BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Inisiatif Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) terpadu yang berlangsung di kawasan kota lama Cilacap pada Jumat (9/1) menjadi langkah penting untuk memastikan ruang publik tetap nyaman dan bersih bagi masyarakat.
Aksi ini tidak hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga wujud nyata dari kolaborasi berbagai instansi pemerintah daerah guna menjaga lingkungan yang sehat dan tertib.
Pelaksanaan program K3 terpadu ini melibatkan beberapa dinas terkait, yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Pemadam Kebakaran (Damkar).
Lokasi kegiatan meliputi wilayah strategis sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Jenderal Sudirman, termasuk kawasan ikonik Titik Nol Cilacap. Penataan ini menunjukkan komitmen Cilacap dalam menjaga keindahan kotanya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Rochman, mengungkapkan bahwa sebelum memulai kegiatan, semua petugas dari berbagai instansi melakukan apel bersama di halaman Kompleks Kabupaten Cilacap.
“Sebelum dimulai kita apel bersama terlebih dahulu, kemudian segera menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing,” ujarnya. Hal ini menandakan pentingnya koordinasi antarinstansi demi tercapainya hasil maksimal.
Dalam kegiatan ini, DLH bersama dengan Dinas PUPR fokus pada pembersihan sampah dan penataan area pedestrian.
Ini merupakan upaya strategis untuk memastikan jalur pejalan kaki tetap rapi dan bebas dari sampah yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Sedangkan petugas Damkar ditugaskan untuk menyemprotkan air guna membersihkan debu terutama di sekitar Titik Nol Cilacap.
“Sampah menjadi tanggung jawab DLH dan PUPR, kami melalui Damkar lakukan penyemprotan disepanjang pedestrian titik nol kilometer,” tambah Rochman.
Selain itu, Satpol PP juga berperan aktif dalam menertibkan spanduk dan poster yang dipasang tidak sesuai ketentuan.
Langkah ini krusial untuk menjaga kerapian visual kawasan kota lama yang sering kali menjadi wajah pertama bagi pengunjung luar daerah.
Dengan penertiban ini, diharapkan pula estetika kota dapat terjaga dengan baik.
Rochman menjelaskan bahwa kegiatan K3 terpadu ini merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap dan akan dilakukan secara rutin ke depannya.
“Ini bertujuan agar ruang publik tetap bersih, tertib, dan nyaman. Ke depan akan kami laksanakan secara berkala sesuai kondisi di lapangan,” tandasnya dengan optimisme terhadap keberlanjutan program tersebut.
Selain difokuskan pada wilayah perkotaan, kegiatan serupa juga akan diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Cilacap dengan koordinasi masing-masing wilayah.
Langkah ini penting untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman di seluruh penjuru kabupaten.
“Jadi pemkab mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan agar ruang publik tetap nyaman digunakan bersama,” pungkas Rochman sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar mereka.
Dengan adanya inisiatif seperti ini, harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan tertata rapi semakin dekat menjadi kenyataan.
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang tidak hanya bersih tetapi juga indah dipandang mata.
Dalam kesempatan ini juga terlihat bagaimana setiap elemen pemerintah bekerja sama dengan baik untuk mencapai tujuan bersama yaitu kebersihan dan kenyamanan publik.
Melalui pembagian tugas yang jelas antara DLH, PUPR, Satpol PP, dan Damkar menunjukkan sinergi yang kuat serta komitmen nyata dalam penanganan isu kebersihan kota. (jul/dda)
















