Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sentul Garden Purbalingga Kembali Jadi Favorit Wisata Warga Usai Direvitalisasi

Wajah Baru Sentul Garden Bikin NyamanWajah Baru Sentul Garden Bikin Nyaman
WAJAH BARU: RTH Sentul Garden tampil dengan wajah baru bernuansa ornamen Jepang

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Sentul Garden, ruang terbuka hijau yang dikenal sebagai oase bagi warga Purbalingga, kini meraih kembali popularitasnya setelah mengalami revitalisasi signifikan.

Dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga, taman ini menjadi destinasi favorit terutama selama masa liburan sekolah dan akhir pekan.

Dengan tampilan baru yang lebih teratur dan penuh pepohonan rindang, pengunjung merasa semakin nyaman menghabiskan waktu di sana.

Salah satu pengunjung dari luar kota, Nurfiyah, yang sedang mudik ke Kalimanah, menyatakan kekagumannya terhadap perubahan yang dialami Sentul Garden.

“Sekarang semakin bagus, jadi anak-anak lebih betah bermain. Bagi orang tua juga enak, sambil menunggu bisa ngadem karena banyak pohon, asri dan sejuk,” ungkapnya kepada Banyumas Ekspres.

Menurut Nurfiyah, ornamen bernuansa Jepang di pintu masuk memberikan sentuhan berbeda yang menarik perhatian.

Meski tidak ada tiket masuk yang diterapkan, fasilitas di taman ini dinilai cukup memadai. Harapannya adalah agar aviari segera terisi fauna sehingga daya tarik taman bertambah.

Senada dengan Nurfiyah, Risma Nuralita dari Padamara mengungkapkan bahwa kehadiran taman ramah anak seperti Sentul Garden sangat membantu orang tua dalam mencari alternatif wisata yang terjangkau dan edukatif.

“Kalau bisa ke depan ditambah lagi hewan untuk mengisi aviari, supaya anak-anak makin senang,” ujarnya.

Revitalisasi ini merupakan hasil dari penggunaan anggaran APBD Perubahan sebesar Rp170 juta sebagai bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mengoptimalisasi fungsi taman kota.

Firman Yanuar dari Bidang PPKLH DLH Purbalingga menjelaskan bahwa saat ini jam operasional taman masih dibatasi hingga sore hari.

Kebijakan untuk membuka akses gratis bagi masyarakat diharapkan dapat menarik lebih banyak kunjungan dari berbagai kalangan.

“Dulu sempat bertiket saat dikelola Dinas Pekerjaan Umum (DPU), sekarang kami buka gratis supaya masyarakat lebih banyak datang dan tidak hanya terfokus di Alun-alun Purbalingga,” jelas Firman kepada awak media.

Dengan meningkatnya kunjungan ke Sentul Garden, DLH berharap dampak ekonomi positif juga dirasakan oleh masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Konsep Jepang yang diterapkan dalam dekorasi taman ini membuka peluang kolaborasi lebih lanjut untuk pengembangan fasilitas tambahan di masa depan.

“Kami berharap nanti bisa menggandeng CSR dari Tono City untuk melanjutkan pengembangan taman yang masih membutuhkan sentuhan lanjutan,” tambah Firman.

Sentul Garden kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi tetapi juga menjadi simbol revitalisasi ruang publik yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan wajah barunya, Sentul Garden menawarkan pengalaman rekreasi yang menyegarkan di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota.

Kehadiran ornamen Jepang memberikan sentuhan budaya unik yang jarang ditemukan di ruang terbuka lainnya di Purbalingga. (alw/dda)

Berita Sebelumnya
1.240 Calhaj Bakal Berangkat Tahun Ini

1.240 Calon Jemaah Haji Cilacap Siap Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2026

Berita Selanjutnya
Rayakan Ultah di Gunung Huangshan China

Zoe Abbas Jackson Rayakan Ultah ke-23 di Gunung Huangshan China