Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

BPBD Kebumen Kenalkan Penanggulangan Bencana kepada Siswa PAUD

Bpbd kenalkan penanggulangan bencana pada siswa paudBpbd kenalkan penanggulangan bencana pada siswa paud

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Suasana berbeda terlihat di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen pada Jumat, 9 Mei. Hari itu, kantor BPBD Kebumen kedatangan siswa Pos PAUD Setyorini dari Desa Logede, Kecamatan Pejagoan.

Anak-anak tampak sangat antusias dengan kegiatan yang diadakan oleh BPBD Kebumen. Mereka terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar tugas dan fungsi BPBD.

Kepala BPBD Kebumen, Udi Cahyono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Selama kunjungan, anak-anak mendapatkan edukasi mengenai jenis-jenis bencana, ancaman bencana, cara evakuasi mandiri, serta teknik pemadaman kebakaran hutan dan lahan,” kata Udi Cahyono, yang didampingi oleh Kepala Bagian Humas, Heri Purwoto.

Heri Purwoto menambahkan bahwa selain paparan materi, anak-anak juga mengikuti praktik simulasi evakuasi dan pemadaman api. Kegiatan tersebut dilakukan oleh narasumber dari BPBD Kebumen.

“Diharapkan melalui edukasi ini, anak-anak bisa menyampaikan pengetahuan yang mereka peroleh kepada keluarga. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya melakukan evakuasi mandiri saat terjadi bencana di lingkungan sekitar,” kata Heri.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kebumen berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya penanggulangan bencana dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Edukasi penanggulangan bencana ini juga menjadi langkah awal untuk membentuk budaya kesiapsiagaan sejak dini, sehingga pengetahuan tersebut bisa diteruskan kepada keluarga dan masyarakat.

Dengan melibatkan siswa PAUD, BPBD Kebumen berharap generasi muda semakin memahami bahaya bencana dan pentingnya tindakan tanggap darurat yang tepat.

Diharapkan, mereka akan menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi tentang penanggulangan bencana kepada orang tua dan lingkungan sekitar. (cah/*stch)

Berita Sebelumnya
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Masyarakat Pengelola Pertanian Berkelanjutan (MAPAN) di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos.

Kilang Cilacap Bangkitkan Peran Kelompok Wanita Tani Maos Melalui Budidaya Hidroponik

Berita Selanjutnya
Mimpi dari peti kemas bekas bisa mengemas masa depan

Kantin Kontainer UIN Saizu, Peti Kemas Bekas sebagai Beasiswa Kewirausahaan untuk Mahasiswa Menjalankan Bisnis