Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tempa Jiwa Kepemimpinan, 413 Siswa MAN 2 Kebumen Ikuti Kemah

Tempajiwakepemimpinan413siswaikutikemahTempajiwakepemimpinan413siswaikutikemah

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Sebanyak 413 siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen mengikuti kegiatan kemah bersama yang digelar pihak sekolah sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2025, di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen sekolah. Tercatat ada 68 dewan pendamping, 24 tamu undangan dari organisasi ekstra sekolah lain, serta 25 guru dan pegawai yang turut mendampingi dan memfasilitasi kegiatan.

Kepala MAN 2 Kebumen, Akhmad Taukhid, menegaskan bahwa kegiatan kemah ini dirancang untuk melatih lebih dari sekadar keterampilan fisik.

“Kami ingin siswa MAN 2 Kebumen tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, memiliki kepemimpinan, dan peduli terhadap lingkungan sosial,” ungkap Akhmad.

Menurutnya, kemah bukan hanya soal tidur di tenda dan bertahan di alam. Kegiatan ini dikemas secara adaptif dan strategis agar bisa tetap berlangsung dalam lingkungan sekolah.

Tujuannya adalah memaksimalkan fungsi ruang pendidikan sebagai tempat pembentukan karakter.

“Meski mengusung konsep kemah, seluruh kegiatan difokuskan di lingkungan madrasah. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter tidak harus dilakukan di alam bebas, namun bisa dikembangkan secara optimal dengan memanfaatkan ruang sekolah yang tersedia,” jelas Akhmad.

Selama tiga hari tersebut, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Agenda kegiatan berfokus pada pelatihan kepemimpinan, pembentukan disiplin pribadi, kerja sama tim, serta peningkatan kepedulian sosial. Program ini juga menjadi wahana siswa untuk mengasah keterampilan interpersonal dan meningkatkan solidaritas di antara mereka.

MAN 2 Kebumen melihat bahwa tantangan generasi muda saat ini tidak cukup hanya dijawab melalui keberhasilan akademik.

Oleh karena itu, penguatan mental, karakter, dan soft skill menjadi bagian penting dari pendidikan madrasah. Program seperti ini pun sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama yang terus mendorong madrasah menjadi pusat pembelajaran berbasis karakter.

Dengan melibatkan organisasi ekstra sekolah lain dalam kegiatan ini, pihak sekolah juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Tujuannya adalah mengenalkan siswa pada dinamika sosial yang lebih kompleks sejak dini, serta memperluas wawasan dan jejaring mereka di lingkungan yang positif.

Kegiatan kemah seperti ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan iklim pendidikan yang sehat dan seimbang.

Sekolah ingin membangun suasana belajar yang tidak monoton di ruang kelas, tetapi juga menyenangkan dan bermakna melalui aktivitas luar ruang yang terstruktur.

Dari pantauan di lokasi, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Banyak di antara mereka yang menyatakan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman baru dan menjadi momen penting untuk belajar tentang kepemimpinan dan kerja sama.

Dengan keberhasilan pelaksanaan tahun ini, pihak MAN 2 Kebumen berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang sebagai salah satu program unggulan pembinaan karakter siswa. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Sarif ingatkan pemerintah tingkatkan kesejahteraan nelayan kecil

Hilirisasi Perikanan Jadi Solusi Jangka Panjang untuk Sejahterakan Nelayan Kecil di Cilacap

Berita Selanjutnya
Gopro fusion header

Review GoPro Fusion 360, Kamera Action Canggih dengan Kualitas Video 5.2K!