Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Istri Bos Bengkel Arcawinangun Purwokerto Susun Rencana Pembunuhan Selama 6 Bulan
Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman Usai Piala Dunia 2026, Akui Tak Menyesal Comeback

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman Usai Piala Dunia 2026, Akui Tak Menyesal Comeback

Tak Menyesal Meski GagalTak Menyesal Meski Gagal
Manuel Neuer

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman Usai Piala Dunia 2026, Tak Menyesal Putuskan Comeback
Kiper veteran Jerman, Manuel Neuer, memastikan dirinya kembali mengakhiri karier bersama tim nasional setelah perjalanan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026 resmi berakhir.

BANYUMASEKSPRES.ID, Meski Jerman harus tersingkir lebih awal, Neuer menegaskan tidak menyesali keputusan untuk kembali membela negaranya pada turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026 harus terhenti pada babak 32 besar setelah kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti dengan skor 3-4.

Kekalahan tersebut sekaligus menjadi pertandingan terakhir Neuer bersama Timnas Jerman.

Sebelumnya, penjaga gawang Bayern Munchen itu telah mengumumkan pensiun dari tim nasional usai Euro 2024.

Namun, situasi berubah ketika kiper utama Marc-Andre ter Stegen mengalami cedera sehingga membuat Neuer memutuskan kembali memperkuat skuad asuhan pelatih Jerman di Piala Dunia 2026.

Keputusan comeback itu sempat mengejutkan banyak pihak mengingat usia Neuer yang telah menginjak 40 tahun.

Meski demikian, pengalaman panjang yang dimilikinya dianggap masih sangat dibutuhkan untuk memimpin lini belakang Jerman.

Sayangnya, harapan menutup karier internasional dengan prestasi manis tidak terwujud.

Jerman gagal melangkah lebih jauh setelah kalah dari Paraguay dalam babak adu penalti yang berlangsung ketat.

Meski harus menerima kenyataan pahit, Neuer mengaku tetap bangga dapat mengenakan seragam Timnas Jerman untuk terakhir kalinya.

Menurutnya, membela negaranya selalu menjadi sebuah kehormatan yang tidak tergantikan.

“Selalu menjadi sebuah kehormatan. Tersingkir lebih awal dari Piala Dunia sangat mengecewakan. Kami jelas tidak memenuhi harapan dan seharusnya bisa melangkah lebih jauh di turnamen ini. Akhir seperti ini sangat menyakitkan,” tulis Neuer.

Neuer menjelaskan bahwa keputusannya kembali memperkuat Jerman bukan semata-mata untuk menambah jumlah penampilan internasional.

Ia ingin memberikan kontribusi nyata kepada generasi muda yang kini mulai menjadi tulang punggung Die Mannschaft.

Sebagai pemain yang telah tampil dalam empat edisi Piala Dunia sebelumnya, Neuer merasa memiliki tanggung jawab untuk membagikan pengalaman, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Saya secara sadar memutuskan untuk bermain sekali lagi untuk Jerman karena mengenakan seragam tim nasional selalu membuat saya bangga. Pada usia 40 tahun dan dengan pengalaman dari empat Piala Dunia, saya ingin mendukung para pemain muda serta membantu perkembangan sepak bola Jerman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan sama sekali tidak menyesali keputusan tersebut meski hasil akhirnya jauh dari harapan.

“Meski akhirnya sangat pahit, saya tidak menyesali keputusan ini sedikit pun. Kekecewaan saya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tetapi saya juga merasakan rasa syukur yang sangat besar. Terima kasih atas dukungan selama bertahun-tahun dan sepanjang turnamen ini,” tambah Neuer.

Pensiunnya Manuel Neuer menandai berakhirnya salah satu era paling bersejarah dalam sepak bola Jerman.

Ia menjadi salah satu anggota terakhir skuad juara Piala Dunia 2014 yang masih aktif membela tim nasional.

Selama membela Die Mannschaft, Neuer mencatatkan 128 penampilan sejak menjalani debut internasional pada 2010.

Ia tampil dalam 23 pertandingan Piala Dunia dan berhasil membukukan tujuh clean sheet, menjadikannya salah satu kiper terbaik dalam sejarah turnamen tersebut.

Selain sukses bersama Timnas Jerman, Neuer juga dikenal sebagai pelopor gaya bermain sweeper-keeper, yakni kiper yang aktif membantu lini pertahanan dengan keluar dari area penalti untuk memotong serangan lawan.

Gaya bermain tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi banyak penjaga gawang modern di berbagai kompetisi dunia.

Dengan berakhirnya perjalanan internasional Manuel Neuer, Jerman kini memasuki era baru bersama para pemain muda.

Meski gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026, warisan, kepemimpinan, dan dedikasi Neuer akan tetap dikenang sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola Jerman. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Gagal Santet Suami, Istri Sewa Pembunuh

Istri Bos Bengkel Arcawinangun Purwokerto Susun Rencana Pembunuhan Selama 6 Bulan