Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dian Sastrowardoyo Ungkap Kekayaan Budaya di ‘Galaxy Quest of Indonesia’

Dian sastro tanpa naskah lebih banyak kejutanDian sastro tanpa naskah lebih banyak kejutan

BANYUMASEKSPRES.ID, Aktris terkenal Dian Sastrowardoyo kembali mencuri perhatian publik, kali ini dalam peran yang berbeda dari biasanya.

Bukan sebagai bintang film ataupun duta merek, Dian tampil sebagai penjelajah budaya dalam sebuah reality show bertajuk “Galaxy Quest of Indonesia” yang akan tayang perdana pada 13 Juni 2025.

Berbeda dengan peran sebelumnya, program ini menghadirkan Dian dalam situasi yang sepenuhnya spontan, tanpa naskah atau pengarahan, sehingga setiap tantangan yang dihadapinya menjadi sebuah kejutan penuh makna.

“Ini perjalanan dengan satu misi, tetapi semuanya masih menjadi misteri,” ungkap Dian saat konferensi pers yang digelar pada Selasa (10/6).

Dalam acara tersebut, Dian bergabung dengan Tim Galaxy Yogyakarta bersama dua tokoh muda lainnya, Omara Esteghlal dan Kelvin Steviano.

Mereka menghadapi tantangan untuk mengeksplorasi kuliner tradisional yang mulai terlupakan, salah satunya adalah gudeg manggar, yang terbuat dari bunga kelapa muda dan kini semakin sulit ditemukan.

Dian mengungkapkan bahwa meskipun dirinya besar di Jakarta dan cukup sering mengunjungi Yogyakarta, baru kali ini ia mendengar dan mencicipi gudeg manggar. Proses pencarian penjual gudeg manggar sendiri menjadi sebuah petualangan yang unik.

“Saya baru tahu ada gudeg manggar, dan ternyata rasanya enak sekali, unik. Tapi sayangnya, kini gudeg ini semakin jarang ditemukan. Ini adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ujarnya dengan penuh antusiasme.

Menurut Dian, pengalaman ini membawanya untuk kembali merenungkan banyak hal, mulai dari budaya, sejarah, hingga cara menjaga nilai-nilai lokal agar tidak hilang begitu saja.

Tidak sekadar mencicipi makanan, Dian dan timnya ditantang untuk memahami filosofi di balik setiap sajian. Dari proses memasak hingga cerita-cerita turun-temurun yang dibagikan oleh para pemilik usaha kuliner, semuanya memberikan kesan yang mendalam bagi Dian.

“Ada momen-momen di mana saya merasa benar-benar belajar, tidak hanya tentang makanan, tetapi juga tentang cara memandang sesuatu dengan lebih mendalam,” tuturnya.

Program ini tidak hanya mempertemukan lintas generasi, tetapi juga menampilkan interaksi dari berbagai latar belakang. Dian, dengan pengalamannya yang kaya, berbaur dengan para konten kreator muda yang memiliki gaya berpikir cepat.

Kehadiran Dian dalam program ini memberikan nuansa baru sekaligus mengangkat kembali kebudayaan lokal yang mungkin sudah terlupakan.

Dengan cara yang lebih segar dan alami, penonton diajak untuk ikut merasakan petualangan budaya yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif.

Dian berharap, melalui acara ini, publik bisa lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki.

Melalui pendekatan yang lebih personal, Dian berhasil menghadirkan cerita yang tidak hanya menarik tetapi juga menginspirasi. Sebuah perjalanan yang bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang pemahaman dan penghargaan terhadap kekayaan budaya yang ada di sekitar kita.

Kehadiran program seperti ini diharapkan bisa menjadi jembatan yang menghubungkan generasi saat ini dengan warisan budaya yang berharga, serta mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai lokal.

Melalui pengalaman ini, Dian Sastrowardoyo tidak hanya memperlihatkan sisi lain dari dirinya tetapi juga memberikan inspirasi kepada banyak orang untuk lebih peduli dan mencintai budaya lokal.

Dengan begitu banyak hal yang bisa dipelajari dan dinikmati, “Galaxy Quest of Indonesia” menjanjikan sebuah perjalanan yang penuh makna dan kaya akan nilai-nilai budaya yang patut dilestarikan. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Rekomendasi kamera underwater untuk diving

5 Kamera Underwater Terbaik untuk Pecinta Diving, Tahan Tekanan Dengan Resolusi 4K

Berita Selanjutnya
Muse

MUSE Live Jakarta 2025: Jadwal dan Harga Tiket