Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Marc Marquez Belum Fit Jelang MotoGP Jerez, Akui Kesulitan di Awal Balapan

Cedera Bahu Masih MenggangguCedera Bahu Masih Mengganggu
Marc Marquez

BANYUMASEKSPRES.ID, Fokus perhatian saat ini tertuju pada kondisi fisik pembalap Marc Marquez menjelang seri MotoGP yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez pada akhir pekan ini.

Balapan di sirkuit ini menjadi sangat signifikan, mengingat trek ini menyimpan kenangan pahit bagi Marquez, yang mengalami cedera serius yang mengubah arah karirnya.

Pada musim 2020, ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cedera parah di lengan kanannya di sirkuit yang sama.

Kini, Marquez kembali ke Jerez meski dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih akibat cedera bahu yang dideritanya sejak balapan di Mandalika pada tahun lalu.

Dalam konteks persaingan yang semakin ketat di dunia MotoGP, pabrikan Ducati tampaknya masih berupaya keras untuk mengejar performa Aprilia yang menunjukkan hasil mengesankan di awal musim.

Dalam situasi seperti ini, kondisi fisik pembalap menjadi faktor kunci dalam penentuan hasil balapan. Marquez sendiri mengakui bahwa ia belum berada dalam performa terbaiknya saat menghadapi musim ini.

Menurutnya, bukan hanya motor yang memegang peranan penting, tetapi juga kesehatan dan kondisi fisiknya sendiri.

“Motor itu krusial, tetapi saya juga sama pentingnya,” ujar Marquez kepada timnya saat berada di Austin beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan nyata yang sedang ia hadapi di lintasan balap.

Marquez secara terbuka mengungkapkan kesulitan yang dialaminya, “Saya sedang kesulitan.”

Ungkapan ini menggambarkan betapa beratnya perjuangannya untuk bersaing dengan pembalap lainnya.

Kendala utama yang dirasakan Marquez terjadi terutama pada awal balapan ketika ban motor masih dalam keadaan baru.

Ia menjelaskan bahwa karakter motor menjadi lebih agresif dan sulit dikendalikan dalam situasi tersebut.

“Pada lap-lap awal saat ban masih baru, motor menjadi lebih agresif, dan saat ini saya tidak bisa mengendarainya dengan baik,” katanya.

Ia merasakan bahwa kondisi ini sangat menghambat performanya sejak awal lomba.

Lebih lanjut, Marquez juga menambahkan bahwa posisinya di atas motor tidak lagi terasa natural seperti sebelumnya. Hal ini menyebabkan ia kesulitan untuk memaksimalkan potensi kendaraannya.

“Sepertinya saya terbiasa berada dalam posisi yang bukan posisi alami di atas motor, dan saya hanya sekadar membalap,” ungkapnya.

Meskipun ia merasa masih memiliki kecepatan, ia menyadari bahwa hal itu tidak cukup untuk meraih kemenangan seperti dahulu kala.

“Saya masih cepat, tetapi tidak bisa membuat perbedaan,” tegasnya.

Pernyataan ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kemampuan pribadi seorang pembalap dan performa motor.

“Terutama saya ingin meningkatkan diri saya sendiri, lebih daripada sekadar motor,” tambah Marquez.

Dengan demikian, fokus utamanya saat ini adalah pemulihan performa pribadi agar dapat kembali bersaing secara kompetitif.

Di tengah ketidakpastiannya itu, Marquez menyatakan bahwa ia telah memanfaatkan jeda antara balapan dengan sebaik-baiknya untuk pemulihan fisik.

Penundaan seri Qatar memberinya waktu tambahan sebelum memasuki rangkaian balapan Eropa yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar MotoGP.

“Saya memanfaatkan jeda tiga pekan ini semaksimal mungkin untuk pemulihan menjelang balapan Eropa pertama musim ini dan juga balapan kandang yang sudah sangat dekat,” kata Marquez dengan penuh harapan.

Marquez memiliki kedekatan emosional dengan Sirkuit Jerez dan sangat antusias untuk tampil kembali di hadapan publik setempat.

“Saya senang; Jerez adalah sirkuit yang saya sukai, bersejarah, lengkap, dan akan dipenuhi banyak penggemar,” ungkapnya dengan semangat.

Atmosfer kandang diyakini akan memberikan dorongan tambahan bagi dirinya untuk tampil maksimal.

“Memenangi Sprint di sini tahun lalu sangat spesial; perasaan itu unik,” kenangnya tentang kemenangan sebelumnya di Jerez.

Kenangan manis tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Marquez untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya di lintasan balap.

Ia menuturkan rasa tak sabar untuk kembali bekerja keras menjelang sesi tes yang akan dilakukan setelah balapan akhir pekan ini.

Sesi tes tersebut dianggap sebagai peluang penting untuk pengembangan motor ke depan.

Meskipun musim lalu ia berhasil meraih kemenangan Sprint di Jerez, namun sayangnya ia gagal pada balapan utama ketika adiknya, Alex Marquez, justru keluar sebagai pemenang.

Saat ini posisi Marc Marquez berada di urutan kelima klasemen sementara MotoGP 2023 dan dia masih memburu podium pertamanya di balapan utama musim ini. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Sumbangan Pendidikan Diperbolehkan

Kepala Disdikpora Kebumen Tegaskan Pentingnya Transparansi dalam Pengumpulan Sumbangan Pendidikan

Berita Selanjutnya
Oppo Watch X3 Mini

Oppo Watch X3 Mini Rilis, Smartwatch Compact dengan 100 Mode Fitness