BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kejadian kecelakaan kapal di wilayah Perairan Cilacap menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024.
Hingga pertengahan tahun ini, telah terjadi 17 insiden kecelakaan dengan dua korban jiwa, meningkat dibandingkan dengan 14 kasus yang tercatat sepanjang tahun 2024.
Humas Kantor Basarnas Cilacap, Syaeful Anwar, mengungkapkan bahwa jumlah kasus evakuasi medis atau medevac menjadi perhatian utama karena mencapai lima kasus pada tahun ini.
Kejadian medevac ini tidak dapat dianggap sepele karena menunjukkan adanya situasi darurat kesehatan yang membutuhkan penanganan segera di tengah laut.
“Kami mencatat adanya lima kasus evakuasi medis (medevac), satu sinyal marabahaya (distress alert), tiga kapal hilang kontak, empat kapal terbalik, tiga orang jatuh ke laut (man over board), dan satu kasus kapal bocor,” ungkap Syaeful dalam pernyataannya kepada awak media.
Syaeful menambahkan bahwa peningkatan jumlah kecelakaan ini disebabkan oleh beberapa faktor penting.
Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi merupakan salah satunya. Kondisi alam yang tidak dapat diprediksi ini sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para nelayan dan operator kapal yang beraktivitas di perairan Cilacap.
Selain itu, kondisi kapal yang kurang layak serta minimnya alat keselamatan juga turut berperan dalam meningkatkan risiko kecelakaan.
Menyikapi situasi ini, Basarnas Cilacap terus melakukan sosialisasi dan memberi imbauan kepada para nelayan dan operator kapal agar selalu waspada saat melaut.
Mereka disarankan untuk rutin memeriksa kondisi cuaca sebelum berangkat, memastikan kelaikan kapal, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan yang memadai sebagai langkah antisipatif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan cepat mengenai insiden di laut juga diapresiasi oleh Syaeful.
Menurutnya, kolaborasi masyarakat sangat membantu tim SAR dalam mempercepat respons pencarian dan pertolongan sehingga operasi penyelamatan dapat dilakukan lebih efisien.
“Kami sangat mengapresiasi laporan cepat dari masyarakat, yang sering kali menjadi petunjuk awal yang krusial. Kolaborasi ini sangat membantu tim kami dalam mempercepat respons pencarian dan pertolongan,” tegasnya.
Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat sekitar serta upaya peningkatan kesadaran akan keselamatan pelayaran, diharapkan angka kecelakaan di perairan Cilacap dapat diminimalisir ke depannya.
Tim SAR bersama pemerintah daerah terus berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan kesiagaan guna menjamin keselamatan aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.
Berbagai upaya preventif terus dilakukan oleh pihak terkait guna menurunkan angka kecelakaan laut ini. Sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan pelayaran digalakkan untuk meningkatkan pemahaman nelayan akan pentingnya tindakan pencegahan sebelum melaut.
Selain itu, Basarnas juga bekerja sama dengan instansi terkait lainnya untuk memastikan bahwa peralatan keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik oleh para operator kapal.
Tidak hanya itu, Basarnas juga telah meningkatkan kemampuan teknis dan operasional tim SAR melalui pelatihan rutin agar selalu siap menghadapi berbagai situasi darurat di laut.
Dengan demikian, saat terjadi insiden atau keadaan darurat lainnya, tim SAR dapat merespons secara cepat dan tepat untuk mengurangi risiko lebih lanjut bagi korban maupun aset lainnya.
Keselamatan pelayaran memang menjadi prioritas utama terutama mengingat wilayah perairan Cilacap merupakan jalur strategis bagi aktivitas ekonomi maritim dan perikanan lokal.
Peningkatan pengawasan terhadap kelaikan kapal serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi bagian integral dari upaya kolektif semua pihak terkait untuk menciptakan kondisi pelayaran yang aman bagi semua pengguna jalur laut tersebut.
Dengan berbagai langkah proaktif yang telah diambil oleh pemerintah setempat bersama masyarakat, harapan besar pun terletak pada penurunan angka kecelakaan laut di masa mendatang sekaligus menjamin keselamatan seluruh aktivitas kelautan di wilayah Cilacap. (rey/stch)
















