Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Persibangga Purbalingga Siap Hadapi Liga 4 Jawa Tengah 2026 Meski Jadwal Tertunda

Kick Off Liga 4 Mundur JanuariKick Off Liga 4 Mundur Januari
DOK RADARMAS JADWAL: Persibangga saat melakoni laga ujicoba pra musim. Berdasarkan keputusan Asprov, jadwal Liga 4 Jateng bakal diundur per Januari 2026.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Para pendukung setia Persibangga Purbalingga harus bersabar sedikit lebih lama. Kompetisi Liga 4 Zona Jawa Tengah, yang sebelumnya diantisipasi akan berlangsung lebih awal, mengalami penundaan jadwal yang signifikan.

Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah secara resmi memutuskan untuk menggeser seluruh agenda pertandingan ke Januari 2026. Keputusan ini juga mempengaruhi laga-laga di Grup E, di mana Persibangga turut berpartisipasi.

Manajer Persibangga, Hamzah Asadullah, mengonfirmasi perubahan jadwal tersebut. Ia menyatakan bahwa timnya kini harus mengatur ulang ritme persiapan, namun penyesuaian ini tidak akan mengurangi kesiapan skuad dalam menghadapi kompetisi mendatang.

“Kami menyesuaikan saja dengan keputusan Asprov,” ujar Hamzah kepada awak media.

“Yang penting tim tetap fokus dan siap bertanding,” tambahnya dengan optimisme.

Dengan adanya jadwal baru ini, Persibangga dijadwalkan memulai langkah pertamanya pada awal tahun depan. Laga perdana Grup E dipastikan berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Tantangan langsung menghadang pada pertandingan pembuka karena Persibangga harus melawat ke Stadion Moch Soebroto di Kota Magelang untuk menghadapi PPSM Magelang. Pertandingan ini menjadi ujian pertama bagi kesiapan tim dalam menghadapi tekanan tandang.

Empat hari setelah laga pembuka tersebut, atmosfer kandang akhirnya bisa dinikmati para pemain dan suporter saat Persibangga menjamu PSIP Pemalang di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga pada Rabu, 7 Januari 2026.

Pertandingan kandang pertama ini sangat krusial bagi Persibangga untuk membangun kepercayaan diri di hadapan publik sendiri dan meraih poin maksimal.

Memasuki pekan berikutnya, suhu persaingan semakin meningkat ketika derby ngapak klasik kembali tersaji di depan mata.

Pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 15.00 WIB, Persibangga akan bentrok dengan rival sekawasan mereka, Persibas Banyumas, di Stadion Satria Purwokerto.

Duel ini selalu sarat gengsi karena mempertemukan dua tim dari eks Karesidenan Banyumas dan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola lokal.

Saat memasuki putaran kedua kompetisi, Persibangga kembali membuka rangkaian pertandingan dengan laga tandang melawan PSIP Pemalang di Stadion Mochtar Pemalang pada Rabu, 14 Januari 2026.

Setelah itu, derby ngapak kembali hadir dengan suasana yang tak kalah panasnya saat Persibangga menjamu Persibas Banyumas di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga pada Minggu, 18 Januari 2026.

Penggemar sepak bola lokal tak sabar menantikan bagaimana adu strategi dan kemampuan antara kedua tim dalam pertandingan prestisius ini.

Perjalanan panjang dalam fase grup akan ditutup dengan laga kandang melawan PPSM Magelang pada tanggal 21 Januari 2026. Pertandingan penutup fase grup ini sangat menentukan posisi akhir Persibangga di klasemen Grup E.

Sesuai regulasi yang berlaku, dua tim teratas dari klasemen akhir Grup E akan otomatis melaju ke babak gugur 16 besar liga tersebut.

Namun demikian, masih ada peluang bagi tim peringkat ketiga untuk lolos jika mereka termasuk dalam dua peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup.

Dengan format kompetisi yang ketat seperti ini, setiap laga menjadi krusial bagi Persibangga sejak peluit awal dibunyikan dalam kompetisi tersebut. Setiap poin sangat berarti dalam perjalanan mereka menuju fase selanjutnya dari Liga 4 Zona Jawa Tengah.

Persiapan matang dan strategi jitu sangat diperlukan agar setiap pertandingan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin demi mencapai target yang telah ditetapkan oleh manajemen tim dan memenuhi harapan para pendukung setia klub Purbalingga ini.

Inilah kesempatan bagi pelatih dan pemain untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka di panggung sepak bola regional Jawa Tengah dan membuktikan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi dalam liga tersebut.(tya/stch/fam)

Berita Sebelumnya
Proses penataan pegawai haji dan umrah dipastikan transparan dan profesional

Kemenhaj Resmi Dibentuk, Kemenag Purbalingga Pastikan Penataan Pegawai Transparan

Berita Selanjutnya
BI Corner Warnai Menara Teratai

Menara Teratai Purwokerto Hadirkan BI Corner, Wisata Edukatif dengan Literasi Finansial