BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Sebanyak tiga kelompok tani (Poktan) yang beroperasi di Kecamatan Banjarnegara baru-baru ini menerima bantuan dari program optimalisasi lahan (oplah).
Bantuan ini ditujukan untuk pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi pertanian yang sangat dibutuhkan oleh para petani setempat.
Penyuluh Pertanian Pendamping BPP Kecamatan Banjarnegara, Ragil Saputro, menjelaskan bahwa ketiga Poktan penerima bantuan tersebut adalah Poktan Sari yang berada di Desa Ampelsari, Poktan Makmur dari Desa Semampir, dan Poktan Sridan Sari yang terletak di Desa Sokayasa.
“Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan intensitas tanam petani,” ungkap Ragil Saputro.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung upaya para petani untuk meningkatkan hasil pertanian mereka melalui penyediaan infrastruktur irigasi yang lebih baik.
Kondisi jaringan irigasi di wilayah Kecamatan Banjarnegara bervariasi, dan dari ketiga Poktan yang menerima bantuan, dua kelompok akan melakukan rehabilitasi saluran irigasi yang sudah ada.
Sementara itu, satu kelompok lainnya akan membangun jaringan irigasi baru karena sebelumnya tidak tersedia fasilitas tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa hibah uang tunai yang akan dikelola secara swakelola oleh masing-masing Poktan setelah proses pencairan dana selesai.
Saat ini, BPP Kecamatan Banjarnegara masih melakukan pendampingan administrasi, termasuk pemberkasan dan pembuatan rekening untuk setiap Poktan sebagai syarat pencairan dana.
“Setelah dana cair, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola oleh Poktan,” jelas Ragil.
Dalam penjelasannya, diketahui bahwa salah satu dari ketiga Poktan menerima bantuan sebesar Rp 82 juta.
Besaran bantuan ini berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan kondisi jaringan irigasi yang akan dibangun atau diperbaiki.
Luas lahan pertanian yang menerima manfaat juga bervariasi; salah satunya adalah Poktan Sari Desa Ampelsari yang mengelola lahan seluas lima hektare.
Sementara itu, Setiyanti Nurohmah selaku Pengawas Mutu Hasil Pertanian Bidang Tanaman Pangan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distankan KP) Banjarnegara menambahkan bahwa program optimalisasi lahan merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui perbaikan sarana irigasi.
Menurut data dari Distankan KP Banjarnegara tahun 2026, program optimalisasi lahan mencakup area seluas 1.258 hektare dengan total penerima manfaat sebanyak 64 Poktan.
Selain itu, pemerintah juga melaksanakan program irigasi perpompaan sebanyak 42 unit yang menjangkau lahan seluas 420 hektare serta irigasi perpipaan sebanyak 36 unit untuk area seluas 360 hektare.
Rehabilitasi jaringan irigasi juga menjadi fokus dengan pelaksanaan sebanyak 35 unit rehabilitasi yang berdampak pada luas lahan pertanian mencapai 350 hektare.
“Bantuan irigasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Banjarnegara,” ujar Setiyanti Nurohmah.
Dengan adanya bantuan ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian mereka sehingga berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. (far/stch/dda)
















