BANYUMASEKSPRES.ID, Setelah resmi bercerai dengan Na Daehoon, Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule, berencana untuk membeberkan pengalaman pahit selama pernikahannya.
Dalam sebuah pengakuan mengejutkan, Jule mengklaim memiliki alasan kuat berselingkuh dengan Safrie Ramadan ketika masih menjadi istri dari influencer asal Korea Selatan tersebut.
Isu ini semakin memanas setelah percakapan pribadi mereka tersebar di media sosial.
Dalam percakapan tersebut, Jule menyatakan bahwa dirinya sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Na Daehoon.
“Nanti aku spill bukti KDRT-nya. Aku juga bakalan speak-up dan up semua (bukti)nya di Story IG. Tenang saja,” ungkap Jule pada Minggu (11/1).
Klaim ini merupakan pernyataan tegas dari pihak Jule yang merasa perlu berbicara secara terbuka mengenai masalah yang selama ini ia pendam.
Meskipun begitu, Jule tidak mempermasalahkan jika ada warganet yang meragukan klaimnya tersebut.
Ia menganggap sikap skeptis tersebut wajar, terlebih dirinya memang belum pernah membicarakan masalah ini baik di media sosial maupun saat persidangan perceraian berlangsung.
“Kenapa hak asuh anak-anak di Daehoon? Sebab, aku sedikit pun tidak bilang apa-apa soal KDRT ke pengadilan. Lagipula kami sudah sepakat tidak bahas itu demi mental anak-anak,” tambahnya.
Jule menegaskan bahwa selama ini anak-anaknya tidak pernah menyaksikan langsung aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Na Daehoon terhadap dirinya.
Keputusan untuk tetap bungkam selama ini diambil demi kesejahteraan psikologis ketiga anaknya.
“Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian,” ujar selebgram berusia 25 tahun tersebut.
Sementara itu, dari pihak Na Daehoon sendiri, keputusan untuk mengakhiri pernikahan dengan Jule dilakukan pada November 2025 setelah terungkap bahwa Jule menjalin hubungan dengan pria lain, yakni Safrie Ramadan.
Foto dan video perselingkuhan antara Jule dan Safrie sempat viral di media sosial, memperkeruh suasana setelah berita perceraian mereka terkuak.
Ironisnya, pasca skandal perselingkuhan tersebut mencuat ke publik, Jule memilih untuk melepas hijabnya.
Keputusan ini menambah kontroversi seputar kehidupannya yang kini menjadi sorotan masyarakat luas.
Pada 3 Desember 2025, Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan resmi mengabulkan permohonan cerai talak yang diajukan oleh Na Daehoon.
Selain mengesahkan perceraian mereka, hakim juga memberikan hak asuh ketiga anak kepada Na Daehoon. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan terbaik untuk masa depan anak-anak mereka.
Kasus perceraian Jule dan Na Daehoon ini menggambarkan kompleksitas dinamika rumah tangga selebriti yang kerap menjadi konsumsi publik.
Di satu sisi ada klaim KDRT dari Jule yang perlu mendapatkan perhatian serius. Sementara di sisi lain ada tuduhan perselingkuhan yang ditujukan kepada dirinya.
Tidak jarang tekanan publik dan sorotan media menambah beban psikologis bagi individu-individu di dalam pernikahan selebriti seperti ini.
Keterbukaan informasi melalui media sosial turut andil dalam mempercepat penyebaran berita dan opini publik yang sering kali tidak sepenuhnya memahami konteks persoalan sebenarnya.
Penting bagi masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar terutama terkait isu-isu personal seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.
Disamping itu perlindungan terhadap privasi serta martabat individu harus tetap dijaga meskipun status sebagai figur publik kerap membuat kehidupan pribadi menjadi sorotan utama.
Saat ini para penggemar dan warganet hanya bisa menunggu bagaimana perkembangan lebih lanjut dari kasus ini terutama mengenai bukti-bukti KDRT yang diklaim akan dibeberkan oleh Jule dalam waktu dekat. (*/dda)
















