dda)
















