Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

KAI Daop 5 Purwokerto Ganti Lima Wesel dalam Dua Pekan untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta

Lima Wesel Diganti dalam Dua PekanLima Wesel Diganti dalam Dua Pekan
HATI-HATI: Rangkaian kereta api melintasi jalur yang telah selesai ganti Wesel

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui upaya pemeliharaan prasarana dan penguatan mitigasi bencana.

Dalam beberapa pekan terakhir, perusahaan ini melakukan serangkaian kegiatan penting yang mencakup penggantian wesel di sejumlah stasiun serta penandatanganan kerja sama dengan Basarnas Cilacap.

Sejak pertengahan November, PT KAI Daop 5 telah secara aktif mengganti wesel di berbagai stasiun untuk memastikan jalur kereta tetap andal dan aman.

Penggantian wesel pertama dilakukan di Stasiun Patuguran pada Rabu (12/11), dilanjutkan dengan Stasiun Linggapura pada Jumat (14/11), dan Stasiun Lebeng pada Sabtu (15/11).

Terbaru, penggantian wesel juga dilakukan di Stasiun Meluwung pada Rabu (26/11) serta Stasiun Gandrungmangun pada Kamis (27/11).

Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto menegaskan bahwa seluruh pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keandalan jalur serta menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Wesel memiliki fungsi penting dalam pengaturan perpindahan jalur kereta api,” ujarnya dengan tegas.

Imanuel menjelaskan bahwa setiap pekerjaan telah diperhitungkan secara matang dalam pola operasi agar dampak keterlambatan dapat diminimalisir.

Namun demikian, ia mengakui bahwa potensi gangguan perjalanan tetap ada selama proses pekerjaan berlangsung.

“Selama proses pekerjaan berlangsung, akan ada potensi keterlambatan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan terus berupaya meminimalkan dampaknya,” tambahnya dengan penuh empati.

Untuk itu, Imanuel mengimbau kepada para pelanggan agar senantiasa memperhatikan pengumuman di stasiun, terutama terkait perubahan jalur ketika kereta masuk dan keluar.

Hal ini penting demi kenyamanan dan keselamatan semua penumpang yang menggunakan jasa kereta api.

Selain fokus pada pemeliharaan fisik jalur, KAI Daop 5 juga memperkuat mitigasi bencana melalui kerja sama strategis dengan Basarnas Cilacap.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan antara Vice President Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman dan Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah pada Selasa (25/11).

“Kerja sama ini merupakan wujud keseriusan KAI dalam meningkatkan aspek keselamatan dan mitigasi risiko,” ujar Mohamad Arie Fathurrochman.

Dengan adanya dukungan dari Basarnas, ia berharap bahwa respons terhadap kondisi darurat dapat lebih cepat, terukur, dan sesuai standar penanganan nasional.

Lebih lanjut, kerja sama ini juga mencakup peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan simulasi keadaan darurat bagi petugas KAI dan Basarnas.

Tujuannya adalah agar respons di lapangan dapat dilakukan secara seragam dan efektif sehingga mampu meminimalisir risiko serta meningkatkan tingkat kesiapsiagaan para petugas.

Di tengah upaya peningkatan aspek keselamatan ini, PT KAI Daop 5 Purwokerto terus berusaha memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Keberlanjutan operasional yang aman dan nyaman merupakan prioritas utama perusahaan dalam melayani kebutuhan transportasi publik.

Dengan adanya langkah-langkah strategis seperti penggantian wesel dan kerja sama mitigasi bencana ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelayanan yang sudah ada.

Sebagai perusahaan transportasi publik yang bertanggung jawab PT KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan komitmennya untuk selalu berada di garis depan dalam hal keselamatan perjalanan kereta api.

Upaya-upaya tersebut menjadi bukti nyata dari dedikasinya untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati sembari terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan bersama.(dms/dda)

Berita Sebelumnya
Teti Pimpin Golkar Cilacap

Teti Rohatiningsih Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Golkar Cilacap, Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029

Berita Selanjutnya
Merger Tujuh BUMN Karya Resmi Mundur

Merger Tujuh BUMN Karya Ditunda ke 2026, Fokus pada Restrukturisasi Keuangan