Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Angkot Banjarnegara Terancam Punah, Hanya 35 Trayek yang Masih Aktif

Hanya 35 Trayek Angkot yang Masih JalanHanya 35 Trayek Angkot yang Masih Jalan
MELINTAS: Angkutan kota di Banjarnegara masih bertahan melayani masyarakat

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dari 39 Trayek Terdaftar, Keberadaan angkutan kota (angkot) di Kabupaten Banjarnegara masih mampu bertahan hingga saat ini.

Namun, dengan pesatnya perkembangan ojek online serta meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi, moda transportasi yang dulu menjadi andalan masyarakat ini semakin kehilangan pangsa pasar.

Staf Seksi Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarnegara, Raul, mengakui bahwa eksistensi angkot saat ini mulai tergerus oleh perubahan zaman dan kemunculan moda transportasi yang lebih praktis dan efisien.

“Kalau angkot itu sebenarnya tetap masih eksis. Cuma untuk ramai sepinya memang tidak mesti. Seiring berkembangnya zaman semakin banyak kendaraan baru dan moda transportasi yang semakin mudah, sehingga eksistensi angkot sering kali sedikit terpinggirkan,” ungkap Raul dalam wawancara terbaru.

Perubahan perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah serta para pelaku usaha angkutan umum untuk mempertahankan keberadaan angkot di tengah persaingan yang semakin ketat.

Saat ini, Kabupaten Banjarnegara memiliki 39 trayek angkutan umum pedesaan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

Trayek-trayek tersebut tersebar secara merata di berbagai wilayah kabupaten dan status regulasinya masih berlaku. Namun, tidak semua trayek tersebut masih aktif beroperasi.

Berdasarkan pemantauan sementara dari Dishub Banjarnegara, diperkirakan hanya ada sekitar 35 trayek yang masih melayani masyarakat secara aktif.

“Kami sedang melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat trayek-trayek tersebut masih aktif atau tidak,” ujar Raul menambahkan.

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi penurunan penggunaan angkot adalah pergeseran minat masyarakat dalam memilih alat transportasi.

Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kemudahan akses informasi, banyak warga kini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi maupun layanan ojek online yang dianggap lebih cepat dan fleksibel.

Dalam hal ini, faktor pelayanan, kenyamanan, promosi, serta waktu tunggu kendaraan juga menjadi pertimbangan signifikan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan moda transportasi yang akan digunakan.

Raul juga menjelaskan bahwa beberapa trayek yang sudah tidak lagi memiliki armada aktif bahkan dialihkan fungsinya untuk operasional bus sekolah.

Langkah strategis ini dilakukan agar kebutuhan transportasi di wilayah-wilayah tertentu yang tidak lagi dilayani oleh angkot tetap dapat terpenuhi dengan baik dan efisien.

Dalam upaya menjaga keberlangsungan layanan angkutan umum di Banjarnegara, selain melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, Dishub Banjarnegara terus mendorong para pengemudi serta perusahaan angkutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.

Hal ini penting agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat menggunakan layanan angkot, sehingga mereka tetap memilihnya meskipun terdapat pilihan lain seperti ojek online atau kendaraan pribadi.

Kondisi ini mencerminkan pentingnya strategi adaptif dari pihak pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika transportasi modern.

Pengembangan program pelatihan bagi pengemudi angkot, peningkatan fasilitas terminal maupun halte angkot juga menjadi langkah-langkah krusial yang perlu dipertimbangkan oleh Dishub Banjarnegara guna menarik kembali minat masyarakat terhadap penggunaan angkot.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah setempat dan upaya kolaboratif antara pengemudi serta masyarakat pengguna jasa transportasi umum, harapannya adalah agar keberadaan angkutan kota di Banjarnegara bisa terus bertahan meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi ke depan. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kucing Terjebak di Atap Rumah

Kucing Terjebak di Atap Rumah, Damkar Cilacap Lakukan Evakuasi Cepat

Berita Selanjutnya
Putri KW Bangkit, Indonesia Tambah Dua Wakil

Hasil Indonesia Open 2026: Putri KW Comeback dan Ganda Putri Indonesia Kuasai 8 Besar