Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

⁠ITS Buka Program S2 dan S3 Gratis, Bisa Langsung Jadi Asisten Peneliti

Gedung pascasarjana its beasiswa s2 s3Gedung pascasarjana its beasiswa s2 s3
Gedung Pascasarjana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang menjadi pusat kegiatan akademik dan riset mahasiswa penerima Beasiswa Angka Nitisastro jenjang S2 dan S3

BANYUMASEKSPRES.ID, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali membuka kesempatan pendidikan lanjutan melalui program beasiswa untuk jenjang S2 dan S3. Program ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi pascasarjana tanpa beban biaya pendidikan.

Beasiswa yang ditawarkan ITS ini dikenal dengan nama Beasiswa Angka Nitisastro. Skema beasiswa tersebut menjadi salah satu program unggulan ITS dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis riset.

Melalui program ini, ITS memberikan pembiayaan penuh bagi mahasiswa magister dan doktor. Seluruh biaya kuliah ditanggung sehingga penerima beasiswa dapat fokus pada kegiatan akademik dan penelitian.

Tidak hanya membebaskan biaya pendidikan, ITS juga memberikan bantuan biaya hidup bulanan. Bantuan tersebut diberikan secara rutin selama masa studi sesuai jenjang pendidikan yang ditempuh.

Mahasiswa penerima beasiswa S2 akan mendapatkan tunjangan sebagai asisten peneliti sebesar sekitar Rp2 juta per bulan. Tunjangan ini diberikan maksimal selama empat semester masa studi.

Sementara itu, mahasiswa jenjang S3 memperoleh bantuan biaya hidup sekitar Rp3 juta per bulan. Tunjangan tersebut diberikan hingga enam semester sesuai ketentuan program doktor.

Total kuota penerima Beasiswa Angka Nitisastro mencapai 84 mahasiswa. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan ITS maupun perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia.

ITS merancang program beasiswa ini untuk memperkuat budaya riset di lingkungan kampus. Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat dan dunia akademik.

Direktur Pendidikan Sarjana dan Pascasarjana ITS menyebutkan bahwa program ini selaras dengan visi pendidikan berkelanjutan. Pendidikan pascasarjana dipandang sebagai kunci dalam mencetak peneliti dan inovator masa depan.

Penerima beasiswa tidak hanya berstatus sebagai mahasiswa. Mereka juga langsung dilibatkan sebagai asisten peneliti dalam berbagai proyek riset di ITS.

Keterlibatan langsung dalam riset memberikan pengalaman praktis yang sangat berharga. Mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan metodologi penelitian sejak awal masa studi.

Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan memperluas jejaring akademik. Interaksi dengan dosen pembimbing dan peneliti senior menjadi nilai tambah dari program ini.

ITS menekankan pentingnya kesesuaian topik penelitian dengan bidang keahlian dosen pembimbing. Hal ini bertujuan agar proses penelitian berjalan lebih efektif dan terarah.

Beasiswa Angka Nitisastro memiliki persyaratan akademik yang cukup ketat. Calon mahasiswa S2 diwajibkan memiliki IPK minimal 3,25.

Batas usia maksimal pendaftar S2 ditetapkan hingga 27 tahun. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menjaring mahasiswa dengan potensi riset jangka panjang.

Untuk jenjang doktor, calon pendaftar harus memiliki IPK minimal 3,50. Usia maksimal pendaftar S3 dibatasi hingga 30 tahun.

Latar belakang pendidikan calon penerima beasiswa juga menjadi perhatian utama. Program studi asal pendaftar minimal harus terakreditasi Unggul atau A.

Pendaftaran Beasiswa Angka Nitisastro dilakukan secara daring melalui sistem ITS. Calon pendaftar dapat memilih jalur reguler maupun jalur riset sesuai kualifikasi.

Proses seleksi meliputi seleksi administrasi dan ujian masuk pascasarjana. Tahapan ini bertujuan memastikan kualitas akademik calon penerima beasiswa.

Jadwal pendaftaran dibuka mulai awal Januari dan ditutup pada akhir Januari 2026. Calon mahasiswa diimbau menyiapkan seluruh dokumen sejak dini.

Pelaksanaan ujian masuk dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026. Hasil seleksi akan diumumkan beberapa hari setelah seluruh tahapan selesai.

Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi wajib mengikuti proses daftar ulang. Tahapan ini meliputi verifikasi data dan administrasi akademik.

Perkuliahan bagi penerima beasiswa direncanakan dimulai pada akhir Februari 2026. Mahasiswa akan langsung terlibat dalam aktivitas akademik dan penelitian.

ITS juga menyediakan berbagai skema beasiswa pascasarjana lainnya. Namun, Beasiswa Angka Nitisastro dikenal sebagai salah satu yang paling komprehensif.

Keunggulan utama beasiswa ini terletak pada kombinasi pembiayaan penuh dan tunjangan hidup. Kesempatan menjadi asisten peneliti juga menjadi daya tarik tersendiri.

Program ini dinilai cocok bagi lulusan yang memiliki minat kuat di bidang riset. Mahasiswa dituntut memiliki rencana penelitian yang jelas sejak awal.

ITS berharap penerima beasiswa mampu menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas. Hasil riset diharapkan dapat berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Melalui program ini, ITS berupaya mencetak peneliti unggul yang siap bersaing secara global. Pendidikan pascasarjana menjadi fondasi penting dalam strategi tersebut.

Beasiswa Angka Nitisastro juga mendukung penguatan pusat-pusat riset di ITS. Mahasiswa menjadi bagian dari ekosistem penelitian kampus.

Bagi calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial, program ini menjadi solusi nyata. Kesempatan kuliah gratis dengan tunjangan hidup jarang ditemui.

Program ini sekaligus membuka jalan bagi mahasiswa untuk berkarier di dunia akademik. Pengalaman riset sejak dini menjadi modal penting di masa depan.

Dengan berbagai fasilitas dan dukungan yang diberikan, ITS menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan berkualitas. Beasiswa Angka Nitisastro menjadi bukti nyata upaya tersebut.

Bagi yang bercita-cita melanjutkan studi S2 atau S3, program ini layak dipertimbangkan. ITS menawarkan kesempatan belajar, meneliti, dan berkembang secara optimal.

Melalui Beasiswa Angka Nitisastro, ITS tidak hanya memberikan pendidikan gratis. Kampus ini juga menyiapkan generasi peneliti yang siap berkontribusi bagi bangsa. (mdr)

Berita Sebelumnya
Tak Hanya Olahraga, Ini Hobi yang Bermanfaat bagi Kesehatan

Tips Memilih Hobi yang Memberikan Manfaat Medis bagi Tubuh dan Otak

Berita Selanjutnya
Warga memeriksa informasi bantuan sosial melalui ponsel

Status Cek Bansos 2026 Tiba-Tiba Berubah Jadi Tidak, Ini Penjelasan Resmi