Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Gedung Sudarsini RSU Purbowangi Diresmikan: Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Rsu purbowangi resmikan gedung sudarsiniRsu purbowangi resmikan gedung sudarsini

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025, Rumah Sakit Umum (RSU) Purbowangi meresmikan Gedung Sudarsini sebagai bentuk komitmen meningkatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Acara peresmian ini secara langsung dilakukan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir bersama sejumlah tokoh penting di wilayah tersebut.

Bupati Lilis didampingi oleh pendiri sekaligus Komisaris Utama RSU Purbowangi, dr H Fatah Widodo SpM, dan Direktur RSU Purbowangi, dr HA Dwi Budi Satrio MKes.

Kehadiran para tokoh publik menambah makna simbolis peresmian tersebut sebagai langkah nyata dalam pembangunan layanan kesehatan yang berpihak pada masyarakat.

Turut hadir pula dalam acara ini mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus mantan Bupati Kebumen, Hj Rustriningsih, bersama mantan Rektor Unsoed Purwokerto Prof Dr Ir Suwarto.

Tidak ketinggalan, Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah dr Faiz Alaudien Reza Mardhika serta Ketua Baznas Kebumen H Bambang Sucipto juga hadir untuk memberikan dukungan moral dan kolaboratif.

Direktur RSU Purbowangi, dr HA Dwi Budi Satrio, dalam sambutannya menjelaskan bahwa peresmian Gedung Sudarsini ini bukan hanya sebagai simbol fisik semata, tetapi menjadi bagian dari refleksi Hari Kebangkitan Nasional yang memperkuat semangat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa tantangan besar masih dihadapi, khususnya angka kemiskinan yang masih tinggi di wilayah Kebumen.

Menurut Budi Satrio, persoalan kemiskinan memiliki hubungan yang erat dengan status kesehatan. Akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural yang selama ini menghambat kemajuan masyarakat daerah.

“Kami meyakini akses terhadap layanan kesehatan yang adil, terjangkau dan berkualitas adalah salah satu kunci untuk memutus rantai kemiskinan struktural,” tegasnya dalam pidato penuh makna.

Dalam rangka mendukung upaya tersebut, RSU Purbowangi menjalin sinergi dengan Baznas Kebumen untuk menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar rumah sakit.

Langkah ini mempertegas bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat tak bisa dipisahkan dari penguatan layanan kesehatan.

Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata yang dilakukan oleh RSU Purbowangi. Menurutnya, peresmian Gedung Sudarsini adalah sebuah tonggak sejarah penting dalam pelayanan publik.

“Hari ini, RSU Purbowangi menghadirkan tonggak sejarah baru. Gedung Sudarsini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan representasi dari niat tulus dan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen akan terus membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak, termasuk RSU Purbowangi, untuk menjadikan rumah sakit tersebut sebagai salah satu rumah sakit rujukan unggulan, khususnya di wilayah barat Kebumen yang masih sangat membutuhkan layanan kesehatan spesialis.

Fokus pengembangan layanan spesifik, seperti penanganan mata dan retina, menjadi salah satu prioritas yang diangkat dalam peresmian tersebut.

Layanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan menjadi bentuk respons RSU Purbowangi terhadap kebutuhan riil di lapangan, sekaligus memperkuat posisi rumah sakit dalam penyediaan layanan spesialis di luar kota besar.

Langkah strategis ini tak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan, tetapi juga menandai komitmen RSU Purbowangi dalam mewujudkan sistem layanan medis yang inklusif dan progresif, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kelas menengah ke bawah yang selama ini kesulitan menjangkau layanan spesialis.

Peresmian Gedung Sudarsini pun diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi kesehatan lain di daerah untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam memperluas dampak sosial ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan berbasis kesehatan. (mam/stch)

Berita Sebelumnya
195 bencana terjadi dalam 5 bulan

Temanggung Diterjang 195 Bencana Alam dalam 5 Bulan, Longsor dan Cuaca Ekstrem Paling Dominan

Berita Selanjutnya
Pemkab wacanakan relokasi warga maribaya

Pemkab Purbalingga Wacanakan Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Maribaya Karanganyar