BANYUMASEKSPRES.ID, Di tengah gemerlap dunia sepak bola modern, hanya sedikit pemain yang mampu melampaui batas antara olahraga dan dunia mode secara otentik. Sosok seperti David Beckham pernah mencuri perhatian dengan gaya dan kepribadiannya, dan kini giliran Jules Kounde yang melanjutkan warisan itu.
Jules Kounde bukan hanya dikenal karena ketangguhannya sebagai bek tangguh Barcelona dan Timnas Prancis. Lebih dari itu, gaya berpakaiannya yang unik dan inovatif menjadikannya ikon mode yang mencuri perhatian publik. Ia tampil beda, jauh dari citra pesepak bola glamor yang hanya mengenakan brand besar dari ujung kepala sampai kaki.
Sebelum resmi bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2022, Kounde sudah menunjukkan ketertarikan besar pada dunia mode saat masih memperkuat Sevilla. Penampilannya di luar lapangan selalu menjadi sorotan, menampilkan gaya yang eksperimental dan autentik, tanpa terjebak dalam stereotip glamor konvensional.
Sejak bergabung dengan Blaugrana, Kounde memanfaatkan momen “tunnel walk”—saat para pemain berjalan memasuki stadion—sebagai panggung untuk memamerkan gaya personalnya. Ini adalah tradisi yang umum di dunia olahraga Amerika, tapi masih relatif baru di Eropa, dan Kounde berhasil membuatnya menjadi tren.
Gaya busana Kounde di “tunnel walk” tidak kalah dengan koleksi di Paris Fashion Week. Ia berani memadupadankan skorts, rompi rajut tanpa lengan, sepatu boot berhak tinggi, hingga setelan jas elegan. Penampilannya kerap menjadi pernyataan seni dan budaya, bukan sekadar gaya semata.
Selain mengenakan produk dari brand besar, Kounde juga mendukung desainer muda dan label independen, seperti Aimé Leon Dore. Ia bahkan tampil mengenakan jersey bertema bunga sakura milik timnas Jepang, menambah dimensi budaya dalam gaya berpakaiannya.
Sebagai duta Adidas, Kounde mendapatkan akses khusus untuk menggabungkan olahraga dan mode dengan mulus. Adidas tengah membangun citra stylish bersama atletnya, melalui kolaborasi seperti Labrum x Adidas x Arsenal dan Stella McCartney x Adidas x Arsenal Women.
Adidas bahkan memproduksi jaket kulit edisi khusus Liga Champions untuk Kounde, yang dikenakannya sebelum laga penting musim lalu. Ia juga menjadi wajah kampanye sneaker ikonik Adidas Samba.
Tak hanya soal outfit sehari-hari, kiprah Kounde di dunia mode semakin kuat ketika pada akhir 2024, ia dipercaya menjadi wajah kampanye label desainer ternama asal Prancis, Simon Porte Jacquemus.
Selanjutnya, ia muncul dalam kampanye debut SR_A Engineered by Zara, sebuah kolaborasi inovatif karya Samuel Ross, murid mendiang Virgil Abloh dan pendiri A-COLD-WALL.
Kampanye ini difoto oleh Gabriel Moses, fotografer sinematik yang tengah naik daun dan juga menggarap kampanye Adidas Y-3 x Real Madrid bersama Jude Bellingham dan Zinedine Zidane.
Keunikan Kounde adalah usahanya menembus industri mode secara organik. Ia kerap mengunjungi butik-butik niche di Paris dan London sendiri, tanpa stylist, untuk mencari item unik yang mencerminkan gaya pribadinya.
Meski saat itu pelatih Barcelona, Hansi Flick, menerapkan dress code ketat sebelum pertandingan, Kounde tetap mengekspresikan gaya uniknya selepas laga, membuktikan bahwa mode adalah bahasa ekspresi diri yang tak bisa dibatasi.
Puncak pengakuan datang saat Kounde menghiasi sampul mingguan GQ Hype, majalah gaya hidup terkemuka Prancis. Dalam sesi pemotretan tersebut, ia tampil mengenakan mantel Dior Men, kemeja, celana, sepatu boot hujan, dan dasi Prada.
Dalam wawancara eksklusif dengan GQ, Kounde menyebut gaya pribadinya sebagai streetwear yang terinspirasi dari tokoh kreatif seperti Junya Watanabe, Colm Dillane alias KidSuper, Virgil Abloh, dan Pharrell Williams.
GQ menulis, “Pada usia 24 tahun, ia adalah salah satu pesepak bola Prancis paling bertalenta. Selain karier gemilangnya bersama FC Barcelona dan tim nasional, sang duta Adidas muda ini juga telah menjadi sosok kunci dalam inspirasi gaya. Temui kaisar mode yang baru: Jules Kounde.”
Jules Kounde membuktikan bahwa di era modern, pesepak bola tidak hanya berprestasi di lapangan hijau, tapi juga bisa menjadi ikon fashion yang berpengaruh dan otentik. (*stch)
















