Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
7 Uang Kuno Indonesia yang Bernilai Jutaan Rupiah, Cek di Rumah!
Jemaah Haji Banyumas Mulai Dipulangkan 14 Juni, Satu Jemaah yang Sempat Tertinggal Sudah Berangkat
Catat, Ini Cara Tetap Kuliah Meski Gagal Lolos SNBT 2025

Jemaah Haji Banyumas Mulai Dipulangkan 14 Juni, Satu Jemaah yang Sempat Tertinggal Sudah Berangkat

Jemaah haji dipulangkan 14 juniJemaah haji dipulangkan 14 juni

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Rangkaian ibadah haji tahun ini memasuki fase akhir. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas tengah bersiap menyambut kepulangan para jemaah haji asal daerah tersebut.

Berdasarkan jadwal resmi, kloter pertama jemaah asal Banyumas akan tiba di tanah air mulai Sabtu, 14 Juni 2025. Pemulangan dilakukan secara bertahap hingga kloter terakhir tiba pada Minggu, 15 Juni 2025.

Abdul Malik, Pelaksana Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banyumas, menjelaskan bahwa lokasi kedatangan jemaah telah ditentukan. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan Menara Teratai, kali ini seluruh jemaah akan disambut di GOR Satria Purwokerto.

“Tidak di Menara Teratai. Kesepakatannya seperti itu,” ujar Malik, menegaskan hasil koordinasi bersama pihak terkait.

Penentuan GOR Satria sebagai lokasi kedatangan dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai aspek kenyamanan dan kemudahan logistik.

Lokasi ini dianggap lebih strategis untuk memfasilitasi penyambutan yang lebih tertib, terutama karena jemaah yang datang terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter).

Sementara itu, satu orang jemaah asal Karanglewas yang sempat tertinggal keberangkatan karena alasan medis akhirnya bisa diberangkatkan ke Tanah Suci.

Jemaah tersebut sebelumnya harus menjalani operasi, dan dinyatakan belum layak terbang bersama kloternya. Namun, setelah menjalani pemulihan dan pemeriksaan kesehatan lanjutan, ia diberangkatkan menyusul dengan kloter 93.

“Tim kesehatan yang terdiri dari satu dokter dan satu perawat mendampingi sampai jemaah dinyatakan layak terbang,” jelas Malik.

Proses pemberangkatan dilakukan sangat hati-hati. Kemenag memastikan seluruh protokol kesehatan terpenuhi sebelum jemaah diberangkatkan.

Pemeriksaan di Asrama Haji Donohudan dilakukan secara menyeluruh sejak Jumat, 30 Mei 2025, untuk menjamin jemaah tersebut benar-benar siap menjalani ibadah haji dengan kondisi tubuh yang stabil.

Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Kemenag juga melakukan koordinasi lintas sektor menjelang pemulangan jemaah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kegiatan Pasar Minggon yang rutin digelar setiap Minggu di area GOR Satria.

Demi kelancaran penyambutan, pasar tersebut dipastikan ditiadakan pada hari kedatangan kloter terakhir.

“Pasar Minggon clear. Fokus kami sekarang pemantauan puncak haji. Jemaah sehat dan selamat melewati Armuzna sebelum bersiap pulang ke Banyumas,” tambah Malik.

Pemantauan intensif dilakukan terutama pada fase puncak ibadah haji di Armuzna—yang mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kondisi fisik jemaah menjadi prioritas utama, karena fase ini membutuhkan energi dan stamina tinggi. Hingga saat ini, seluruh jemaah asal Banyumas dilaporkan dalam kondisi aman dan sehat.

Pihak Kemenag berharap seluruh jemaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan pulang ke tanah air dalam kondisi utuh, sehat, serta membawa kemabruran yang menjadi cita-cita setiap Muslim yang menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Kepulangan jemaah tahun ini bukan hanya menjadi momen penuh haru dan syukur bagi keluarga, tetapi juga momentum evaluasi bagi penyelenggaraan haji yang lebih baik ke depan.

Kemenag Banyumas pun memastikan, seluruh layanan penyambutan akan dikawal hingga jemaah kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. (yda/stch)

Berita Sebelumnya
Sederet uang kuno indonesia yang bernilai jutaan rupiah jika dijual kepada kolektor

7 Uang Kuno Indonesia yang Bernilai Jutaan Rupiah, Cek di Rumah!

Berita Selanjutnya
Kuliah Gratis hingga Lulus di Kampus Bergengsi Milik BUMN

Catat, Ini Cara Tetap Kuliah Meski Gagal Lolos SNBT 2025