BANYUMASEKSPRES.ID, YOGYAKARTA – Musim kemarau kembali menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya Kabupaten Gunungkidul.
Penyusutan debit air tanah membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak.
Salah satunya dilakukan Astra Motor Yogyakarta (AMY) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyalurkan bantuan berupa 20 tangki air bersih.
Bantuan tersebut didistribusikan langsung kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akses air bersih di Kabupaten Gunungkidul.
Penyaluran difokuskan pada dua wilayah yang dinilai membutuhkan pasokan air, yakni Dusun Kendal dan Kecamatan Tepus.
Dari total 20 tangki air bersih yang disiapkan, sebanyak 12 tangki disalurkan kepada warga Dusun Kendal.
Sementara delapan tangki lainnya didistribusikan ke wilayah Kecamatan Tepus.
Kedua wilayah tersebut termasuk kawasan yang menghadapi tantangan ketersediaan air ketika musim kemarau mencapai puncaknya.
Debit air tanah yang menyusut membuat pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi semakin sulit.
Bantuan air bersih dari Astra Motor Yogyakarta mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Bagi warga yang mengalami keterbatasan sumber air, pasokan tersebut dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan dasar.
Air bersih diperlukan untuk kebutuhan memasak, minum, sanitasi, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Sebagian masyarakat juga membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan ternak.
Ketika sumber air mengalami kekeringan, warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk memperoleh air.
Tidak sedikit pula masyarakat yang harus mengeluarkan biaya tambahan dengan membeli air untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, distribusi bantuan air bersih menjadi sangat berarti bagi masyarakat Gunungkidul yang terdampak musim kemarau.
Adm and Finance Region Head Astra Motor Yogyakarta, Rissyo Melandy, mengatakan pihaknya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat.
“Air bersih adalah salah satu kebutuhan paling esensial bagi kehidupan. Melalui pendistribusian 20 tangki air bersih ke Dusun Kendal dan Kecamatan Tepus ini, Astra Motor Yogyakarta berharap dapat hadir langsung untuk meringankan beban masyarakat Gunungkidul dalam menghadapi musim kemarau,” ungkap Rissyo Melandy.
Penyaluran 20 tangki air bersih dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.
Sebanyak 12 tangki diberikan kepada masyarakat di Dusun Kendal. Sementara delapan tangki lainnya dikirimkan ke wilayah Kecamatan Tepus.
Distribusi tersebut diharapkan dapat membantu warga menghadapi kondisi kemarau, terutama ketika sumber air di lingkungan mereka mengalami penurunan debit.
Bantuan air bersih juga menjadi bentuk respons terhadap kondisi masyarakat yang harus menghadapi tantangan pemenuhan kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Bagi warga, kehadiran pasokan air dari program CSR tersebut tidak hanya mengurangi kesulitan dalam mendapatkan air, tetapi juga membantu mengurangi beban biaya yang mungkin harus dikeluarkan untuk membeli air.
Rissyo menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Astra Motor Yogyakarta untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan bisnis.
Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan juga menjadi bagian dari nilai yang terus dikembangkan.
Program bantuan air bersih ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air akibat musim kemarau.
Astra Motor Yogyakarta juga menyelaraskan kegiatan sosialnya dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Prinsip tersebut menjadi salah satu bagian yang diperhatikan perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis dan kontribusi sosial.
Melalui program tersebut, perusahaan berupaya memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Kegiatan penyaluran air bersih ke Gunungkidul juga sejalan dengan empat pilar kontribusi sosial Astra Motor.
Empat pilar tersebut mencakup bidang kesehatan melalui AM Health, pendidikan melalui AM Smart, lingkungan melalui AM Greeners, serta kewirausahaan melalui AM Growth.
Bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat Gunungkidul menjadi salah satu bentuk kontribusi di bidang lingkungan sekaligus kepedulian sosial.
Ketersediaan air bersih memiliki hubungan erat dengan kualitas kehidupan masyarakat.
Ketika pasokan air terbatas, masyarakat tidak hanya menghadapi persoalan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga harus menyesuaikan berbagai aktivitas rumah tangga.
Dengan adanya bantuan tersebut, warga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik selama menghadapi musim kemarau.
Musim kemarau yang menyebabkan berkurangnya sumber air membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, maupun masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk membantu warga yang terdampak.
Penyaluran 20 tangki air bersih oleh Astra Motor Yogyakarta menjadi salah satu contoh dukungan dari sektor swasta dalam menghadapi persoalan tersebut.
Bantuan yang diberikan kepada warga Dusun Kendal dan Kecamatan Tepus diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air untuk sementara waktu sekaligus meringankan beban masyarakat.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi penting ketika kondisi lingkungan menyebabkan sumber daya air semakin terbatas.
Astra Motor Yogyakarta berharap kontribusi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gunungkidul.
Melalui kegiatan CSR dan berbagai program sosial lainnya, perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang perlu dijaga bersama.
Di tengah musim kemarau, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu kunci untuk membantu masyarakat melewati masa sulit dan memastikan kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi. (*/stch/dda)
















