BANYUMASEKSPRES.ID, Pembuatan akun Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) sempat menjadi salah satu tahapan penting.
Tahapan tersebut ada di dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat yang diselenggarakan Kementerian Sosial (Kemensos).
Meski tahap rekrutmen tersebut telah berakhir, panduan membuat akun SSCASN dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan diri pada seleksi ASN kembali dibuka di masa mendatang.
Akun SSCASN menjadi tahap awal yang wajib dimiliki setiap pelamar. Melalui akun tersebut, peserta dapat mengakses seluruh proses seleksi.
Hal ini dimulai dari memilih formasi, melengkapi data pribadi, mengunggah dokumen persyaratan, menentukan lokasi ujian Computer Assisted Test (CAT), hingga memantau hasil seleksi.
Pada pelaksanaan seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026, pemerintah membuka ribuan formasi yang terdiri atas 3.053 jabatan fungsional guru dan 5.127 formasi tenaga kependidikan.

Besarnya kebutuhan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung operasional Sekolah Rakyat melalui penambahan tenaga pendidik dan kependidikan yang kompeten.
Fungsi Akun SSCASN bagi Pelamar PPPK
Akun SSCASN berperan sebagai identitas resmi pelamar selama mengikuti proses seleksi aparatur sipil negara. Selain itu, terdapat langkah praktis membuat SKCK secara online.
Seluruh data yang dimasukkan akan terintegrasi dengan sistem nasional milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hal ini termasuk validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terhubung dengan database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Selain menyimpan informasi pribadi dan riwayat pendidikan, akun tersebut juga digunakan untuk proses verifikasi administrasi.
Kemudian, pada penyampaian pengumuman, penyampaian masa sanggah apabila diperlukan, hingga melihat hasil akhir seleksi.
Karena itu, pelamar perlu memastikan seluruh data yang dimasukkan benar dan sesuai dengan dokumen resmi agar tidak menimbulkan kendala pada tahap administrasi.
Cara Membuat Akun SSCASN di sscasn.bkn.go.id
Bagi calon pelamar yang ingin mempersiapkan diri menghadapi pembukaan seleksi berikutnya, berikut tahapan pembuatan akun SSCASN yang umumnya diterapkan.
1. Melakukan Swafoto
Kunjungi laman resmi SSCASN, kemudian pilih menu Buat Akun. Pastikan perangkat memiliki kamera atau webcam yang berfungsi dengan baik.
Dikarenakan sistem akan meminta proses verifikasi wajah melalui swafoto. Setelah proses berhasil, pengguna dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
2. Mengisi Data Identitas
Masukkan data kependudukan sesuai dokumen resmi, meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon aktif, serta alamat email yang masih digunakan.
Sistem juga akan meminta pengguna menyelesaikan verifikasi keamanan melalui kode captcha sebelum melanjutkan proses registrasi.
3. Melengkapi Dokumen
Tahap berikutnya adalah mengunggah hasil pemindaian KTP serta swafoto sesuai ketentuan ukuran file yang ditentukan sistem. Pastikan dokumen terlihat jelas dan tidak buram agar proses verifikasi berjalan lancar.
4. Memeriksa Kembali Data
Sebelum akun dibuat, seluruh informasi yang telah dimasukkan perlu diperiksa kembali. Apabila semua data sudah sesuai, pelamar dapat menyimpan data dan mencetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti registrasi.
5. Login ke Akun SSCASN
Setelah akun berhasil dibuat, peserta dapat masuk menggunakan NIK dan kata sandi yang telah didaftarkan untuk melanjutkan proses pengisian formulir pendaftaran apabila seleksi telah dibuka.
Tahapan Pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat
Setelah memiliki akun SSCASN, pelamar dapat memilih formasi yang tersedia sesuai persyaratan. Pada pelaksanaan seleksi sebelumnya, peserta hanya diperbolehkan memilih satu jabatan dan satu wilayah penempatan.
Selain menentukan formasi, peserta juga wajib memilih lokasi pelaksanaan ujian CAT sesuai pilihan yang tersedia di sistem.
Oleh sebab itu, seluruh dokumen persyaratan sebaiknya telah dipersiapkan sebelum proses pendaftaran dimulai.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Seluruh dokumen wajib diunggah dalam format PDF hasil pemindaian berwarna dari dokumen asli. Berkas harus dapat dibuka, terbaca dengan jelas, serta tidak mengalami kerusakan file.
Beberapa dokumen yang umumnya diminta meliputi sebagai berikut:
- Pas foto terbaru berlatar merah
- Surat lamaran yang telah dibubuhi meterai atau e-Meterai
- Surat pernyataan sesuai ketentuan
- Ijazah asli
- Transkrip nilai
- Sertifikat akreditasi apabila diperlukan
- Sertifikat pendidik bagi pelamar guru
- Surat izin mengikuti seleksi bagi peserta yang diwajibkan melampirkannya
Pelamar perlu memeriksa kembali kelengkapan seluruh dokumen sebelum mengirimkan pendaftaran.
Berkas yang tidak lengkap, tidak sesuai ketentuan, atau tidak terbaca oleh sistem dapat menyebabkan peserta dinyatakan tidak lolos pada tahap administrasi.
Informasi ini dapat membantu calon pelamar mempersiapkan dokumen lebih awal sehingga siap mengikuti seleksi pemerintah kembali pada berbagai rekrutmen dan formasi ASN lainnya pada periode mendatang. (*/nds)














