BANYUMASEKSPRES.ID, Bank Syariah Indonesia membuka pendaftaran BSI Scholarship Afirmasi 2026 hingga 21 Agustus mendatang bagi mahasiswa aktif program D3 maupun S1.
Program beasiswa BSI Scholarship Afirmasi 2026 ditujukan khusus bagi mahasiswa kurang mampu yang memenuhi persyaratan akademik serta administrasi ditetapkan penyelenggara.
Selama satu tahun, penerima memperoleh bantuan uang kuliah tunggal sebesar Rp3 juta setiap semester selama dua semester berturut-turut.
Selain bantuan pendidikan, peserta juga mengikuti pembinaan untuk meningkatkan karakter, kepemimpinan, serta literasi pada bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Mahasiswa hanya dapat mendaftar apabila berasal dari perguruan tinggi yang termasuk dalam daftar kampus peserta BSI Scholarship Afirmasi 2026.
Daftar perguruan tinggi tersebut mencakup IAI Al Nadwah, IAIN Manado, Institut Agama Islam Al Aziziyah, Institut Al Insyiroh, serta Institut Ilmu Al-Qur’an.
Daftar berikutnya meliputi Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Institut Seni Indonesia Surakarta, Institut Teknologi Kalimantan, serta Politeknik Al Islam Bandung.
Perguruan tinggi lainnya mencakup Politeknik Batulicin, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, serta Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Aceh.
Program juga menerima mahasiswa dari Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Jember, dan Politeknik Negeri Lampung.
Daftar kampus berikutnya meliputi Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Pelayaran Malahayati, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, serta Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
Poltek STT Tekstil, Poltekbang Makassar, Poltekes Medan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Poltekkes Kemenkes Jambi, juga termasuk dalam daftar peserta.
Selain itu, Poltekkes Kemenkes Makassar, Poltekkes Palangkaraya, Poltekkes Tanjung Karang, Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darul Hikmah, juga dapat mengikuti.
Daftar kampus lainnya meliputi STAI Al-Ghazali Bulukumba, STAI Dr. Khez Muttaqien Purwakarta, STAI Imam Syafii Cianjur, serta STIBA Makassar.
Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi, STIKES Abdi Nusantara, STIKES Bani Saleh, STIKKES ISFI Banjarmasin, STIA Tabalong, juga memenuhi persyaratan.
Program turut mencakup STIKIP PGRI Bangkalan, Stikes Abdurahman, Stikes Asyifa Kisaran, Universitas 17 Agustus Surabaya, serta Universitas Abdurrab.
Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon, Universitas Aisyah Pringsewu, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Al Muslim, serta Universitas Batam terdaftar.
Daftar kampus berlanjut dengan Universitas Bhakti Kencana, Universitas Binawan, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Universitas Hayam Wuruk, serta Universitas Ibnu Khaldun.
Mahasiswa Universitas Islam Jakarta, Universitas Islam Kadiri, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Sengingi, juga dapat mendaftar.
Daftar berikutnya mencakup Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Mayasari Bakti, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta Universitas Muhammadiyah Berau.
Program juga menerima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Manado, Universitas Muhammadiyah Mataram, serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Selain itu, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Universitas Muhammadiyah Papua, Universitas Muhammadiyah Tanggerang, Universitas Nahdlatul Ulama Pontianak, turut terdaftar.
Daftar kampus diakhiri Universitas Panca Bhakti Pontianak, Universitas Pakuan Bogor, Universitas Pekalongan, Universitas Prof. Dr. Hazairin, Universitas Putra Indonesia.
Mahasiswa Universitas Terbuka, Universitas Tribakti Lirboyo, Universitas Trisakti, Universitas Ubudiyah Indonesia, Universitas Ummi Bogor, serta Universitas Wahid Hasyim memenuhi syarat.
Calon peserta wajib berstatus mahasiswa aktif D3 maupun S1 atau sederajat dengan prioritas semester lima D3 dan semester tujuh S1.
Pendaftar juga harus memiliki IPK minimal 3,00, berasal dari keluarga kurang mampu, serta tidak sedang menerima beasiswa lainnya.
Seluruh peserta diwajibkan bersedia mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan serta membuka rekening Bank Syariah Indonesia sebagai persyaratan administrasi.
Dokumen yang wajib disiapkan meliputi pasfoto beralmamater berlatar biru, KTP, KK, transkrip nilai, serta surat keterangan tidak mampu terbaru.
Peserta juga melampirkan sertifikat prestasi apabila tersedia, kartu mahasiswa, surat aktif kuliah, serta dokumentasi kondisi rumah sesuai ketentuan.
Selain dokumen tersebut, pendaftar wajib menyertakan bukti mengikuti akun Instagram dan TikTok resmi BSI Scholarship sebagai persyaratan tambahan.
Tahapan seleksi diawali pendaftaran pada 3 hingga 21 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan seleksi administrasi selama 24 sampai 26 Agustus.
Hasil akhir seleksi BSI Scholarship Afirmasi 2026 dijadwalkan diumumkan pada 4 September 2026 kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi, sedangkan informasi terbaru tersedia melalui Instagram @bsi_scholarship. (vip)














