Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Ketersediaan Hewan Kurban di Banyumas Terjamin, Petugas Dinkannak Awasi Kesehatan Hewan

Dinkannak banyumas pastikan stok hewan kurban amanDinkannak banyumas pastikan stok hewan kurban aman

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) Kabupaten Banyumas memastikan bahwa stok hewan kurban tahun ini aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dinkannak Banyumas mencatat bahwa total ketersediaan hewan kurban yang siap dipasarkan mencapai angka cukup signifikan.

Tercatat ada 7.054 ekor sapi, 20 ekor kerbau, 12.094 ekor kambing, dan 483 ekor domba yang tersedia.

Jumlah ini bahkan melebihi prediksi kebutuhan masyarakat, yang diperkirakan sekitar 6.134 ekor sapi, 5 ekor kerbau, 10.138 ekor kambing, dan 409 ekor domba.

Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Sulistyo Widyashadi, menegaskan, “Masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok hewan kurban kita tahun ini lebih dari cukup.”

Ketersediaan hewan kurban tersebut tidak hanya berasal dari peternak lokal Kabupaten Banyumas.

Dinkannak juga mendatangkan pasokan hewan dari berbagai daerah sekitar seperti Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, dan Brebes. Setiap hewan yang masuk ke wilayah Banyumas wajib melewati pemeriksaan kesehatan yang ketat agar terhindar dari risiko penyakit menular.

“Petugas kami rutin melakukan pemeriksaan di kandang penampungan dan pasar hewan guna mendeteksi gejala klinis penyakit yang berpotensi membahayakan, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau Lumpy Skin Disease (LSD). Jika ditemukan hewan dengan gejala mencurigakan, tindakan penanganan segera dilakukan,” jelas Sulistyo.

Untuk mencegah penyebaran penyakit lebih luas, hewan ternak yang terindikasi sakit di pasar hewan akan langsung dikembalikan ke daerah asalnya.

Sedangkan bila ditemukan di kandang, petugas akan langsung melakukan pengobatan secara intensif untuk menjaga kesehatan hewan sebelum dijual.

Selama masa distribusi dan penjualan hewan kurban, sebanyak 30 petugas pemeriksa dari Dinkannak disiagakan secara khusus. Mereka bertugas memastikan semua hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan aman untuk dikurbankan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk proaktif melaporkan jika menemukan hewan ternak yang menunjukkan gejala sakit atau tidak sehat.

Pelaporan dapat dilakukan melalui mantri hewan di Puskeswan atau langsung menghubungi Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas.

Langkah-langkah ketat ini diambil guna menjamin kelancaran ibadah kurban sekaligus menjaga kesehatan hewan kurban sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat yang akan menerima daging kurban nantinya.

Dengan kesiapan stok dan pengawasan kesehatan hewan yang ketat, diharapkan pelaksanaan kurban di Banyumas pada Iduladha tahun ini berjalan lancar dan aman bagi semua pihak. (alw/stch)

Berita Sebelumnya
Kpk periksa lima saksi kasus suap rel ka

Dugaan Suap Pengadaan Rel KA: KPK Dalami Peran Lima Saksi dari Kemenhub

Berita Selanjutnya
Tka kurangi manipulasi nilai

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gantikan UN, Solusi Objektif Kurangi Manipulasi Nilai Rapor